Jenis Materi Pakan Ternak Alternatif, Cocopeat (Limbah Buah Kelapa)

Cocopeat (Limbah Buah Kelapa/Serbuk Serabut) Bahan Pakan Alternatif untuk Ternak

Apa itu cocopeat? kalau melihat dari namanya banyak yang tidak akan mengenal nama ini. Padahal materi pakan ini sering dijumpai, tetapi jarang dipakai sebagai adonan materi pakan ternak. Bahan pakan ini berasal dari limbah kelapa. Limbah dari sabut kelapa berupa cocopeat berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber serat dan energi untuk ternak itik. Nama lain dari  cocopeat yakni coir dust atau coir pith.
Kandungan unsur hara makro dan mikro yang terdapat pada sabut kelapa antara lain (K) Kalium, (P) Fosfor, (Ca) Calsium, (Mg) Magnesium, (Na) Natrium dan beberapa mineral lainnya. Namun dari sekian banyak kandungan unsur hara yang dimiliki cocopeat, ternyata jumlah yang paling berlimpah yakni unsur K (kalium). Seperti yang telah kita ketahui bahwa kandungan (P) Fosfor dan (K) Kalium sangat diharapkan tumbuhan dikala proses pembentukan buah serta peningkatan rasa untuk segala jenis buah.
Rilis resmi dari laman Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) menyebutkan Cocopeat berasal dari limbah buah kelapa berupa serbuk serabut, bentuknya halus dihasilkan dari proses penghancuran serabut kelapa. Dalam proses penghancuran sabut kelapa dihasilkan serat yang lebih dikenal fiber, serta serbuk halus sabut yang dihasilkan tersebut disebut cocopeat.

Cocopeat mengandung serat bergairah tinggi dan sanggup berfungsi sebagai sumber energy dalam ransum ternak. Salah satu kelebihan ternak itik dibandingkan dengan ayam yakni kemampuan untuk mencerna serat bergairah ini dalam pakannya, termasuk serat bergairah dalam cocopeat.

Berdasarkan hasil penelitian penggunaan cocopeat kondusif dan tidak mengganggu pertumbuhan itik. Pemberian serat bergairah tinggi (6 dan 9%) dengan kandungan protein pakan (19 dan 21%) masih sanggup diterima terhadap respon pertumbuhan, produksi karkas dan mengurangi kandungan lemak abdominal pada itik pedaging umur 12 minggu.
Penggunaan sabut kelapa sebagai materi adonan pembuatan bokashi, ternyata mempunyai imbas positif bagi pertanian. Tanaman padi yang memakai pupuk bokashi dengan penambahan cocopeat sanggup meningkatkan kualitas, berat (bernas) serta rasa lebih enak, jikalau dibandingkan dengan penggunaan pupuk bokashi serupa tanpa mencampur cocopeat.
Jadi kalau di tempat anda yakni pusat industri atau produsen kelapa, tidak ada salahnya untuk mengelola limbah sabut kelapa yang berjulukan cocopeat sebagai alternatif pakan unggas terutama itik. Selamat mencoba, supaya bermanfaat.

Manfaat Cocopeat Untuk Pertanian

Dalam dunia pertanian yang berbasis organik, memanfaatkan sabut kelapa sebagai pupuk padat mempunyai tugas penting bagi kesuburan tanah pertanian. pada pupuk organik padat, cocopeat / sabut kelapa berfungsi sebagai bio pori bagi tanah, dengan adanya rongga-ronga pada tanah sanggup memperbaiki sirkulasi udara membawa oksigen yang sangat diharapkan tanaman.

Selain memperbaiki aerasi pada tanah pertanian, manfaat lain dari
sabut kelapa yakni mempunyai kemampuan menyimpan air 6 kali lipat dari volumenya. Dengan kata lain, jikalau berat sabut kelapa 1 kg maka daya simpan air bisa mencapai 60 kg air, tentunya memakai sabut kelapa sebagai materi dasar pupuk organik merupakan solusi sempurna untuk tempat yang minim curah hujan.
 
Kandungan Unsur Hara Sabut Kelapa

Sebenarnya sabut kelapa yang belum di olah bukanlah cocopeat, cocopeat sendiri merupakan limbah pengolahan sabut kelapa yang di ambil serat atau fiber. Cocopeat merupakan butiran halus atau serbuk dari fiber kelapa, apapun istilah yang dipakai untuk menyebutnya itu bukan suatu masalah. yang menjadi pokok bahasan yakni manfaat sabut kelapa yang sangat besar untuk pertanian, Adapun kandungan unsur hara yang dimiliki sabut kelapa baik makro atau mikro ternyata sangat diharapkan oleh tanaman.




Kandungan unsur hara makro dan mikro yang terdapat pada sabut kelapa antara lain (K) Kalium, (P) Fosfor, (Ca) Calsium, (Mg) Magnesium, (Na) Natrium dan beberapa mineral lainnya. Namun dari sekian banyak kandungan unsur hara yang dimiliki cocopeat, ternyata jumlah yang paling berlimpah yakni unsur K (kalium). Seperti yang telah kita ketahui bahwa kandungan (P) Fosfor dan (K) Kalium sangat diharapkan tumbuhan dikala proses pembentukan buah serta peningkatan rasa untuk segala jenis buah.



