Kejam Banget, Burung Abang Bau Tanah Ini Diselundupkan Dengan Cara Ini !

Kejam Banget, Burung Kakak Tua Ini Diselundupkan dengan Cara Ini ! - Beberapa waktu kemudian publik pecinta burung terhenyak oleh kabar digagalkannya penyelundupan 21 Burung Kakaktua Jambul Kuning di Pelabuhan Tanjung Perak , Surabaya.

 sumber : twicsy.com

Pelaku yang mengaku berjulukan Mulyono, warga Rembang ini tega mencari rezeki dengan cara tidak halal sekaligus sadis, bayangkan saja cara ia menyembunyikan 21 ekor burung itu yakni dengan memasukkannya kedalam botor air mineral.

Tubuh burung tak berdosa ini dipaksakan masuk kedalam botol air mineral yang sempit dan pengap, sudah gitu mereka masukkan dalam wadah tertentu untuk penyamaran, atas tindakan pelaku tidak berhati ini, risikonya beberapa ekor burung yang hampir punah tersebut mengalami janjkematian alasannya yakni sesak dan sulit bernafas.

sumber : kompas.com

Pelaku dikenakan UU No.5/1990 perihal konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya diatur mengenai larangan memperjualbelikan binatang langka,dalam pasal 40 ayat 2,jika melanggar ketentuan pasal 21 ayat 1 dan ayat 2,maka sanggup dijatuhi pidana penjara maksimal sampai 5 tahun dan denda seratus juta rupaih,aturan tersebut juga diperkuat oleh PP no.7/1999,lampiran dalam PP tersebut memuat nama-nama binatang dan nama latinya yang tidak boleh untuk dijual.

Nah, sekedar info saja, berikut ini yakni Daftar Burung / Hewan yang Dilindungi :

