Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Kicau-burung.com | Cara ternak lovebird -Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling gampang untuk diternak atau dibudidayakan, lantaran burung ini merupakan jenis burung yang hidup secara bergerombol ketika hidup di habitat alam bebas. Berbeda dengan burung cendet yang bersifat predator dan cenderung suka bertarung untuk mempertahankan teritorial ketika bertemu dengan burung sejenis, sehingga burung cendet cukup sulit untuk diternak atau dibudidayakan. Itulah sebabnya akhir-akhir ini banyak lovebird mania yang menentukan untuk ternak lovebird lantaran dianggap lebih menguntungkan.

Bisnis ternak burung lovebird masih cukup menjanjikan, meskipun harga burung lovebird mengalami penurunan yang cukup drastis jikalau dibandingkan dengan 5 tahun yang lalu. Namun lantaran banyaknya penggemar burung lovebird di indonesia terutama untuk lovebird lomba, maka tetap saja banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan burung lovebird.

Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling gampang untuk diternak atau di Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Artikel ini sengaja aku tulis bagi anda yang berminat dan ingin memulai untuk budidaya burung lovebird, cara ini tentu hanya khusus untuk pemula saja, bukan untuk peternak lovebird yang sudah berskala besar, lantaran tentunya mereka sudah tidak membutuhkan tips cara menangkar lovebird lagi, dan sudah sukses meraup laba jutaan rupiah dari bisnis ternak burung lovebird.

Untuk pemula sebaiknya anda menentukan burung lovebird yang harganya murah saja, belilah sepasang burung lovebird yang harganya dibawah 500 ribu rupiah, lantaran ini masih tahap awal percobaan anda. Makara anda tidak perlu membeli burung lovebird yang harganya mahal, semoga jikalau gagal, anda tidak mengalami kerugian yang besar.

Setelah tahap percobaan untuk pemula ini berhasil, dan berarti anda telah berhasil menangkarkan beberapa ekor burung lovebird, barulah anda mencoba beternak burung lovebird dengan harga yang lebih mahal lagi. Karena ketika itu tentu anda sudah mempunyai pengalaman beternak burung lovebird, lantaran tentu sudah pernah dihadapkan pada permasalahan dan hambatan khususnya dalam hal perawatan. Makara sanggup dipastikan sedikit banyak anda sudah memahami abjad burung lovebird, mengetahui metode, pemahaman, dan kemampuan dalam perawatan dan budidaya burung lovebird.

Cara beternak atau budidaya burung lovebird untuk pemula


Untuk menjadi seorang breeder atau peternak lovebird tentu anda harus memahami beberapa hal fundamental dibawah ini, lantaran tanpa pengetahuan tersebut, 90 persen anda akan mengalami kegagalan. Apa saja hal fundamental tersebut? silahkan anda baca ulasan berikut dengan benar.

1. Membedakan jenis kelamin burung lovebird

Bagaimana anda akan menjadi breeder lovebird jikalau anda tidak bisa membedakan dan mengatahui ciri-ciri jenis kelamin burung lovebird, oleh alasannya itu anda wajib mengetahui ciri-ciri dan bisa membedakan mana lovebird jantan dan mana lovebird betina. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca disini: Ciri-ciri burung lovebird betina

2. Memiliki sepasang burung lovebird dalam usia produktif

Seperti yang telah aku singgung diatas bahwa untuk permulaan anda cukup membeli sepasang burung lovebird murah yang sudah produktif, jadi anda tidak perlu lagi menjodohkan burung lovebird yang baru. Usia produktif untuk burung lovebird jantan yang sudah siap membuahi ialah 8 bulan, sedangkan usia produktif burung lovebird betina yang siap untuk bertelur idealnya ialah 1 tahun.

3. Mempersiapkan sangkar lovebird

Hal fundamental lainnya yang perlu anda persiapkan dalam beternak lovebird ialah sangkar untuk budidaya. Sangkar tersebut tentu bukanlah sangkar bundar yang biasa dipakai untuk memelihara lovebird, melainkan sangkar khusus yang dipakai untuk beternak lovebird. Idealnya sangkar budidaya berukuran 50cm x 50cm x 50cm yang terbuat dari kawat. Persiapkan juga sarang untuk bertelur (glodok/kotak sarang) dengan ukuran 20cm x 25cm x 25cm, kemudian didalamnya diberi rumput kering, daun kering, ranting kering, atau sobekan kain. Tambahkan juga serbuk gergaji yang tidak berbau yang mempunyai kegunaan untuk menyerap kotoran atau sesuatu semoga tidak lembab.

Persiapkan juga satu atau dua buah tenggeran didalamnya yang terbuat dari ranting atau kayu tenggeran, lantaran burung lovebird merupakan burung yang suka bertengger dan bermesraan. Dalam satu sangkar cukup dipakai untuk satu pasang burung lovebird, lantaran cara tersebut efektif dan gampang dikembangbiakkan daripada membudidaya burung lovebird secara bergerombol dalam satu kandang.

4. Proses mengawinkan burung lovebird

Jika persyaratan diatas telah terpenuhi kini saatnya untuk mengawinkan sepasang burung lovebird tersebut. Caranya yaitu masukkan sepasang burung lovebird yang sudah siap produksi kedalam kandang, dalam waktu 3 hingga 10 hari biasanya burung akan kawin dan bertelur. Lovebird yang baik akan menghasilkan 4-5 butir telur dalam satu periode kawin, jikalau kurang dari itu maka bisa dikatakan indukan lovebird anda kurang baik dalam berproduksi.

Untuk proses pengeraman biasanya membutuhkan waktu antara 22 hingga 25 hari, pada ketika proses pengeraman tersebut sebaiknya burung jangan diganggu, oleh alasannya itu letakkan sangkar ternak lovebird pada daerah yang sunyi, aman, dan nyaman, jangan terlalu banyak orang yang kemudian lalang atau berisik didekat sangkar tersebut.

5. Pemberian pakan dan perawatan

Pakan lovebird untuk ternak dan pakan lovebird untuk peliharaan ialah sama saja (tidak ada bedanya). Disini anda bisa menawarkan pakan lovebird ternak dengan memakai millet, biji sawi, kangkung, tauge, jewawut, jagung muda, dll. Perhatikan juga derma dan air minum, jangan hingga telat, dan ketika wadah air minum sudah tampak keruh sebaiknya dibersihkan dan diganti dengan air yang baru.