Manfaat Sabut Kelapa Sebagai Pupuk Organik

Untuk mengolah sabut kelapa menjadi pupuk organik padat perlu pengolahan lebih lanjut dengan cara menghancurkan terlebih dahulu, sebelum proses menciptakan bokashi.  Namun untuk mempermudah anda dalam menciptakan bokashi  tanpa menghancurkan sabut, opsi penggunaan Cocopeat merupakan pilihan tepat. Cocpeat sudah banyak diperjualbelikan kebanyakan orang yang telah mengenal dunia pertanian organik.




Cara Membuat Bokashi Cocopeat

Pembuatan bokashi yang memakai cocopeat yakni dengan penambahan sebesar 15-20% cocopeat dari total keseluruhan materi bokashi. Pentingnya penambahan bokashi bagi lahan pertanian sangat penting, megingat lahan pertanian di indonesia yang semakin rusak alasannya yakni penggunaan pupuk kimia yang telah belangsung bertahu-tahun.



Aplikasi Cocopeat

Menggunakan cocopeat sebagai materi adonan bokashi memberi imbas baik bagi dunia pertanian, begitu juga dengan budidaya tumbuhan non pangan. Untuk budidaya tumbuhan hias memakai cocopeat sebagai adonan media tanam sangat dianjurkan atau budidaya sayuran di lahan-lahan sempit yang memakai pot. Aplikasi cocopeat pada media tanam sanggup meningkatkan hasil serta kualitas tumbuhan yang anda budidayakan, singkat kata sabut kelapa atau cocopeat sangat cocok untuk segala jenis tanaman.

Potensi Pohon Gamal Sebagai Hijauan Pakan Ternak

Pohon Gamal, Hijauan Makanan Ternak Atasi Kesulitan Pakan Saat Kemarau

Kebutuhan hijauan untuk pakan ternak terus meningkat seiring dengan berkembangnya budidaya peternakan. Pada musim-musim tertentu peternak sering mengeluhkan susahnya mencari hijauan makanan ternak, ini terjadi biasanya pada ketika ekspresi dominan kemarau panjang. Solusi untuk mengatasi hal ini yaitu dengan menanam hijauan yang tahan banting alias tahan terhadap cuaca. Pilihan terbaik jatuh pada tumbuhan gamal yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat tapi masih sering disepelekan penggunaannya sehingga jarang dibudidayakan secara serius. Disini akan coba diulas lagi potensi tumbuhan gamal untuk hijauan makanan ternak dan juga kegunaan lainnya. Pohon gamal, berdasarkan beberapa literature sangat menarik lantaran beberapa hal : akomodasi ditanam, adaptif diberbagai daerah, bunga yang indah dan eksotik serta kemanfaatannya sebagai hijauan pakan ternak, pestisida alami, tumbuhan pagar dan penahan erosi.

Manfaat lain dari Gamal yaitu biji, pepagan, daun, dan akarnya sanggup dipakai sebagai rodentisida dan pestisida sehabis terlebih dahulu dilakukan fermentasi. Bunganya dipakai oleh lebah sebagai sumber nutrisi dan zat gula dalam pembuatan madu lebah. Bahkan di beberapa daerah, Gamal ditanam sebagai flora eksotik dan penghias taman lantaran mempunyai bunga berwarna lembayung yang indah.

Tanaman Gamal
Dengan membudidayakan pohon gamal maka diharapkan ketika ekspresi dominan kemarau pemenuhan hijauan makanan ternak tidak akan mengalami kesulitan. Sebagai makanan alami ternak terutama ternak ruminansia maka hijauan wajib ada dalam sajian ration ternak ruminansia.

Gamal dalam taksonomi flora termasuk famili Fabaceae (Papilionoideae) yaitu salah satu jenis tumbuhan yang gampang ditanam dan tidak memerlukan sifat tanah khusus. (Manglayang Farm Online, 6 Maret 2006). Gamal yaitu tumbuhan orisinil di tempat Pantai Pasifik Amerika Tengah yang bermusim kering. Gamal diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar tahun 1900 untuk dipakai sebagai tumbuhan pelindung pada areal perkebunan di daerah Medan (Harian Umum Suara Karya, 19 Mei 1992 dalam Manglayang Farm Online, 6 Maret 2006). Ciri umum Gamal yaitu daun menyirip, dengan bentuk daun oval runcing yang agak lebar, dan bunganya cukup indah berwarna ungu keputihan. Tanaman Gamal tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 0-1300 meter dari permukaan bahari dan sanggup tumbuh mencapai ketinggian 10 meter.

Gliricidia merupakan jenis multiguna. Pada daerah tropika, dipakai sebagai pagar hidup. Kemampuannya bertunas sehabis dipangkas cocok untuk pakan ternak, kayu bakar dan tiang. Pada kondisi di bawah optimal, produksi biomas mencapai 12 ton berat kering per hektar per tahun. Merupakan jenis pengikat nitrogen, daunnya sanggup dipakai sebagai mulsa dan pupuk hijau sehingga cocok untuk agroforestry. Nama “ibu kokoa” muncul lantaran sering dipakai sebagai peneduh coklat, kopi dan teh. Kayunya keras dan awet, berat jenis 0,5-0,8g/cm3. Nilai kalorinya 4.900 kkal/kg. (Hanum dan van der Maesen, 1997).