1. Accipitridae; Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Accipitridae)
2. Aethopyga exima; Jantingan gunung
3. Aethopyga duyvenbodei; Burung madu Sangihe
4. Alcedinidae; Burung udang, Raja udang (semua jenis dari famili Alcedinidae)
5. Alcippe pyrrhoptera; Brencet wergan
6. Anhinga melanogaster; Pecuk ular
7. Aramidopsis plateni; Mandar Sulawesi
8. Argusianus argus; Kuau
9. Bubulcus ibis; Kuntul, Bangau putih
10. Bucerotidae; Julang, Enggang, Rangkong, Kangkareng (semua jenis dari famili Bucerotidae)
11. Cacatua galerita; Kakatua putih besar jambul kuning
12. Cacatua goffini; Kakatua gofin
13. Cacatua moluccensis; Kakatua Seram
14. Cacatua sulphurea; Kakatua kecil jambul kuning
15. Cairina scutulata; Itik liar
16. Caloenas nicobarica; Junai, Burung mas, Minata
17 Casuarius bennetti; Kasuari kecil
18. Casuarius casuarius; Kasuari
19. Casuarius unappenddiculatus; Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning
20 Ciconia episcopus; Bangau hitam, Sandanglawe
21 Colluricincla megarhyncha; Burung sohabe coklat
22 Crocias albonotatus; Burung matahari
23 Ducula whartoni; Pergam raja
24 Egretta sacra; Kuntul karang
25 Egretta spp.; Kuntul, Bangau putih (semua jenis dari genus Egretta)
26 Elanus caerulleus; Alap-alap putih, Alap-alap tikus
27 Elanus hypoleucus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
28 Eos histrio; Nuri Sangir
29 Esacus magnirostris; Wili-wili, Uar, Bebek laut
30 Eutrichomyias rowleyi; Seriwang Sangihe
31 Falconidae; Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Falconidae)
32 Fregeta andrewsi; Burung gunting, Bintayung
33 Garrulax rufifrons; Burung kuda
34 Goura spp.; Burung dara mahkota, Burung titi, Mambruk (semua jenis dari genus Goura)
35 Gracula religiosa mertensi; Beo Flores
36 Gracula religiosa robusta; Beo Nias
37 Gracula religiosa venerata; Beo Sumbawa
38 Grus spp.; Jenjang (semua jenis dari genus Grus)
39 Himantopus himantopus; Trulek lidi, Lilimo
40 Ibis cinereus; Bluwok, Walangkadak
41 Ibis leucocephala; Bluwok berwarna
42 Lorius roratus; Bayan
43 Leptoptilos javanicus; Marabu, Bangau tongtong
44 Leucopsar rothschildi; Jalak Bali
45 Limnodromus semipalmatus; Blekek Asia
46 Lophozosterops javanica; Burung kacamata leher abu-abu
47 Lophura bulweri; Beleang ekor putih
48 Loriculus catamene; Serindit Sangihe
49 Loriculus exilis; Serindit Sulawesi
50 Lorius domicellus; Nori merah kepala hitam
51 Macrocephalon maleo; Burung maleo
52 Megalaima armillaris; Cangcarang
53 Megalaima corvina Haruku, Ketuk-ketuk
54 Megalaima javensis Tulung tumpuk, Bultok Jawa
55 Megapoddidae Maleo, Burung gosong (semua jenis dari famili Megapododae)
56 Megapodius reintwardtii Burung gosong
57 Meliphagidae Burung sesap, Pengisap madu (semua jenis dari famili Meliphagidae)
58 Musciscapa ruecki Burung kipas biru
59 Mycteria cinerea Bangau putih susu, Bluwok
60 Nectariniidae Burung madu, Jantingan, Klaces (semua jenis dari famili Nectariniidae)
61 Numenius spp. Gagajahan (semua jenis dari genus Numenius)
62 Nycticorax caledonicus Kowak merah
63 Otus migicus beccarii Burung hantu Biak
64 Pandionidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Pandionidae)
65 Paradiseidae Burung cendrawasih (semua jenis dari famili Paradiseidae)
66 Pavo muticus Burung merak
67 Pelecanidae Gangsa bahari (semua jenis dari famili Pelecanidae)
68 Pittidae Burung paok, Burung cacing (semua jenis dari famili Pittidae)
69 Plegadis falcinellus Ibis hitam, Roko-roko
70 Polyplectron malacense Merak kerdil
71 Probosciger aterrimus Kakatua raja, Kakatua hitam
72 Psaltria exilis Glatik kecil, Glatik gunung
73 Pseudibis davisoni Ibis hitam punggung putih
74 Psittrichas fulgidus Kasturi raja, Betet besar
75 Ptilonorhynchidae Burung namdur, Burung dewata
76 Rhipidura euryura Burung kipas perut putih, Kipas gunung
77 Rhipidura javanica Burung kipas
78 Rhipidura phoenicura Burung kipas ekor merah
79 Satchyris grammiceps Burung tepus dada putih
80 Satchyris melanothorax Burung tepus pipi perak
81 Sterna zimmermanni Dara bahari berjambul
82 Sternidae Burung dara bahari (semua jenis dari famili Sternidae)
83 Sturnus melanopterus Jalak putih, Kaleng putih
84 Sula abbotti Gangsa kerikil aboti
85 Sula dactylatra Gangsa kerikil muka biru
86 Sula leucogaster Gangsa batu
87 Sula sula Gangsa kerikil kaki merah
88 Tanygnathus sumatranus Nuri Sulawesi
89 Threskiornis aethiopicus Ibis putih, Platuk besi
90 Trichoglossus ornatus Kasturi Sulawesi
91 Tringa guttifer Trinil tutul
92 Trogonidae Kasumba, Suruku, Burung luntur
93 Vanellus macropterus Trulek ekor putih

Semoga lain kali tidak ada orang yang sekejem penyelundup burung ini, atau barangkali para pemburu burung yang tega menjebak dan menembak binatang lucu ini :(

baca juga :  Maraknya Pencurian Burung, Kicaumania Harus Waspada !
sumber : tipstrik-be.tk/search?q=maraknya-pencurian-burung-kicaumania

Mengetahui manfaat gizi Pakan burung nabati dan hewani

 Mengetahui manfaat gizi Pakan burung nabati dan hewani

makanan / pakan burung berkualitas merupakan hal yang sangat vital untuk burung kita. Hal yang perlu diperhatikan adalah kecocokan antara pakan dengan jenis burung yang kita rawat. Berikut ini referensi tentang pakan burung yang semoga bisa menjadi acuan untuk penghobi burung.