6. Perawatan anakan lovebird

Indukan lovebird yang baik akan meloloh atau menawarkan makan pada anaknya sendiri, namun anda harus tetap memperhatikan masakan apa yang baik untuk anakan burung tersebut. Pakan untuk anakan lovebird yang gres menetas dan dalam masa lolohan sangat menentukan kesuksesan anda dalam beternak lovebird, lantaran anakan lovebird membutuhkan masakan yang khusus contohnya menyerupai jagung muda dan por fancy berwarna hijau. Anda juga bisa menawarkan por ayam (pelet) dengan tujuan semoga anakan lovebird bisa cepat besar dan tidak gampang mati, lantaran por pelet tersebut mengandung banyak protein. Selain itu tetap berikan biji-bijian lantaran intinya masakan utama burung lovebird ialah biji-bijian tersebut.

Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling gampang untuk diternak atau di Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Jika indukan lovebird anda ternyata mengabaikan anakan yang mereka tetaskan, sebaiknya anda segera mengambil anakan tersebut dari sangkar kemudian anda letakkan pada daerah tersendiri. Dalam hal ini anda harus bersabar dalam menawarkan makan/ meloloh anakan lovebird tersebut. Untuk memudahkan dalam meloloh sebaiknya anda memakai bubur bayi (SUN) yang dicampur dengan air kemudian dimasukkan kedalam suntukan tanpa jarum semoga lebih gampang dalam melolohnya.

Dan jikalau indukan lovebird anda mau menyuapi anakannya secara mandiri, lebih baik anda biarkan anakan tersebut disuapi induknya hingga anakan berumur 2-3 minggu. Atau bisa juga dibiarkan hingga anakan berumur 1,5 bulan dan mulai keluar dari sarang, barulah kemudian anakan tersebut anda pisahkan dari induknya dan anda letakkan pada sangkar burung dan siap untuk anda pasarkan atau pelihara lagi semoga tumbuh dewasa.

7. Proses Rekondisi

Setelah percobaan pertama penangkaran burung lovebird anda berhasil, selanjutnya bersihkan sangkar penangkaran, ganti sarang dengan daun, ranting, dan rumput yang baru. Sepasang indukan jantan dan betina dimandikan kemudian dijemur dan diletakkan didalam sangkar biasa. Kondisikan sepasang indukan lovebird usai produksi tersebut beberapa hari semoga siap untuk bertelur dan berkembang biak lagi.

Setelah proses percobaan ternak lovebird berhasil, kini silahkan anda berfikir dan menentukan langkah untuk stop hingga disini atau meneruskan langkah dan memperlebar perjuangan ternak lovebird tersebut, lantaran ketika ini anda sudah mempunyai pengalaman dan pengetahuan dalam hal budidaya lovebird.

Anda harus menentukan tujuan beternak lovebird, apakah akan beternak lovebird untuk produksi warna atau untuk produksi lomba. Jika tujuan anda ialah untuk produksi warna, maka anda bisa membreeding satu pejantan dengan beberapa betina dengan warna yang berbeda-beda. Tapi jikalau tujuan anda ialah produksi untuk lomba, maka anda bisa menentukan indukan lovebird betina berkualitas yang mempunyai kekean yang panjang, yang tentu saja harganya cukup mahal.

Itulah sedikit ulasan cara ternak burung lovebird untuk pemula, semoga bermanfaat menambah wawasan, pengetahuan, dan ide bagi anda kicau mania yang ingin mencoba budidaya burung cinta tersebut.

Pencarian:

  • Cara beternak lovebird
  • Tips ternak lovebird
  • Cara budidaya lovebird
  • Ternak lovebir untuk pemula
  • Budidaya lovebird yang benar

Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Kicau-burung.com | Cara ternak lovebird -Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling gampang untuk diternak atau dibudidayakan, lantaran burung ini merupakan jenis burung yang hidup secara bergerombol ketika hidup di habitat alam bebas. Berbeda dengan burung cendet yang bersifat predator dan cenderung suka bertarung untuk mempertahankan teritorial ketika bertemu dengan burung sejenis, sehingga burung cendet cukup sulit untuk diternak atau dibudidayakan. Itulah sebabnya akhir-akhir ini banyak lovebird mania yang menentukan untuk ternak lovebird lantaran dianggap lebih menguntungkan.

Bisnis ternak burung lovebird masih cukup menjanjikan, meskipun harga burung lovebird mengalami penurunan yang cukup drastis bila dibandingkan dengan 5 tahun yang lalu. Namun lantaran banyaknya penggemar burung lovebird di indonesia terutama untuk lovebird lomba, maka tetap saja banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan burung lovebird.

Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling gampang untuk diternak atau di Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Artikel ini sengaja aku tulis bagi anda yang berminat dan ingin memulai untuk budidaya burung lovebird, cara ini tentu hanya khusus untuk pemula saja, bukan untuk peternak lovebird yang sudah berskala besar, lantaran tentunya mereka sudah tidak membutuhkan tips cara menangkar lovebird lagi, dan sudah sukses meraup laba jutaan rupiah dari bisnis ternak burung lovebird.

Untuk pemula sebaiknya anda menentukan burung lovebird yang harganya murah saja, belilah sepasang burung lovebird yang harganya dibawah 500 ribu rupiah, lantaran ini masih tahap awal percobaan anda. Makara anda tidak perlu membeli burung lovebird yang harganya mahal, biar bila gagal, anda tidak mengalami kerugian yang besar.

Setelah tahap percobaan untuk pemula ini berhasil, dan berarti anda telah berhasil menangkarkan beberapa ekor burung lovebird, barulah anda mencoba beternak burung lovebird dengan harga yang lebih mahal lagi. Karena dikala itu tentu anda sudah mempunyai pengalaman beternak burung lovebird, lantaran tentu sudah pernah dihadapkan pada permasalahan dan hambatan khususnya dalam hal perawatan. Makara sanggup dipastikan sedikit banyak anda sudah memahami huruf burung lovebird, mengetahui metode, pemahaman, dan kemampuan dalam perawatan dan budidaya burung lovebird.

Cara beternak atau budidaya burung lovebird untuk pemula


Untuk menjadi seorang breeder atau peternak lovebird tentu anda harus memahami beberapa hal fundamental dibawah ini, lantaran tanpa pengetahuan tersebut, 90 persen anda akan mengalami kegagalan. Apa saja hal fundamental tersebut? silahkan anda baca ulasan berikut dengan benar.