Batang tumbuhan gamal yaitu tunggal atau bercabang, jarang yang menyemak, tinggi 2-15 m. Batang tegak, diameter pangkal batang 5-30 cm, dengan atau tanpa cabang di akrab pangkal tersebut. Kulit batang coklat keabu-abuan dengan alur-alur kecil pada batang yang telah tua. Daun beragam menyirip, panjang 19-30 cm, terdiri 7-17 helai daun. Helai daun berhadapan, panjang 4-8 cm dengan ujung runcing, jarang yang bulat. Ukuran daun semakin kecil menuju ujung daun. Bunga merah muda cerah hingga kemerahan, jarang yang putih, panjang 2,5-15 cm, susunan bunga tegak (Amara dan Kamara, 1998).

Kegunaan Pohon Gamal

Gamal sanggup dimanfaatkan antara lain sebagai pakan ternak yang banyak disukai oleh ternak ruminansia kecil ibarat kambing dan domba. Gamal mempunyai nilai gizi yang tinggi, pencegah erosi, dan penyubur tanah. Kayunya sanggup dipakai sebagai kayu bakar, arang atau sebagai materi bangunan dan alat pertanian. Tanaman ini juga dipakai dalam aneka macam sistem pertanaman, yaitu sebagai pohon pelindung dalam penanaman teh, cokelat, atau kopi. Selain itu juga berfungsi sebagai penyangga hidup untuk tumbuhan vanili, lada hitam, dan ubi jalar. Manfaat lain yang lebih umum yaitu dipakai sebagai pagar hidup, tumbuhan pelindung, tumbuhan pupuk hijau pada contoh tanam tumpang sari, sebagai penahan tanah pada contoh tanam lorong dan terasering. Selain itu, tumbuhan ini juga ternyata sanggup dipakai untuk mereklamasi tanah atau lahan yang gundul atau tanah yang rapat ditumbuhi oleh alang alang (Imperata cylindrica) (Manglayang Farm Online, 6 Maret 2006). Salah satu alasannya yaitu mengapa Gamal cepat terkenal yaitu resistensinya terhadap hama kutu loncat (Heteropsylla cubana) yang telah meluluhlantakan Lamtoro di aneka macam belahan dunia tropis (FAO, 1998).

Cara Praktis Memperbanyak Pohon Gamal
Untuk mengatasi kekurangan pakan hijauan ternak dimusim kemarau , sangat perlu dilakukan perbanyakan tumbuhan gamal, dengan cara:
  • Menggunakan batang atau stek
  • Panjang stek yang dipakai berukuran 0.30-1.50m dengan kedalaman tumbuhan 15 cm
  • Stek berdiameter 3.1-3.5 cm mempunyai tingkat pertumbuhan yang tinggi
  • Stek serpihan batang bawah sanggup menunjukkan tingkat pertumbuhan ±55%
  • Stek yang terbaik yaitu panjang stek 45 cm, akan menunjukkan tingkat pertumbuhan ± 70 %
Meskipun Gamal sanggup diperbanyak dengan biji, tapi lebih sering memakai setek batang dalam perjuangan mengembangbiakan Gamal. Alasan pertama adalah, sulitnya mencari dan mengumpulkan biji Gamal.Di aneka macam tempat yang kami temui, jarang pohon Gamal yang sanggup tumbuh hingga besar, berbunga dan berbiji. Hal ini disebabkan Gamal sudah secara bersiklus di panen daun dan batangnya, jarang yang sanggup tumbuh hingga berbunga dan berpolong. Alasan lain, perbanyakan dengan setek batang lebih gampang dan lebih cepat daripada melalui biji.

Tanaman yang diperbanyak dengan setek sudah sanggup dipanen perdana pada usia di bawah 1 tahun. Biasanya 8-10 bulan. Sedangkan pada tumbuhan biji, hasil biomasa gres sanggup diperoleh pada usia sekira 2 tahun. Penanaman setek lebih baik berasal dari batang bawah tumbuhan yang cukup usia (diatas 2 tahun), diameter batang cukup besar (diatas 4cm) dengan panjang setek bervariasi mulai dari 40cm hingga 1.5m. Jarak tanam juga bervariasi, antara 40 -50cm hingga dengan 1.5 – 5m tergantung kebutuhan. Meskipun kadang kala menggugurkan daunnya pada ekspresi dominan kering dan kondisi udara dingin, Gamal sanggup dikategorikan sebagai pohon yang selalu hijau (evergreen). Dapat dipanen setiap 3 – 4 bulan sekali, dengan hasil antara 1 – 2 kg hijauan lembap per tanaman. G. sepium merupakan tumbuhan yang cocok untuk tanah asam dan marginal ibarat diutarakan oleh Szott et al. (1991).

Lebih lanjut, Whiteman et al. (1986) menilai Gamal menyesuaikan diri dengan baik pada tanah dengan kandungan kalsium rendah ibarat di Australia. Sayangnya, pada tanah yang mengandung saturasi Alumunium cukup tinggi ibarat beberapa daerah di Indonesia, Gamal tumbuh kurang baik dan mempunyai tingkat tahan hidup yang rendah (Direktorat Jenderal Peternakan,1999). Benih kuning ke coklat warna dengan 4.500 untuk 11.000 / kg. Di bawah kondisi penyimpanan optimum-6 hingga 10% kadar air pada 4 °. C-benih tetap layak selama lebih dari 10 tahun Pada kadar air 50% dan 17 ° C benih sanggup disimpan selama satu tahun(Allison & Simons 1996).