beberapa hal utama yang perlu diperhatikan dalam masalah pakan adalah bahwa pakan tersebut memenuhi kriteria “empat sehat lima sempurna”. Pakan harus mengandung unsur-unsur
1.karbohidrat
2.lemak
3.protein
4.vitamin
5.mineral.
Jika semua unsur terpenuhi dan jumlahnya mencukupi maka kesehatan burung peliharaan itu dapat tetap terjaga. Selanjutnya dampak yang diharapkan yaitu burung mempunyai kicau yang merdu, bulu yang indah, dan perilaku yang lincah.

+A. Unsur-unsur penting dalam pakan burung

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan unsur di dalam pakan yang berfungsi sebagai sumber energi, pembakar lemak, memperkecil oksidasi protein menjadi energi, dan memelihara fungsi normal alat-alat pencernaan. Kadar karbohidrat dalam tubuh burung adalah 2%, sementara pakan burung yang baik adalah yang mengandung 70% karbohidrat, yaitu terdapat pada pepaya, kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, dan pisang.

2. Protein

Protein merupakan zat pembangun tubuh; dapat menggantikan jaringan tubuh yang aus atau rusak; sebagai bahan baku pcmbentukan enzim, hormon, dan zat-zat antibodi; serta mengatur peredaran cairan tubuh dan zat yang larut di dalamnya ke dalam dan ke luar sel.

Kekurangan protein menyebabkan burung menjadi kurus, bulu rusak, kerdil, kanibalisme, murung, enggan berkicau, serta sering kali berperilaku mencabuti bulunya sendiri. Burung berkicau membutuhkan 35% protein dari berat badannya. Protein ini dapat diperoleh antara lain dari ikan, susu, cacing, kacang tanah, kacang panjang, kacang hijau, kacang kedelai.

3. Lemak

Lemak merupakan sumber energi, saluran air metabolik, insulator (pengatur suhu tubuh), sebagai bantalan atau pelindung bagian tubuh, serta sebagai pembawa vitamin A, D, E, dan K. Apabila burung terlalu banyak mengonsumsi lemak maka burung ini berpeluang untuk mencret atau gemuk. Padahal burung yang gemuk cendcrung malas berkicau dan berbiak.

4. Vitamin dan asam amino

Vitamin berfungsi untuk membantu pembentukan dan pemeliharaan sel-sel jaringan epitel, memperlancar metabolisme, membentuk jaringan pengikat, membantu pembentukan tulang, dan membantu proses pembentukan darah.

Vitamin-vitamin utama dan asam amino yang dibutuhkan burung antara lain adalah A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.

5. Mineral

Mineral merupakan pembentuk in-organik yang ada di seluruh jagad raya. Ya, tubuh makhluk hidup dibentuk dari mineral. Dan mineral juga membantu proses kimia dan elektrik yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Proses -proses kimia dan elektrik hanya akan berfungsi dengan benar apabila keseimbangan mineral yang sesuai diberikan pada sistem. Misalnya zat besi untuk darah, belerang untuk otot, kalsium untuk tulang, dan banyak lainnya yang secara umum memberikan kelancaran fungsional tubuh makhluk hidup.

Mineral dibutuhkan untuk pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan. Meskipun vitamin begitu penting, vitamin tidak dapat melakukan apa-apa untuk makhluk hidup tanpa mineral. Celakanya tubuh makhluk hidup dapat menghasilkan beberapa vitamin, tapi tidak dapat menghasilkan satu pun mineral.

Mineral yang diperlukan burung antara lain adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.

Jika burung kecukupan mineral, maka burung akan memiliki bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi serta kematian embrio rendah.

makanan burung dapat berupa pakan hewani dan pakan nabati.

1. Pakan Hewani
 

Pakan hewani untuk burung antara lain kroto, serangga dan berbagai jenis ulat, cacing, ikan, daging, telur ayam/unggas lain, serta susu.

a. Kroto

Kroto merupakan larva semut ataupun semut rangrang (Oecophylla smaragdina) yang banyak digemari oleh burung-burung pemakan serangga, seperti jalak, kutilang, beo, dan poksai. Menurut jenisnya, kroto dibedakan menjadi kroto basah, kroto halus, kroto kasar, dan kroto kacang.