1. Membedakan jenis kelamin burung lovebird

Bagaimana anda akan menjadi breeder lovebird bila anda tidak bisa membedakan dan mengatahui ciri-ciri jenis kelamin burung lovebird, oleh alasannya yakni itu anda wajib mengetahui ciri-ciri dan bisa membedakan mana lovebird jantan dan mana lovebird betina. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca disini: Ciri-ciri burung lovebird betina

2. Memiliki sepasang burung lovebird dalam usia produktif

Seperti yang telah aku singgung diatas bahwa untuk permulaan anda cukup membeli sepasang burung lovebird murah yang sudah produktif, jadi anda tidak perlu lagi menjodohkan burung lovebird yang baru. Usia produktif untuk burung lovebird jantan yang sudah siap membuahi yakni 8 bulan, sedangkan usia produktif burung lovebird betina yang siap untuk bertelur idealnya yakni 1 tahun.

3. Mempersiapkan sangkar lovebird

Hal fundamental lainnya yang perlu anda persiapkan dalam beternak lovebird yakni sangkar untuk budidaya. Sangkar tersebut tentu bukanlah sangkar bundar yang biasa dipakai untuk memelihara lovebird, melainkan sangkar khusus yang dipakai untuk beternak lovebird. Idealnya sangkar budidaya berukuran 50cm x 50cm x 50cm yang terbuat dari kawat. Persiapkan juga sarang untuk bertelur (glodok/kotak sarang) dengan ukuran 20cm x 25cm x 25cm, kemudian didalamnya diberi rumput kering, daun kering, ranting kering, atau sobekan kain. Tambahkan juga serbuk gergaji yang tidak berbau yang berkhasiat untuk menyerap kotoran atau sesuatu biar tidak lembab.

Persiapkan juga satu atau dua buah tenggeran didalamnya yang terbuat dari ranting atau kayu tenggeran, lantaran burung lovebird merupakan burung yang suka bertengger dan bermesraan. Dalam satu sangkar cukup dipakai untuk satu pasang burung lovebird, lantaran cara tersebut efektif dan gampang dikembangbiakkan daripada membudidaya burung lovebird secara bergerombol dalam satu kandang.

4. Proses mengawinkan burung lovebird

Jika persyaratan diatas telah terpenuhi kini saatnya untuk mengawinkan sepasang burung lovebird tersebut. Caranya yaitu masukkan sepasang burung lovebird yang sudah siap produksi kedalam kandang, dalam waktu 3 hingga 10 hari biasanya burung akan kawin dan bertelur. Lovebird yang baik akan menghasilkan 4-5 butir telur dalam satu periode kawin, bila kurang dari itu maka bisa dikatakan indukan lovebird anda kurang baik dalam berproduksi.

Untuk proses pengeraman biasanya membutuhkan waktu antara 22 hingga 25 hari, pada dikala proses pengeraman tersebut sebaiknya burung jangan diganggu, oleh alasannya yakni itu letakkan sangkar ternak lovebird pada kawasan yang sunyi, aman, dan nyaman, jangan terlalu banyak orang yang kemudian lalang atau berisik didekat sangkar tersebut.

5. Pemberian pakan dan perawatan

Pakan lovebird untuk ternak dan pakan lovebird untuk peliharaan yakni sama saja (tidak ada bedanya). Disini anda bisa memperlihatkan pakan lovebird ternak dengan memakai millet, biji sawi, kangkung, tauge, jewawut, jagung muda, dll. Perhatikan juga derma dan air minum, jangan hingga telat, dan ketika wadah air minum sudah tampak keruh sebaiknya dibersihkan dan diganti dengan air yang baru.

6. Perawatan anakan lovebird

Indukan lovebird yang baik akan meloloh atau memperlihatkan makan pada anaknya sendiri, namun anda harus tetap memperhatikan makanan apa yang baik untuk anakan burung tersebut. Pakan untuk anakan lovebird yang gres menetas dan dalam masa lolohan sangat menentukan kesuksesan anda dalam beternak lovebird, lantaran anakan lovebird membutuhkan makanan yang khusus contohnya ibarat jagung muda dan por fancy berwarna hijau. Anda juga bisa memperlihatkan por ayam (pelet) dengan tujuan biar anakan lovebird bisa cepat besar dan tidak gampang mati, lantaran por pelet tersebut mengandung banyak protein. Selain itu tetap berikan biji-bijian lantaran intinya makanan utama burung lovebird yakni biji-bijian tersebut.

Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling gampang untuk diternak atau di Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Jika indukan lovebird anda ternyata mengabaikan anakan yang mereka tetaskan, sebaiknya anda segera mengambil anakan tersebut dari sangkar kemudian anda letakkan pada kawasan tersendiri. Dalam hal ini anda harus bersabar dalam memperlihatkan makan/ meloloh anakan lovebird tersebut. Untuk memudahkan dalam meloloh sebaiknya anda memakai bubur bayi (SUN) yang dicampur dengan air kemudian dimasukkan kedalam suntukan tanpa jarum biar lebih gampang dalam melolohnya.

Dan bila indukan lovebird anda mau menyuapi anakannya secara mandiri, lebih baik anda biarkan anakan tersebut disuapi induknya hingga anakan berumur 2-3 minggu. Atau bisa juga dibiarkan hingga anakan berumur 1,5 bulan dan mulai keluar dari sarang, barulah kemudian anakan tersebut anda pisahkan dari induknya dan anda letakkan pada sangkar burung dan siap untuk anda pasarkan atau pelihara lagi biar tumbuh dewasa.

7. Proses Rekondisi

Setelah percobaan pertama penangkaran burung lovebird anda berhasil, selanjutnya bersihkan sangkar penangkaran, ganti sarang dengan daun, ranting, dan rumput yang baru. Sepasang indukan jantan dan betina dimandikan kemudian dijemur dan diletakkan didalam sangkar biasa. Kondisikan sepasang indukan lovebird usai produksi tersebut beberapa hari biar siap untuk bertelur dan berkembang biak lagi.

Setelah proses percobaan ternak lovebird berhasil, kini silahkan anda berfikir dan menentukan langkah untuk stop hingga disini atau meneruskan langkah dan memperlebar perjuangan ternak lovebird tersebut, lantaran dikala ini anda sudah mempunyai pengalaman dan pengetahuan dalam hal budidaya lovebird.

Anda harus menentukan tujuan beternak lovebird, apakah akan beternak lovebird untuk produksi warna atau untuk produksi lomba. Jika tujuan anda yakni untuk produksi warna, maka anda bisa membreeding satu pejantan dengan beberapa betina dengan warna yang berbeda-beda. Tapi bila tujuan anda yakni produksi untuk lomba, maka anda bisa menentukan indukan lovebird betina berkualitas yang mempunyai kekean yang panjang, yang tentu saja harganya cukup mahal.