Biji ditanam tanpa pra-pengobatan secara pribadi ke dalam wadah pembibitan. Praktek pembibitan standar administrasi yang direkomendasikan. Bibit siap untuk tanam sehabis 2 hingga 3 bulan di pembibitan pada ketinggian 30 cm. Penanaman pribadi mungkin dengan 2 hingga 3 biji per posisi tanam pada kedalaman 1 hingga 2 cm. Persiapan lokasi diharapkan untuk mengurangi kompetisi. Penanaman pribadi dan operasi transplantasi harus bertepatan dengan ekspresi dominan hujan. Bibit yang peka terhadap persaingan. Pengendalian gulma secara teratur harus dilakukan hingga pohon ditetapkan.(Hensleigh dan Holaway 1988).

Manfaat Lain Tanaman Gamal
Gamal sanggup dimanfaatkan antara lain sebagai pakan ternak yang banyak disukai oleh ternak ruminansia kecil ibarat kambing dan domba. Gamal mempunyai nilai gizi yang tinggi, pencegah erosi, dan penyubur tanah. Kayunya sanggup dipakai sebagai kayu bakar, arang atau sebagai materi bangunan dan alat pertanian. Tanaman ini juga dipakai dalam aneka macam sistem pertanaman, yaitu sebagai pohon pelindung dalam penanaman teh, cokelat, atau kopi. Selain itu juga berfungsi sebagai penyangga hidup untuk tumbuhan vanili, lada hitam, dan ubi jalar. Manfaat lain yang lebih umum yaitu dipakai sebagai pagar hidup, tumbuhan pupuk hijau pada contoh tanam tumpang sari, sebagai penahan tanah pada contoh tanam lorong dan terasering. Selain itu, tumbuhan ini juga ternyata sanggup dipakai untuk mereklamasi tanah atau lahan yang gundul atau tanah yang rapat ditumbuhi oleh alang alang (Imperata cylindrica) (Manglayang Farm Online, 6 Maret 2006). Salah satu alasannya yaitu mengapa Gamal cepat terkenal yaitu resistensinya terhadap hama kutu loncat (Heteropsylla cubana) yang telah meluluhlantakan Lamtoro di aneka macam belahan dunia tropis. (FAO, 1998).

Manfaat Sebagai Ramuan Herbal

Gamal juga bermanfaat sebagai materi ramuan tradisional. Serbuk daun, kulit batang dan biji gamal jikalau dicampurkan pada nasi atau umpan lainnya akan bisa membunuh tikus. Ekstrak daun gamal dengan air dan petrolium ether juga sanggup membunuh rayap. Air rebusan daun gamal jikalau dioleskan pada tubuh anjing, kambing atau sapi bisa membunuh kutu. Pada manusia, daun gamal bisa dipakai untuk menghilangkan rasa pegel dan jamur kulit.


Pembuatan Pestisida Alami dengan Daun Gamal

Kandungan aktif daun gamal yaitu tanin. Ekstrak daun gamal efektif untuk mengendalikan ulat dan hama pengisap. Dalam penggunaannya ekstrak daun dicampur dengan minyak tanah, namun penggunaan minyak tanah harus hati-hati lantaran terlalu sering memakai minyak tanah akan mengakibatkan daun terbakar. Bahan-bahan yang diharapkan : daun gamal segar 100-150 g, air 250 ml, minyak tanah 250 ml, dan detergen 50 g. Alat yang dipakai : lumpang 1 bh, alu 1bh, kain saring 1 bh, bejana 1 bh.

Cara pembuatannya:

  • Tumbuk/hancurkan daun gamal dengan penambahan air 250 ml.
  • Larutan tersebut diperas dan disaring, tambahkan minyak tanah dan detergen. Aduk hingga rata.
  • Tambahkan 8 liter air. Larutan siap digunakan.
Tanaman gamal sudah selayaknya menerima tempat istimewa dikalangan peternak, baik peternak kecil maupun peternak besar untuk bisa dibudidayakan secara intensif dan pada gilirannya akan bisa menjadi andalan pemenuhan hijauan makanan ternak.

Cara Mengolah Dan Menentukan Kikil Sapi Tak Berformalin

Tips Cara Memilih Kikil Sapi Yang Segar dan Tidak Mengandung Formalin dan Trik Mengolah Kikil

Penggemar kuliner atau kuliner berkuah apalagi penggemar kuliner padang yang punya kebiasaan makan di warung padang tentu sangat familiar dengan kuliner kikil. Hampir semua rumah makan padang menyediakan sajian kikil, bahkan sajian ini termasuk sajian terlaris sehingga jikalau lewat waktu sedikit saja kita bisa kehabisan jatah sajian kikil ini. Kikil atau kaki sapi banyak digemari sebagai materi santapan favorit. Tekstur daging yang khas, tebal dan kenyal, menjadikannya Istimewa ketika disantap.Tapi kerap susah kan mengolahnya sebab masih kotor.

Kikil sapi yang didapatkan di pasar tradisional yang masih berupa kaki sapi asli, masih kotor dan terdapat banyak bulu, membersihkannya sangatlah mudah. Cukup didihkan dengan air panas yang dicampur kapur sirih. Kemudian dikerik, dan pisahkan tulang dan dagingnya. Jika ini sudah dilakukan, kikil pun bisa dimasak dan kandungan protein dan kalsium ada di dalamnya. Tak salah jikalau dikatakan sebagai santapan kaya gizi. Bentuknya yang berupa santapan berkuah, pantas disajikan bersama nasi atau lontong. Pas juga disajikan disetiap waktu, ketika sarapan, makan siang, atau makan malam. Inilah sop Kikil, sangat nikmat disajikan selagi hangat.