1) Kroto basah merupakan kroto yang paling banyak digemari oleh burung dan juga sebagai umpan pancing. Kroto jenis ini merupa-kan telur dan larva semut rangrang yang masih baru yang mem-punyai kandungan air tertinggi (78,72%) sehingga mudah sekali busuk. Jika tanpa pengawetan, umur kroto basah hanya dapat bertahan sehari. Kroto basah sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin dan dibungkus dulu dengan kertas agar air terserap kerta. Dalam kondisi ini kroto basah dapat bertahan hingga tiga hari. Di antara berbagai jenis kroto, kroto basah mempunyai kandungan gizi yang terbaik, terutama protein, yaitu 47,80%.

2) Kroto halus berupa semut-semut pekerja kecil dan besar. Tanpa pengawetan, jenis kroto ini dapat tahan selama seminggu. Di antara berbagai jenis kroto, kroto halus merupakan jenis yang paling tidak disukai burung.

3) Kroto kasar berupa induk semut ratu dan semut jantan. Jenis kroto ini juga dapat tahan seminggu.

4) Kroto kacang berupa campuran ketiga jenis kroto, yaitu kroto basah, kroto halus, dan kroto kasar, ditambah dengan jenis pakan lain, seperti kacang, jagung, padi, dedak, voer, dan beras ketan. Kroto ini dapat tahan dalam seminggu, tanpa pengawetan. Di antara jenis kroto yang lain, kroto kacang mempunyai kandungan lemak yang tertinggi (17,07%).

b. Serangga dan ulat

Banyak burung berkicau merupakan pemakan serangga, selain buah-buahan sebagai pakan tambahannya. Serangga yang banyak dijual di pasaran adalah jangkerik (Gryllus mitratus), sedangkan ulatnya berupa ulat hongkong, ulat bambu dan ulat kandang.

Ulat hongkong (Tenebrio mollitor) termasuk salah satu jenis pakan yang digemari burung. Berbagai jenis burung sangat menggemarinya. Selain semua jenis burung pemakan serangga, ulat ini juga disukai oleh elang, kuntul, rajaudang, dan nuri. Berbeda dengan kroto, jenis pakan ini sudah dapat dibudidayakan sehingga setiap saat tersedia di pasaran.

Ulat bambu (Erionota thrax) biasanya dijual dalam kemasan bumbung bambu. Berbeda dengan ulat hongkong, ulat ini mempunyai kulit yang lebih tipis dan lunak sehingga kandungan kitin di dalamnya juga lebih sedikit. Dengan kondisi tubuhnya seperti ini maka ulat ini mempunyai nilai gizi yang lebih baik untuk burung, terutama untuk anak-anak burung, yang sistem pencernaannya tergolong masih peka.

Catatan: Sebelum diberikan kepada burung, ulat hongkong sebaiknya tidak diberi pakan seperti voer tetapi berilah pakan dengan wortel atau daun pepaya. Tujuannya adalah untuk mengurangi kandungan lemaknya. Jika diberi voer, ulat hongkong malah bertambah gemuk karena numpuk karbohidrat dalam bentuk lemak di lapisan bawah kulitnya. Kadang hal ini disebut sebagai upaya untuk mengurangi risiko ulat hongkong menjadi penyebab katarak. Namun hal itu anggapan yang salah, sebab tidak ada hubungan antara ulat hongkong dan katarak pada burung.

c. Ikan

Ikan termasuk salah satu jenis pakan burung, terutama untuk jenis burung pemakan ikan (piscivora) seperti kuntul, bangau, blekok, ra-. jaudang, dan elang laut. Jenis ikan yang biasa diberikan adalah ikan mujahir dalam kondisi hidup.

d. Daging

Pakan berupa daging biasanya dikonsumsi oleh burung-burung pemangsa (predator) dan pemakan daging (karnivora). Daging ini dapat berasal dari berbagai hewan seperti sapi, kelinci, ayam, itik manila, dan tikus putih. Sementara pemangsanya adalah burung hantu, elang, rangkong, kasuari, dan gagak. Daging ini dapat disajikan dalam bentuk potongan kecil atau dalam bentuk hidup, seperti anak ayam (DOC) dan tikus putih (mencit) untuk burung hantu dan elang.