Itulah sedikit ulasan cara ternak burung lovebird untuk pemula, semoga bermanfaat menambah wawasan, pengetahuan, dan ide bagi anda kicau mania yang ingin mencoba budidaya burung cinta tersebut.

Pencarian:

  • Cara beternak lovebird
  • Tips ternak lovebird
  • Cara budidaya lovebird
  • Ternak lovebir untuk pemula
  • Budidaya lovebird yang benar

Cara Budidaya Lovebird Untuk Pemula

Cara Budidaya Lovebird Untuk Pemula -Sebagai peluang bisnis, lovebird memang menjanjikan laba yang relatif besar. Pasalnya, lovebird mempunyai keindahan dari bulu-bulunya yang cantik. Selain itu, lovebird juga populer mempunyai bunyi yang merdu jikalau dilatih setrik intensif. Tak heran jikalau banyak masyarakat yang mencari jenis burung ini. 

Selain itu, burung ini mempunyai daya tahan badan yang tinggi sehingga sanggup dibudidayakan di iklim kering maupun panas. Sangat cocok sekali jikalau dibudidayakan di Indonesia. Bagi Anda yang masih pemula dan tertarik dalam perjuangan bisnis ternak lovebird, berikut ini trik budidaya lovebird untuk pemula yang tepat. 

Cara Budidaya Lovebird Untuk Pemula 

1. Pemilihan Kandang yang Tepat 
Cara budidaya lovebird untuk pemula bab pertama meliputi pemilihan sangkar yang tepat. Pilihlah jenis sangkar berbahan besi alasannya yaitu gampang dibersihkan. Aturlah luas sangkar dengan panjang yang sesuai, menyerupai 50 x 50 x 50 cm. Ukuran sangkar tersebut sangat cocok jikalau dipakai untuk menjodohkan sepasang lovebird yang akan menghasilkan telur. 

Jangan lupa sediakan sebatang kayu sebagai kawasan bertengger lovebird. Yang perlu diperhatikan bahwa usia mapan untuk lovebird bertelur sekitar 8 bulan hingga satu tahun. Usahakan ketika penjodohan, lovebird jantan lebih bau tanah supaya lebih mendominasi dalam berkuasa. 

2. Pemilihan bibit yang Berkualitas 
Cara budidaya lovebird untuk pemula bab kedua meliputi pemilihan bibit yang berkualitas. Saat memilih, Anda harus teliti dan waspada alasannya yaitu akan memengaruhi hasil keturunan yang akan diproduksi. Usahakan Anda sanggup membedakan antara lovebird betina dan lovebird jantan menurut struktur tubuhnya. Pastikan Anda membeli bibit di toko binatang yang sudah terpercaya. 

Saat pemilihan jenis kelamin, Anda sanggup mengujinya dengan memasukkan kedua burung tersebut di dalam sangkar. Apabila selama dua ahad terakhir tidak ada yang bertelur sanggup dipastikan jenis kelamin kedua burung tersebut sama. 

Cara lain yang sanggup Anda lakukan untuk menentukan jenis kelamin ialah dengan menyentuh tulang belakangnya. Jika dirasa tulangnya renggang dan agak lemtur sanggup dipastikan bahwa lovebird tersebut betina. Oleh alasannya yaitu itu, ketika membeli ajaklah sobat atau pakar yang sudah jago dalam budidaya lovebird. 

3. Penjodohan Lovebird 
Cara budidaya lovebird untuk pemula bab ketiga meliputi penjodohan lovebird. Sebelumnya, Anda sanggup mempertemukan kedua jenis lovebird di lingkungan yang tenang. Jika mereka semakin bersahabat maka sanggup dipastikan bahwa mereka telah berjodoh. Jika sebaliknya, segera pisahkan dan lakukan uji coba terhadap jenis burung lovebird yang lain. 

4. Pengeraman Telur Lovebird 
Cara budidaya lovebird untuk pemula bab keempat meliputi pengeraman telur lovebird. Peralatan yang harus Anda siapkan, yaitu glodok yang terbuat dari kayu. Jangan lupa meletakkannya di dalam sangkar sebagai kawasan untuk bertelur. 

Jika ada induk yang tidak mau mengerami telurnya, segera pindahkan induk tersebut ke indukan yang mau mengerami telurnya. Erangan dari betina yang mau mengerami telurnya akan merangsang betina lainnya untuk melaksanakan pengeraman telur juga. 

5. Perawatan Anakan Lovebird 
Cara budidaya lovebird untuk pemula bab kelima meliputi perawatan anakan lovebird. Masa yang sempurna ketika melaksanakan perawatan ialah telur sudah berusia 21-23 hari. Jika sudah menetas, segera pisahkan anak dari induknya agar pertumbuhannya optimal. 

Berikan pakan yang sesuai dengan asupan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan lovebird. Pakan yang dipilih harus mengandung mineral, karbohidrat, protein yang banyak ditemukan di sayuran dan buah-buahan. Jangan lupa untuk memperlihatkan pakan yang bervariasi agar lovebird tidak bosan. 

Itulah beberapa trik budidaya lovebird untuk pemula yang praktis. Jangan lupa untuk melaksanakan pengawasan setrik terencana untuk mengantisipasi burung lovebird sakit. Semoga artikel ini sanggup membantu Anda. Selamat mencoba. 

Ciri Dan Cara Menentukan Indukan Lovebird Yang Manis Untuk Diternak

Indukan lovebird yang bagus merupakan salah satu faktor penunjang dan penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak lovebird. Sebab dalam dunia ternak lovebird faktor trah dan keturunan dari indukan masih mempunyai tugas yang sangat besar sekali. Indukan yang manis akan menghasilkan anakan yang manis pula, begitu sebaliknya indukan yang kurang manis biasanya anak-anaknya juga akan kurang berkualitas. Oleh alasannya yaitu itu dalam beternak lovebird anda harus tahu ciri-ciri indukan lovebird yang manis dan anda juga harus bisa membedakan dan mengetahui trik menentukan indukan lovebird yang bagus, sehingga ternak lovebird akan sukses dan cepat panen.