Berdasarkan catatan Keraton Mataram kikil merupakan salah satu kuliner yang bisa meningkatkan gairah seksual. Cara olah menurut resep kuno ini, kikil diolah dengan bumbu rempah jahe. Untuk menjaga stamina tetap fit disarankan dikonsumsi setiap dua ahad sekali. Lebih sering juga baik. Inti dari resep ini ialah mengkonsumsi kikil. Jika Anda atau pasangan tidak mempunyai waktu memasaknya sendiri Anda bisa mengkonsi camilan kikil siap saji. Seperti pada kuliner padang dan lainnya.

Hati-hati jikalau membeli Kikil, ini tipsnya:

Cara Membedakan Kikil berformalin dengan Kikil tanpa formalin

1. Lebih kenyal jikalau dibandingkan dengan kikil tanpa formalin.
2. Tidak berbau amis
3. Lebih putih atau pucat cerah
4. Ketika keadaan terbuka tidak dihinggapi lalat
5. Kikil tidak gampang hancur
6. Ketika dimasak kadang masih mengeluarkan kedaluwarsa khas formalin
7. Kikil berformalin tidak dimakan oleh kucing

Lalat dan kucing sebagai binatang indikator yang penting dalam mendeteksi kandungan formalin pada makanan. Kucing mempunyai penciuman yang tajam terhadap kedaluwarsa formalin, yang tak sanggup dijangkau manusia. Sedangkan lalat juga mempunyai penciuman yang tajam sebab jikalau ada binatang yang mati maka lalat akan pribadi tiba menghampiri binatang mati tersebut.

Karena ulah pedagang yang memakai formalin sebagai pengawet kikil maka kita perlu extra hati-hati ketika membeli kikil. Paling sempurna beli kikil ialah di RPH atau Rumah Potong Hewan, dijamin segar alias fresh, bayangkan saja, sapi gres dipotong kita pesan pribadi kikilnya.

Cara Mengolah Kikil Sapi Menjadi Masakan Lezat 

Resep Gulai Kikil

Bahan :
  • Dua buah kaki sapi
  • Empat setengah gelas santan kelapa
  • Dua lembar daun kunyit
  • Dua buah asam kandis
  • 2 batang serai
  • 3 lembar daun jeruk purut
Bumbu yang harus dihaluskan :
  • Satu sdm cabai giling
  • 1 1/2 ruas kunyit
  • Lima buah kemiri
  • 1 ruas laos
  • Enam siung bawang putih
  • 8 buah bawang merah
Cara memasak Gulai Kikil
  1. Ambil kaki sapi yang sudah dibeli kemudian bersihkan dari bulu-bulunya kemudian potong beberapa penggalan sesuai porsi sajian yang akan dibentuk
  2. Rebus daging hingga empuk kemudian keluarkan tulang-tulangnya
  3. Bumbu yang dihaluskan dimasak bersamaan dengan santan, daun jerut purut, asam kandis dan batang serai
  4. Masukkan potongan daging kikil kemudian masak hingga santai mulai mengental minyaknya keluar
  5. Agar santan tidak pecah maka masak sambil diaduk secara terus menerus
  6. Langkah terakhir ialah angkat kemudian sajikan

Fakta Khas Dan Unik Burung Unta Si Pelari Cepat

Beberapa tahun yang kemudian ada sebuah film yang bersetting Afrika, jika tidak salah judulnya yakni Gods must be crazy yang film ini tidak mengecewakan populer ketika itu. Ada salah satu adegan dimana bintang film utamanya sedang berakting dengan seekor burung besar yang tidak bisa terbang tetapi bisa berlari dengan kecepatan tinggi dan populer mempunyai kaki yang sangat kuat. Burung inilah yang disebut burung unta.
Burung Unta (foto:wikipedia)
Burung unta yakni burung gugup dan bisa sangat berbahaya. Mereka merupakan burung terbesar yang masih ada (mereka bisa tumbuh mencapai tinggi 3 meter dan berat lebih dari 350 pon). Kecepatan burung Unta ini berlari sangat cepat, bisa mencapai 30 mil per jam selama 10 mil. Burung Unta ini mempunyai kaki yang berpengaruh serta tendangan yang sangat luar biasa, dan bisa membunuh seekor Hyena. Kaki burung Unta ini juga mempunyai cakar yang sangat tajam, bisa menunjukkan banyak lubang dan cakaran pada badan hewan lain yang dianggap mengganggu ketenteraman mereka. Paruh burung Unta ini yang dianggap paling menakutkan, alasannya yakni dengan sekali patukan pada kepala manusia, akan dengan gampang memecahkan tengkorak kepala manusia.