e. Susu

Jenis pakan ini umumnya diberikan kepada anak-anak burung dari keluarga merpati (Columbidae) dan paruh bengkok (Psittacidae) seperti nuri dan kakatua. Meskipun sudah dewasa, kadangkala bu’ rung-burung ini masih menyukai susu. Semua jenis susu dapat diberikan kepada burung, tetapi yang terbaik adalah susu yang berkadar lemak rendah.

f. Telur ayam/unggas lain

Telur ayam atau unggas lain yang direbus juga bisa diberikan untuk pakan burung, terutama burung-burung anakan.

g. Cacing (Lihat pembahasan masalah cacing di bawah).

2. Nabati

Pakan nabati dapat berupa sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.


a. Sayuran

Sayuran biasa diberikan kepada burung, Pakan sayuran ini disukai pula oleh bebek, kakatua, dan parkit dan kenari. Jenis sayuran yang biasa diberikan adalah kecambah (taoge), kangkung, dan wortel untuk kakatua.

b. Buah-buahan

Hampir semua burung menyukai buah-buahan sebagai pakan utamanya atau hanya sebagai pakan tambahan. Di antara buah-buahan yang tersedia di pasar, buah yang banyak disukai burung adalah pepaya dan pisang kepok yang sudah matang. Buah untuk pakan sebaiknya yang matang pohon, jangan yang matang karena dikarbit. Selain itu, ada jenis buah lain yang juga disukai oleh burung, seperti buni, kersen (ceri), salam, beringin, dan palem.

c. Biji-bijian

Biji-bijian yang dapat diberikan kepada burung antara lain biji-bijian halus maupun biji-bijian kasar.

1) Biji-bijian halus: Biji-bijian jenis ini disukai oleh burung-burung perkutut, kakatua kelabu australia, dan betet afrika (lovebird). Jenis pakan ini meliputi biji-bijian yang berukuran kecil dan halus, yaitu milet (Panicum sp. dan Panisetum glaucum), jewawut (Panicum italia), kenari biji (canary seed, Phallaris canariensis), beras ketan hitam, pellet (voer) 511.

2) Biji-bijian kasar Biji-bijian ini disukai oleh burung-burung dari keluarga (suku) ayam hias (Phasianidae) seperti ayam hutan (merah dan hijau), kuau, merak, puter, dan tekukur. Biji-bijian kasar ini meliputi biji-bijian berukuran agak besar dan kasar, seperti jagung kering, gabah, beras merah, kacang hijau, pellet

Daftar Burung Yang Dilindungi

Memelihara burung ternyata juga membawa kecemasan bagi pemeliharanya terlebih jikalau burung yang dipelihara ternyata termasuk dalam kategori burung langka yang hampir punah dan dilindungi oleh Pemerintah dan Undang-Undang UU. dan ternyata masalah Perlindungan burung ini juga tidak sebatas pada burung yang masih hidup tetapi juga berlaku pada burung-burung yang sudah Mati kemudian di awetkan.
Apa saja burung yang dilindungi tersebut ?, berikut ini yaitu daftar dari burung-burung yang dilindungi oleh pemerintah yang tertulis dalam
Lampiran PP no 7 th. 1999