Banyak lovebird mania percaya bahwa faktor keturunan atau faktor trah merupakan penentu kualitas dari lovebird anakan. Indukan lovebird trah jawara ngekek panjang, bila diternak kemungkinan besar juga akan menghasilkan anakan yang bisa ngekek panjang dan menjadi jawara ibarat induknya, bahkan mungkin lebih manis lagi dari induknya. Sebaliknya lovebird sayur yang hanya ngekek kurang dari 5 detik, kemungkinan besar juga hanya akan menghasilkan anakan yang sanggup ngekek serupa dengan induknya. Meskipun tidak menutup kemungkinan lovebird sayur juga bisa menghasilkan anakan jawara yang bisa ngekek panjang.

 merupakan salah satu faktor penunjang dan penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak l Ciri Dan Cara Memilih Indukan Lovebird Yang Bagus Untuk Diternak
BACA JUGA: Cara budidaya ternak lovebird untuk pemula
Pemilihan indukan lovebird yang bagus bukan hanya dilihat dari faktor anakannya saja, tetapi juga dilihat dari bagaimana indukan lovebird tersebut nantinya bisa berproduksi atau tidak ketika diternak. Sebab banyak juga para breeding lovebird pemula dan kecil-kecilan yang gagal lantaran indukannya tidak mau betelur, atau mau bertelur tapi tidak mau menetas. Ada juga indukan lovebird yang mau bertelur dan menetas tapi kemudian justru mematuk anakannya sendiri hingga mati, hal ini biasanya terjadi pada indukan lovebird yang terlalu galak dan mengalami stress.

Ciri-ciri indukan lovebird yang manis untuk ternak

Jika anda peternak lovebird pemula tentu masih sangat membutuhkan acuan dalam hal ciri-ciri indukan lovebird yang baik, tapi bila anda seorang breeder lovebird berpengalaman, tentu hal ini sudah tidak anda butuhkan lagi. Adapun ciri dari indukan lovebird yang baik untuk diternak yaitu sebagai berikut:

1. Indukan lovebird harus sehat

Artinya indukan lovebird yang akan anda ternak harus dalam keadaan sehat dan tidak sedang sakit, lantaran lovebird yang sakit tentu tidak akan bisa untuk produksi, kalaupun bisa produk biasanya anakannya tidak akan tepat atau tertular penyakit dari induknya. Bahkan selain itu penyakit lovebird terkadang juga akan gampang menular pada indukan lovebird yang lainnya. Makara sebaiknya anda jangan menimbulkan lovebird yang sedang sakit untuk menjadi indukan, sebaiknya pisahkan dari lovebird yang lainnya (karantina) agar penyakitnya tidak menular ke lovebird lain..

2. Indukan lovebird tidak cacat

Jika anda ingin beternak lovebird maka sebaiknya jangan setengah-setengah, jadi pilihlah indukan yang baik dan tidak cacat. Jangan memaksakan lovebird cacat untuk dijadikan indukan, lantaran selain susah untuk produksi nanti hasil dari anakannya juga bisa tidak sempurna.

3. Indukan dihentikan stress

Sangat tidak disarankan untuk beternak lovebird dengan indukan yang sedang stress, lantaran hanya buang-buang waktu, tenaga, dan uang saja. Indukan stress kok diternak? Mendingan dirawat dulu agar sembuh, kalau sudah benar-benar sembuh barulah bisa diternak.

4. Indukan lovebird tidak ngelemak

Lovebird yang ngelemak atau kegemukan akan susah sekali untuk diternak, lantaran jangankan untuk produksi, untuk berkicau dan ngekek saja sangat sulit sekali, lantaran lovebird sudah terlanjur ngelemak dan kegemukan. Makara sebaiknya diterapi dulu agar lovebird tidak ngelemak, untuk triknya silahkan baca disini: Cara mengatasi lovebird ngelemak dan kegemukan

5. Indukan pejantan tidak gestang (gesek tangkringan)

Lovebird pejantan yang sering gesek tangkringan sebaiknya anda hindari untuk diternak, alasannya yaitu pejantan jenis ini akan lebih suka menggesek tangkringan daripada mengawini si betina. Makara biasanya indukan lovebird yang jantannya suka gestang akan lebih usang untuk bertelur.

Itulah ciri-ciri indukan lovebird yang manis untuk diternak, kini kita menuju ke trik menentukan indukan yang baik untuk ternak, lantaran bila anda sudah mengetahui ciri-cirinya, kini saatnya anda untuk mengetahui trik memilihnya.

Cara menentukan indukan lovebird yang manis untuk diternak


1.  Pilih indukan lovebird yang berbadan bongsor tapi proporsional, artinya antara kepala, leher, badan, ekor, dan kaki terlihat seimbang dan proporsional, tidak angkuh atau besar badan.

2. Pilih indukan lovebird yang lincah, agresif, aktif, galak, dan bernafsu makan, lantaran itu membuktikan lovebird dalam keadaan sehat wal afiat.

3. Pilih indukan lovebird yang bulunya bersih, halus, tidak kusam, dan tidak rontok. Jika anda beternak lovebird menurut warna, maka pilihlah indukan lovebird yang mempunyai warna menarik dan mempunyai harga jual yang tinggi.

4. Pilih indukan lovebird yang mempunyai sayap mengapit/ menyilang (tidak terbuka), selain itu pilih juga indukan lovebird yang mempunyai mata yang besar dan tajam (tidak sayu)

5. Pilih indukan lovebird yang rajin ngekek atau bahkan bisa ngekek panjang, sehingga nanti keturunannya juga akan bisa ngekek panjang.

6. Pilih indukan lovebird yang sudah memasuki masa produksi dan sudah dalam keadaan birahi, agar lebih cepat bertelur dan menetas. Lovebird yang sudah siap produksi biasanya berusia 8 bulan untuk jantan, dan 1 tahun untuk betina.

7. Pilih indukan lovebird yang sudah berjodoh dan mau kawin, lebih baik lagi bila anda menentukan dan membeli lovebird yang sudah pernah produksi, dan lebih manis lagi indukan lovebird yang sedang produks (sedang bertelur/ meloloh anak)

Catatan ciri dan trik menentukan indukan lovebird yang baik:


1. Jika anda seorang pemula lebih baik anda membeli indukan lovebird dari peternak eksklusif yang sudah anda kenal/ dipercaya, lantaran untuk menghindari adanya penipuan penjual lovebird yang nakal.

2. Jika anda ingin bereksperimen, anda bisa membeli lovebird jantan dan betina setrik terpisah kemudian mejodohkannya sendiri, lantaran bila berhasil merupakan sebuah kepuasan dan kebanggan tersendiri.