Berikut beberapa catatan wacana burung unta.
  • Burung Unta yakni jenis burung yang tidak bisa terbang dan merupakan burung terbesar di dunia saat ini.
  • Burung Unta mempunyai 3 buah lambung.
  • Berbeda dengan semua spesies burung yang ada ketika ini, burung unta mengeluarkan air kencing terpisah dengan kotorannya.
  • Burung unta merupakan burung yang berlari paling cepat. Bisa juga dibilang jika burung ini yakni pelari tercepat dari semua spesies hewan berkaki dua. Mereka sanggup berlari sampai kecepatan 70 km/jam, dimana dalam sekali langkah menjangkau 5 m.
  • Burung unta hanya mempunyai 2 kuku di setiap kakinya (kebanyakan burung punya 4 kuku/cakar).
  • Burung unta mempunya rentang sayap 2 meter yang dipakai untuk mengubah arah ketika berlari, untuk menarik pasangan kawin, untuk menutupi kulitnya yang gundul pada kaki bab atas, dan untuk mengatur suhu.
  • Meskipun burung unta mempunyai tendangan yang super berpengaruh yang cukup untuk membunuh insan ataupun singa, ketika merasa terancam, burung ini cenderung akan menentukan untuk berlari.
  • Pada umumnya burung unta menghabiskan bulan-bulan animo dinginnya dengan pasangannya atau sendirian, dan selama animo kawin serta musim-musim paceklik mereka akan hidup secara berpindah-pindah dalam sebuah kelompok yang berisi sekitar 50 ekor burung yang dipimpin oleh satu burung yang terpilih. Dan terkadang mereka juga berpindah-pindah bersama dengan para hewan pemakan rumput lain mirip zebra atau antelop.
  • Pertarungan antar burung unta jantan untuk perebutan wilayah atau betina berlangsung hanya beberapa menit, tetapi dalam waktu yang sesingkat itu sudah cukup untuk menciptakan salah satu dari mereka mati.
  • Burung unta mempunyai ritual kawin yang cukup rumit.
  • Burung unta akan meletakkan telur mereka bahu-membahu dalam satu sarang selebar kurang lebih 3 meter. Namun para induk burung unta sanggup mengetahui dengan niscaya mana yang merupakan telur mereka.
  • Telur burung untuk merupakan yang terbesar dari semua jenis telur burung ketika ini. Panjangnya sekitar 15 cm dangan berat mencapai 2 lusin berat telur ayam biasa.
  • Telur burung unta akan dierami oleh betina secara umum dikuasai pada siang hari dan dierami oleh burung jantan pada malam hari. Salah satu tujuannya yakni untuk melindungi telur dari predator, alasannya yakni warna bulu betina mirip warna pasir sehingga tersamarkan disiang hari, dan warna bulu pejantan lebih gelap, sehingga tidak akan terlihat di malam hari.
  • Telur akan menetas sehabis 35 sampai 45 hari pengeraman. Setelah telur menetas pejantan akan melindungi anak-anaknya, dan mengajari mereka makan. Meskipun demikian, intinya si jantan dan betina secara bahu-membahu membesarkan belum dewasa mereka.
  • Bertolak belakang dengan kepercayaan masyarakat, burung unta sebetulnya tidak pernah mengubur kepala mereka ke dalam pasir ketika merasa takut. Mereka hanya rebahan di permukaan tanah atau pasir untuk menyembunyikan diri dari pandangan musuh.
  • Burung unta sudah banyak diternakkan di dunia ini. Terutama untuk diambil bulu, kulit dan juga dagingnya.
  • Burung unta telah mengilhami banyak kebudayaan semenjak 5000 tahun kemudian di Mesir dan Mesopotamia.
  • Di beberapa negara di Afrika, terdapat pacuan burung unta. Yaitu lomba balap burung unta dengan seseorang menjadi joki yang duduk di punggung si burung besar.
  • Populasi burung unta liar menurun drastis semenjak 200 tahun terakhir. Saat ini kebanyakan burung unta hidup di peternakan atau kebun binatang.
  • Burung untuk jantan mempunyai alat kelamin mirip penis sepanjang 20 cm.
  • Burung unta menelan batu untuk membantu pencernaannya. Burung unta remaja membawa sekitar 1 kg batu di perut mereka.
  • Burung unta sanggup hidup tanpa minum sampai beberapa hari. Namun mereka bahagia dengan air, mereka sering mandi.
  • Burung unta merupakan hewan darat yang mempunyai bola mata terbesar di dunia. Diameternya sekitar 5 cm.
Burung unta sudah mulai dimanfaatkan, dimana kulitnya bisa dibentuk sepatu, asesoris dan juga pakaian/jaket. Telur burung unta juga jadi komoditi langka yang bernilai jual tinggi. Dulu di kawasan Purwakarta, Jawa Barat pernah dikembangkan budidaya jenis burung ini, cuma ketika ini belum ada info terbarunya, apakah masih ada atau sudah tutup. Info terakhir, peternakan ini bermasalah alasannya yakni berita  adanya penyakit Anthrax.

Cara Beternak Dan Merawat Ayam Kalkun

Ayam Kalkun, Ternak Penghasil Daging Jenis Unggas

Di negara-negara Eropa dan Amerika, ayam kalkun sudah menjadi makana sehari-hari yang mereka konsumsi. Namun ada juga ketika tertentu konsumsi ayam kalkun ini meningkat tajam di negara-negara tersebut adalah ketika program thankgiving, adalah dimana daging ayam kalkun menjadi suguhan utama mereka.

Kriteria ayam kalkun yang sehat mempunyai ciri-ciri nafsu makan yang baik, kotorannya berwarna normal (tidak encer putih kehijauan), gerak-geriknya gesit dan berasal dari indukan unggul. Indukan yang unggul biasanya yang produktif mempunyai kaki dan tubuh yang besar. 