No.
Nama Ilmiah
Nama Indonesia
1
Accipitridae
Semua jenis burung Elang
(semua jenis dari famili Accipitridae)
2
Aethopyga exima
3
Aethopyga duyvenbodei
4
Alcedinidae
(semua jenis dari famili Alcedinidae)
5
Alcippe pyrrhoptera
Brencet wergan / Serindit Sangihe
49
Loriculus exilis
50
Lorius domicellus
51
Macrocephalon maleo
52
Megalaima armillaris
53
Megalaima corvina
54
Megalaima javensis
55
Megapoddidae
Maleo, Burung gosong
(semua jenis dari famili Megapododae)
56
Megapodius reintwardtii
57
Meliphagidae
(semua jenis dari famili Meliphagidae)
58
Musciscapa ruecki
Burung kipas biru
59
Mycteria cinerea
Bangau putih susu, Bluwok
60
Nectariniidae
Burung madu, Jantingan, Klaces
(semua jenis dari famili Nectariniidae)
61
Numenius spp.
Gagajahan
(semua jenis dari genus Numenius)
62
Nycticorax caledonicus
63
Otus migicus beccarii
Burung hantu Biak
64
Pandionidae
(semua jenis dari famili Pandionidae)
65
Paradiseidae
(semua jenis dari famili Paradiseidae)
66
Pavo muticus
Burung merak
67
Pelecanidae
(semua jenis dari famili Pelecanidae)
68
Pittidae
(semua jenis dari famili Pittidae)
69
Plegadis falcinellus
70
Polyplectron malacense
71
Probosciger aterrimus
72
Psaltria exilis
73
Pseudibis davisoni
Ibis hitam punggung putih
74
Psittrichas fulgidus
75
Ptilonorhynchidae
76
Rhipidura euryura
77
Rhipidura javanica
78
Rhipidura phoenicura
79
Satchyris grammiceps
Burung tepus dada putih
80
Satchyris melanothorax
Burung tepus pipi perak
81
Sterna zimmermanni
Dara maritim berjambul
82
Sternidae
Burung dara laut
(semua jenis dari famili Sternidae)
83
Sturnus melanopterus
Jalak putih, Kaleng putih
84
Sula abbotti
Gangsa kerikil aboti
85
Sula dactylatra
Gangsa kerikil muka biru
86
Sula leucogaster
Gangsa kerikil / Angsa kerikil cokelat
87
Sula sula
Gangsa kerikil / Angsa kerikil kaki merah
88
Tanygnathus sumatranus
89
Threskiornis aethiopicus
Ibis putih, Platuk besi
90
Trichoglossus ornatus
Kasturi Sulawesi
91
Tringa guttifer
92
Trogonidae
Kasumba, Suruku, Burung luntur
93
Vanellus macropterus

ket ; klik link untuk melihat gambar


Lalu apa sangsinya jikalau kita kebetulan mempunyai dan memelihara burung yang termasuk dalam daftar dilindungi ;
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 5 TAHUN 1990
TENTANG
KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA

Pasal 21

(1) Setiap orang dihentikan untuk :


  • mengambil, menebang, mempunyai, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan flora yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati. 
  • mengeluarkan flora yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu lokasi di Indonesia ke lokasi lain di dalam atau di luar Indonesia.
(2) Setiap orang dihentikan untuk :
  • menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, mempunyai, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; 
  • menyimpan, mempunyai, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati;  
  • mengeluarkan satwa yang dilindungi dari suatu lokasi di Indonesia ke lokasi lain di dalam atau di luar Indonesia;  
  • memperniagakan, menyimpan atau mempunyai kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibentuk dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu lokasi di Indonesia ke lokasi lain di dalam atau di luar Indonesia;  
  • mengambil, merusak, memusnahkan, memperniagakan, menyimpan atau mempunyai telur dan atau sarang satwa yang dillindungi.

Pasal 40

(2)

* Barang siapa dengan sengaja melaksanakan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling usang 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

(4)

* Barang siapa sebab kelalaiannya melaksanakan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling usang 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
 

Burung Bangau


burung kareo padi, menyukai makanan menyerupai ikan-ikan kecil, katak kecil serta hewan-hewan invertebrata. Sedangkan burung kuntul kerbau atau yg berjulukan latin bubulcus ibis lebih menyukai serangga dengan ukuran lebih besar dan tidak terlalu tergantung dengan area berair.

Menurut seorang ilmuwan dari Kanada berjulukan Dr. Louis Lefebvre, burung kuntul merupakan Keliru satu burung dengan tingkat kecerdasan yg tinggi dibandingkan dengan burung-burung lainnya.
Menurut sumber Maknakel di wikipedia, hingga Saat ini pembagian terstruktur mengenai niscaya untuk burung Kuntul masih terus menjadi perdebatan dan belum simpulan untuk pengelompokannya menurut spesies burung bangau atau Kuntul.

Sumber foto dan Maknakel : wikipedia.org

Search

Popular Posts

Blog Archive