3. Anda bisa membeli indukan lovebird siapan, artinya sudah berjodoh dan sudah siap produksi tapi belum pernah produksi, tapi resiko kegagalan dan keberhasilan masih 50:50

4. Paling aman, mudah, dan ceoat yaitu dengan membeli indukan lovebird yang sudah pernah produksi atau bahkan sedang berproduksi (sedang bertelur/ meloloh anaknya), resiko kegagalannya sangat kecil, asal anda tahu trik merawatnya dengan benar.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai ciri-ciri indukan lovebird yang manis serta trik menentukan indukan lovebird yang manis yang sanggup aku tuliskan, semoga bermanfaat dan menambah acuan anda sebelum beternak lovebird.

Cara Menjodohkan Burung Lovebird Muda Dan Menjodohkan Lovebird Dewasa

Kicau-burung.com -Cara menjodohkan burung lovebird intinya hampir sama dengan menjodohkan jenis burung lainnya. Seperti halnya burung merpati yang gres mau kawin dan berproduksi, jikalau sudah merasa cocok dan berjodoh dengan pasangannya maka akan segera kawin dan bertelur. Sepasang lovebird jantan dan betina belum tentu akan berjodoh saat disatukan didalam sebuah sangkar, alasannya yakni jikalau tidak berjodoh justru akan berkelahi dan saling menyakiti.

Dalam menjodohkan lovebird juga diperlukan teknik tertentu, lantaran burung lovebird juga mempunyai feelling menyerupai layaknya manusia. Jika lovebird merasa tidak cocok dengan pasangan yang dijodohkan, maka meskipun disatukan didalam sebuah sangkar, tetap saja mereka tidak berjodoh dan tidak mau berproduksi.

 intinya hampir sama dengan menjodohkan jenis burung lainnya Cara Menjodohkan Burung Lovebird Muda Dan Menjodohkan Lovebird Dewasa
Lovebird berjodoh

Cara menjodohkan lovebird muda


Untuk menciptakan dua ekor burung lovebird yang berlainan jenis dapat berjodoh sebaiknya kedua ekor lovebird tersebut sudah mulai disatukan semenjak masih muda, lantaran akan lebih sulit menjodohkan lovebird jikalau keduanya sudah bakir balig cukup akal dan siap untuk berproduksi. Adapun cara menjodohkan lovebird secara lebih lengkapnya yakni sebagai berikut:

1. Pilih dua ekor burung lovebird jantan dan betina yang masih muda, lalu masukkan kedalam satu sangkar semoga mereka saling mengenal.

2. Biarkan kedua ekor lovebird tersebut saling mengenal dan tumbuh bakir balig cukup akal bersama menjadi sepasang kekasih yang berjodoh. Tanda-tanda jikalau sepasang lovebird telah berjodoh yakni saling bercumbu beradu paruh, atau saling menyisir rambut.

3. Ketika lovebird sudah menginjak usia siap produksi, minimal 8 bulan keatas, atau lebih baik lagi jikalau sudah berumur sekitar 1 tahun. Masukkan sepasang lovebird berjodoh tersebut kedalam sangkar ram/ sangkar ternak lovebird.

4. Jangan lupa untuk menunjukkan sarang untuk bertelur (gelodok) kedalam sangkar ternak yang didalamnya sudah disediakan rumput kering, daun kering, ranting, dan sobekan kain.

5. Dalam waktu 3 hingga 10 hari, burung lovebird yang sudah berjodoh dan siap berproduksi biasanya akan bertelur.
 intinya hampir sama dengan menjodohkan jenis burung lainnya Cara Menjodohkan Burung Lovebird Muda Dan Menjodohkan Lovebird Dewasa
Lovebird tidak berjodoh

BACA JUGA: Cara budidaya ternak lovebird untuk pemula

Cara menjodohkan lovebird dewasa

1. Pilih dua ekor burung lovebird jantan dan betina yang sudah bakir balig cukup akal dan siap produksi, dengan warna apa saja sesuai selera anda.

2. Dekatkan kedua lovebird jantan dan betina tersebut, tetap didalam sangkar masing-masing, dan hanya ditempelkan saja.

3. Biarkan kedua lovebird tersebut saling pandang dan saling mengenal terlebih dahulu.

4. Jika sudah saling mengenal dan tampak akrab, masukkan kedua lovebird berjodoh tersebut kedalam satu kandang.

5. Biarkan mereka saling bercumbu, saling mengadu paruh dan saling menyisir bulu.

6. Ketika dirasa sudah benar-benar berjodoh, pindahkan sepasang kekasih lovebird tersebut kedalam sangkar ternak. Berikan gelodok daerah untuk bertelur dan daun kering, rumput kering, ranting, serta sobekan kain didalamnya.

7. Tunggu selama 3 hingga 10 hari untuk sepasang lovebird tersebut kawin dan bertelur.

 Itulah tips cara menjodohkan lovebird, baik itu lovebird muda maupun lovebird dewasa, semoga proses breeding atau ternak lovebird anda berjalan lancar dan sukses. Senoga bermanfaat.

Pencarian:

  • Menjodohkan lovebird
  • Cara menjodohkan lovebird muda
  • Cara menjodohkan lovebird dewasa
  • Agar lovebird cepat berjodoh
  • Ciri lovebird berjodoh

Cara Menjodohkan Burung Lovebird Muda Dan Menjodohkan Lovebird Dewasa

Kicau-burung.com -Cara menjodohkan burung lovebird intinya hampir sama dengan menjodohkan jenis burung lainnya. Seperti halnya burung merpati yang gres mau kawin dan berproduksi, kalau sudah merasa cocok dan berjodoh dengan pasangannya maka akan segera kawin dan bertelur. Sepasang lovebird jantan dan betina belum tentu akan berjodoh saat disatukan didalam sebuah sangkar, alasannya yakni kalau tidak berjodoh justru akan berkelahi dan saling menyakiti.

Dalam menjodohkan lovebird juga diharapkan teknik tertentu, lantaran burung lovebird juga mempunyai feelling menyerupai layaknya manusia. Jika lovebird merasa tidak cocok dengan pasangan yang dijodohkan, maka meskipun disatukan didalam sebuah sangkar, tetap saja mereka tidak berjodoh dan tidak mau berproduksi.

 intinya hampir sama dengan menjodohkan jenis burung lainnya Cara Menjodohkan Burung Lovebird Muda Dan Menjodohkan Lovebird Dewasa
Lovebird berjodoh

Cara menjodohkan lovebird muda


Untuk menciptakan dua ekor burung lovebird yang berlainan jenis dapat berjodoh sebaiknya kedua ekor lovebird tersebut sudah mulai disatukan semenjak masih muda, lantaran akan lebih sulit menjodohkan lovebird kalau keduanya sudah sampaumur dan siap untuk berproduksi. Adapun cara menjodohkan lovebird secara lebih lengkapnya yakni sebagai berikut:

1. Pilih dua ekor burung lovebird jantan dan betina yang masih muda, lalu masukkan kedalam satu sangkar supaya mereka saling mengenal.