Cara Merawat Dan Beternak Landak Mini Yang Lucu Dan Imut

Kalau kita membayangkan binatang Landak maka yang terlintas dibenak kita yaitu sesosok binatang yang dipenuhi dengan bulu-bulu tajam panjang dan katanya beracun juga. Pokoknya bayangan yang serem-seram jawaban dari ketidaktahuan. Hewan Landak suka bikin lubang untuk sarangnya dan bagi yang pernah kekebun binatang dan melihat Landak ini dari akrab maka di sekitar sangkar landak ini akan tercium aroma yang sangat menyengat dari amis kotoran dan kencing si Landak. Ini yaitu citra Hewan Landak yang biasa atau binatang landak yang berukuran normal. Nah yang akan kita bahas dibawah ini yaitu yang ukurannya kecil alias mini.

Persiapan Kandang Tempat Perkembangbiakan


Saat ini ada lagi spesies gres yang lebih dikenal sebagai binatang piaraan lantaran bentuknya yang imut dan lucu, masih dari jenis Landak tetapi lantaran ukurannya kecil disebut Landak Mini. Sebelum budidaya landak mini, siapkan terlebih dahulu sangkar untuk kawasan perkawinan, kehamilan sampai melahirkan kelak. Bersihkan kandang, keluarkan semua mainan, tabung, kotak dan semua benda yang sanggup menghalangi terjadinya perkawinan. Setelah itu tempatkan satu induk jantan dan satu induk betina yang sudah cukup umur, biarkan mereka selama 7 hari. Biasanya, segera sehabis landak mini betina dan landak mini jantan di tempatkan bersama. Kelenjar kelamin jantan akan membengkak dan perutnya akan terlihat membuncit, ia akan mulai mengeluarkan pekikan pekikan sambil mengelilingi landak mini betina dan merayu landak mini betina. Landak betina tidak akan membisu begitu saja, ia akan menolak dan berlari mengelilingi kandang. Terlihat seakan akan mereka berkelahi, begitu dirasakan cukup landak mini betina akan berhenti dan menurunkan duri serta mengangkat pantatnya sampai landak mini jantan akan gampang mengawininya.


Perkawinan/Budidaya Landak Mini
Sebaiknya dikala proses perkawinan ini landak di tinggalkan, lantaran tidak semua landak mini akan mau melaksanakan perkawinan dibawah pantauan kita. Setelah 7 hari segera bersihkan kandang, Jika anda belum yakin perkawinan sudah terjadi, kita sanggup mengulang proses perkawinan tersebut dengan cara menyatukan kembali landak mini jantan dan landak mini betina tersebut dalam sangkar yang telah dibersihkan selama 7 hari kedepan. Setelah itu angkat landak jantan mini dari kandang, jangan biarkan landak mini jantan berada satu sangkar dengan landak mini betina dikala landak mini betina melahirkan lantaran landak mini jantan akan memakan bayi landak mini.

Masa Bunting Landak Mini
Umur kehamilan landak mini biasanya sekitar 35 hari, pada beberapa perkara sanggup terjadi landak hamil hanya 30 hari dan ada pula yang 46 hari. Tapi normal usang kehamilan yaitu 35 hari, bila dalam 35 hari belum ada tanda tanda melahirkan maka berilah toleransi sampai 11 hari ke depan. Landak mini betina yang hamil membutuhkan kotak sarang atau shelter yang harus dipersiapkan minimal seminggu sebelum tenggat waktu melahirkan. Kita sanggup membeli shelter di petshop atau sanggup juga membuatnya sendiri. Kita sanggup menciptakan sendiri shelter dari bejana bekas eskrim dan lainnya, yang terkenal serta sangat sederhana yaitu dengan memakai shelter atau kotak sarang yang terbuat dari bejana plastik es krim 1 galon. Bersihkan bejana es krim termasuk label yang menempel. letakkan terbalik sehingga tutup es krim dijadikan alas. Buat lubang berdiameter 4 inci di samping, lubang dibentuk 1 inci dari atas alas. Dengan tujuannya semoga anak landak nantinya tidak sanggup berjalan keluar sarang sebelum waktunya. Dengan begitu, budidaya landak mini ini akan berhasil dengan anak landak yang hidup.
Masa Melahirkan dan Pemisahan dengan Induk
Saat masa dua ahad terakhir kehamilannya, tambahkan porsi kuliner landak. Bersihkan sangkar (tidak perlu disucihamakan) tiga hari sebelum tanggal waktu melahirkan. Lanjutkan untuk melihat dan mengecek dikala induk sedang makan. Dengarkan apabila sudah ada bunyi decitan kecil dari dalam shelter. Minggu pertama yaitu waktu terpenting bagi induk landak mini. Jika terdapat gangguan sanggup menciptakan landak memakan bayi bayinya. Bila ada bayi landak yang dilahirkan diluar shelter, jangan menyentuhnya. Pindahkan memakai sendok atau alat lain, amis tangan insan pada bayi landak sanggup mengakibatkan induk landak memakan bayinya sendiri. Masukan dikala induk landak tidak melihatnya, kita sanggup mengalihkan perhatiannya memakai makanan. Usaha pengembangbiakan landak mini ini harus di lakukan dengan seksama, sehabis satu bulan anak landak mini sudah sanggup dipisahkan. Pemisahan antara induk dan anak landak mini harus dilakukan dengan hati-hati semoga anak landak tidak stress.