2. Biarkan kedua ekor lovebird tersebut saling mengenal dan tumbuh sampaumur bersama menjadi sepasang kekasih yang berjodoh. Tanda-tanda kalau sepasang lovebird telah berjodoh yakni saling bercumbu beradu paruh, atau saling menyisir rambut.

3. Ketika lovebird sudah menginjak usia siap produksi, minimal 8 bulan keatas, atau lebih baik lagi kalau sudah berumur sekitar 1 tahun. Masukkan sepasang lovebird berjodoh tersebut kedalam sangkar ram/ sangkar ternak lovebird.

4. Jangan lupa untuk menunjukkan sarang untuk bertelur (gelodok) kedalam sangkar ternak yang didalamnya sudah disediakan rumput kering, daun kering, ranting, dan sobekan kain.

5. Dalam waktu 3 hingga 10 hari, burung lovebird yang sudah berjodoh dan siap berproduksi biasanya akan bertelur.
 intinya hampir sama dengan menjodohkan jenis burung lainnya Cara Menjodohkan Burung Lovebird Muda Dan Menjodohkan Lovebird Dewasa
Lovebird tidak berjodoh

BACA JUGA: Cara budidaya ternak lovebird untuk pemula

Cara menjodohkan lovebird dewasa

1. Pilih dua ekor burung lovebird jantan dan betina yang sudah sampaumur dan siap produksi, dengan warna apa saja sesuai selera anda.

2. Dekatkan kedua lovebird jantan dan betina tersebut, tetap didalam sangkar masing-masing, dan hanya ditempelkan saja.

3. Biarkan kedua lovebird tersebut saling pandang dan saling mengenal terlebih dahulu.

4. Jika sudah saling mengenal dan tampak akrab, masukkan kedua lovebird berjodoh tersebut kedalam satu kandang.

5. Biarkan mereka saling bercumbu, saling mengadu paruh dan saling menyisir bulu.

6. Ketika dirasa sudah benar-benar berjodoh, pindahkan sepasang kekasih lovebird tersebut kedalam sangkar ternak. Berikan gelodok kawasan untuk bertelur dan daun kering, rumput kering, ranting, serta sobekan kain didalamnya.

7. Tunggu selama 3 hingga 10 hari untuk sepasang lovebird tersebut kawin dan bertelur.

 Itulah tips cara menjodohkan lovebird, baik itu lovebird muda maupun lovebird dewasa, supaya proses breeding atau ternak lovebird anda berjalan lancar dan sukses. Senoga bermanfaat.

Pencarian:

  • Menjodohkan lovebird
  • Cara menjodohkan lovebird muda
  • Cara menjodohkan lovebird dewasa
  • Agar lovebird cepat berjodoh
  • Ciri lovebird berjodoh

Cara Berternak Burung Lovebird Yang Benar

Burung yang pamornya kian naik daun ialah burung lovebird.harga yang cenderung stabil dan seruan pasar yang kian ramai maka tidak heran jikalau banyak kalangan yang ingin mencicipi manisnya penghasilan dari perjuangan berternak burung lovebird ini.
Sebenarnya burung lovebird sudah usang di budidayakan,namun ada sebagian yang masih belum mengerti cara yang benar mengenai berternak burung paruh bengkok ini.
Ternak lovebird menjadi salah satu perjuangan yang sangat menjanjikan, mengingat banyaknya peminat burung ini di pasaran. Selain itu, lovebird juga menjadi salah satu burung primadona yang sangat terkenal di seluruh negeri. Bagi sahabat yang berminat untuk memulai perjuangan budidaya ternak burung lovebird, maka ada beberapa cara yang perlu kalian ketahui serta perlu di catat semoga dapat menjadi pelajaran yang bermanfaat dan tentunya akan berhasil dalam menjalani perjuangan ini.

Dalam dunia perjuangan atau bisnis kita harus siap dalam persaingan,pasalnya penangkaran burung lovebird akhir-akhir ini selalu ramai di perbincangkan.berawal dari peminat yang terus bertambah,maka tidak heran jikalau persaingan juga kian bertambah banyak, lantaran tidak hanya di kota-kota besar saja yang tertarik untuk memelihara burung ini, di perdesaan pun mulai banyak yang menggantang burung ini di teras rumah mereka serata dalam ajang perlombaan yang selalu dibuka kelas buat burung lovebird.

Ternak lovebird dapat dibilang susah-susah gampang, susah bila masih awam dan mudah bila sudah cukup banyak pengalaman.
Seseorang yang sudah bertahun-tahun menggeluti dunia perjuangan penangkaran burung lovebird dapat dengan mudah mengatasi segala permasalahan dan memenuhi apa saja kebutuhan dari burung lovebird itu sendiri.
Untuk para pemula jangan pantang mengalah dan frustasi jikalau pernah mencicipi pahitnya kegagalan.mulai ketika ini carilah ilmu dan ambil keuntungannya sehingga kedepannya kita dapat mencicipi manisnya perjuangan yang kalian jalani.
Berternak burung lovebird pun akan semakin mudah bila anda terus berusaha dan belajar, terutama dalam hal perawatan serta mengatasi gangguan yang menciptakan kalian gagal.