Prospek Pasar Landak Mini Hias . Pasar untuk hasil budidaya landak mini ini masih terbuka luas, lantaran sebagai binatang piaraan binatang ini masih tergolong gres dan jarang sehingga masih banyak di cari orang. Bentuknya yang kecil akan mempermudah dalam perawatan sehingga akan banyak yang berminat memelihara landak mini ini. Yang perlu diperhatikan yaitu penanganan penyakit landak mini, lantaran beberapa jenis penyakit gampang menyerang binatang ini apabila kebersihan sangkar tidak terjaga.

Beberapa Penyakit Pada Landak Mini
  • Jamur, ini yaitu penyakit umum yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang higienis dan terlalu lembab tentunya, jamur pada landak mini umumnya menyerang cuilan kulit punggung, muka, dan telinga.  Bahkan pada indera pendengaran sanggup mengakibatkan lendir yang keluar dari indera pendengaran (congekan.Red) dan duri rontok pada punggungnya (awalnya menyerupai botak kecil yang usang kelamaan bukan tumbuh, tapi kebotakannya makin melebar dan diimbangi bercak-bercak putih di sekitar punggung (area yang mengalami kebotakan).
  • Kutu, juga ditimbulkan lantaran lingkungan yang kurang higienis dan lembab, bahkan kutu bahagia berpindah-pindah kawasan dari landak mini yang satu ke landak mini yang lainnya. Penampakan kutu lebih gampang dilihat pada cuilan kulit punggung dan moncong si landak mini, berbentuk semacam butiran-butiran mikro putih yang apabila diperhatikan ia akan bergerak/berlari mengitari area kulit dimana kutu tersebut hinggap. Tak jarang keberadaan jamur dan kutu ini menjadikan perasaan dan sifat gatal pada landak mini yang mengalami nya. Terlalu sering menggaruk-garuk area kulit punggung, wajah dan indera pendengaran juga sanggup menjadi indikator si landak mini terkena jamur dan kutu.  Jamur maupun kutu yang diderita seekor landak mini tentu sangat memungkinkan untuk ditularkan terhadap temannya (sekandang maupun beda sangkar namun sanggup kontak udara eksklusif dengan si landak penderita). Sehingga mengharuskan anda untuk lebih berhati-hati jikalau telah memelihara beberapa ekor landak mini.
  • Obesitas, penyakit ini disebabkan lantaran landak mini terlalu banyak mengkonsumsi kuliner yang mengandung lemak dan gula yang tinggi (catfood/dogfood yang dipakai harus diperhatikan kandungan komposisinya dan diet tepat). Obesitas yang terus dibiarkan juga sanggup memicu timbulnya penyakit hati berlemak yang sangat berbahaya untuk landak mini.
  • Influenza, lagi-lagi penyakit ini disebabkan oleh lingkungan sangkar yang kurang bersih, juga pemilihan bedding serbuk kayu yang kurang sempurna (terlalu halus dan berdebu yang memungkinkan debu-debu tersebut akan terhisap kedalam jalan masuk pernafasan si landak mini). oleh lantaran itu, jangan menentukan serbuk kayu yang terlalu halus tekstur dan butirannya untuk landak mini.
  • Scabbies, ternyata landak mini juga sanggup terjangkit scabbies yang biasanya menyerang kucing / anjing, ini disebabkan lantaran interaksi dengan binatang lain yang kotor menyerupai tikus, kucing kampung, dll.
  • Diare, penyakit diare diindikasikan dengan kondisi PUP landak mini yang sangat cair dan berwarna hijau jelas (wajib dibedakan antara PUP sangat cair/mencret dengan PUP lembek/normal). Penyakit ini sanggup timbul lantaran kondisi kandang/serbuk kayu sebagai ganjal yang kotor dan jarang dibersihkan, kondisi kotak pakan dan botol minum yang terlalu kotor, bahkan sempat terkena PUP landak mini secara eksklusif yang kemudian eksklusif ditimpa dengan catfood/dogfood pelengkap tanpa dibersihkan terlebih dahulu, sehingga mengakibatkan pakan/minumnya tidak steril dan menjadi kawasan tumbuhnya bakter/kuman yang apabila termakan/terminum oleh landak mini akan mengakibatkan gangguan pencernaan.
  • Mata Belekan, kondisi mata yang awalnya normal kemudian menjadi sedikit tertutup dan ditepi-tepi kelopak terdapat semacam lapisan lengket/kering (seperti belek). hal ini biasanya disebabkan debu-debu mikro serbuk kayu yang melekat di area kelopak mata namun tercampur dengan air yang biasanya melembabkan mata secara alami,,, sehingga ketika mengering akan menjadi belek dan menciptakan kelopak mata menjadi lengket/susah terbuka.
Untuk Pakan Landak Mini sangat gampang sanggup diberikan biji-bijian dan sayur-sayuran sedangkan kalau dirasa perlu juga sanggup diberikan pakan berupa pelet. Demikian sekilas info wacana Landak Mini yang kini sedang menjadi salah satu trending topok seputar binatang peliharaan, yang juga sudah mulai banyak dijual di toko-toko binatang piaraan (pet shop).

Search

Popular Posts

Blog Archive