Seorang breedeer (peternak) biasanya mempunyai cara sendiri-sendiri dalam mengembangbiakan burung yang sangat menarik ini.
Sejatinya, Lovebird berasal dari benua Afrika. Burung ini bersifat monogami, namun juga dapat dikembangbiakkan dengan cara poligami. Burung lovebird mempunyai bunyi yang sangat berkarakter, terkenal dengan ngekek nya yang khas,rapat serta panjang.
Untuk dapat sukses berternak burung lovebird, anda diharuskan mengetahui beberapa faktor-faktor penting yang akan mendukung kesuksesan penangkaran, diantaranya adalah:

MEMILIH JENIS KELAMIN

Jika masih awam membedakan jenis kelamin antara lovebird jantan dengan lovebird betina terkadang sangat sulit, bahkan seorang profesionalpun masih dapat salah. Walau demikian, anda tidak perlu khawatir lantaran ada beberapa cara yang dapat kita gunakan untuk mengetahui jenis kelamin dari lovebird, Diantaranya ialah:
lovebird Betina biasanya mempunyai ukuran badan yang lebih besar dari pada pejantan. Meski demikian, biasanya ukuran kepala betina sedikit lebih kecil.
Jenis betina mempunyai tulang tulang pubis yang jarakbya lebih lebar lantaran akan dipakai untuk bertelur.
Kalian dapat juga melihat perbedaan antara pejantan dan betina pada ketika mereka bertengger.
Jaki lovebird betina akan sedikit renggang dibandingkan pejantan.
Jangan tertipu dengan lovebird yang berpasangan. Terkadang Lovebird jantan dapat berpasangan dengan pejantan lainnya. Begitu juga sebaliknya. Dengan kata lain, ada banyak Lovebird yang berpasangan sesama jenis.
Bentuk badan dari lovebird betina biasanya lebih bundar dan terasa berisi. Betina juga biasanya mempunyai bunyi kekek yang lebih panjang.
untuk lebih jelasnya kalian dapat simak mengenai ciri lovebird jantan dengan betina melalui website ini di arsip blog.

FAKTOR USIA DAN KUALITAS

Usia produktif seekor lovebird pejantan yang sudah siap untuk tangkarkan ialah pada usia 8 bulan. Sedangkan untuk betina idealnya harus lebih bau tanah sekitar berusia 1 tahun.
Jika anda ingin menghasilkan burung lovebird yang mempunyai kualitas bagus, sebaiknya anda menentukan betina yang juga mempunyai kualitas bagus. Namun apabila anda menginginkan warna yang bagus, sebaiknya anda juga mencoba mengawinkan antara satu pejantan dengan beberapa betina yang mempunyai kualitas warna yang bagus. Anda juga dapat melaksanakan proses penangkaran dengan metode poligami, ibarat satu pejantan dikawinkan dengan tiga betina,namun kita perlu fokus pada penangkaran proses standart terlebih dahulu.

SANGKAR KHUSUS TERNAK

Sangkar buat ternak burung lovebird idealnya beeukuran 60×35cm dan jangan lupa untuk memperlihatkan kawasan bertelur dan mengeram (sarang), anda dapat membuatnya dari kotak yang berukuran 20 x 25cm dan didalamnya kalian isi dengan daun kering,serbuk kayu atau boleh kalian beli di kios burung terdekat yang sudah banyak tersedia.namun yang paling baik ialah Serbuk kayu bekas gergaji,yang diyakini berfungsi untuk menyerap setiap kotoran atau sesuatu yang lembab.Jenis burung ini sangat suka bertengger sehingga usahakan untuk tidak lupa memberikannya kawasan bertengger, dapat terbuat dari kayu atau ranting pohon yang mempunyai tekstur berangasan dan juga kuat.

PROSES PENJODOHAN

Setelah mendapat indukan jantan dan betina yang bagus,kalian jangan pribadi terburu-buru dengan cara kedua indukan tersebut pribadi kalian kumpulkan jadi satu.lovebird yang belum terbiasa di kawasan tinggal yang gres dan belum saling kenal dengan lawan jenisnya biasanya akan bertengkar jikalau pribadi kalian kumpulkan.
Kita lakukan inisiatif terlebih dahulu semoga kedua indukan dapat berjodoh dengan cara:gantang secara berdekatan selama beberapa hari dalam sangkar yang berbeda.proses ini memerlukan waktu yang cukup usang dan butuh pemantauan yang ketat.
Jika kedua indukan mulai rukun dan kedua indukan sudah memperlihatkan sikap ingin di kawinkan,maka kedua indukan dapat kalian kumpulkan dalam satu sangkar.
Tempatkan mereka didalam satu kandang, biasanya mereka akan kawin, dan kemudian risikonya dapat kita lihat antara 5 hingga 10 hari sehabis perkawinan terjadi.jika bertelur berarrti selama proses kawin kedua indukan tersebut dapat dibilang sempurna.
Namun jangan berhenti disitu saja,karna telur yang di hasilkan harus juga berkualitas.telur yang berkualitas nantinya akan menetas dan menghasilkan anakan yang sehat.sedangkan telur yang tidak berkualitas merupakan telur yang tidak mengandung sel ovum,sehingga tidak akan dapat menetas dan menghasilkan calon anakan.
Oleh alasannya ialah itu semoga menghasilkan telur yang berkualitas kita perlu memperlihatkan pakan kepada indukan yang mempunyai banyak multivitamun,protein,mineral dan kalsium.

PROSES INKUBASI (MENGERAM)

Waktu inkubasi (mengeram) berlangsung antara 22 hingga 25 hari. Proses mengeram tersebut sebaiknya indukan jangan diganggu dan jangan selalu menciptakan kaget.suasana yang nyaman dan juga hening perlu kalian perhatikan dengan sungguh-sungguh.
Perhatikan kualitas pakan dan minum,selalu kontrol dan beri yang terbaik semoga asupan nutrisi indukan selama mengeram selalu terpenuhi.

PERAWATAN KETIKA TELUR SUDAH MENETAS
Makanan Anakan burung lovebird untuk pertama kali harus mempunyai tekstur lunak yang mudah dicerna dan banyak mengandung gizi tinggi.kualitas pakan sangat menentukan pertumbuhan anakan lovebird kedepannya.kita dapat mengkonsumsikan biji-bijian yang bragam ibarat canariseed,miled putih,jewawut dan kwaci.sedangkan untuk sayuran yang banyak mengandung gizi ialah jagung muda,kangkung dan kecambah.
Sekarang ini ada banyak jenis masakan untuk anakan lovebird yang dapat ditemukan di toko dan kios burung. Berikan pula tetes cair atau serbuk multivitamin untuk menjaga kesehatan dan kekebalan badan dari pabyakit.
Jika kalian mempunyai banyak waktu luang,maka kalian dapat juga meloloh anakan lovebird tersebut dengan masakan racikan khusus semoga capat besar dan tumbuh bongsor.kalian dapat memakai sumbangan suntikan tanpa jarum untuk meloloh belum dewasa burung tersebut semoga lebih mudah dan praktis.

PENTING!!!
Selama proses inkubasi (mengeram) hingga telur menetas,indukan tidak perlu kalian terapkan pemandian dan penjemuran.
Kebersihan sangkar selalu kalian jaga,karna sisa kotoran dan sisa masakan yang jatuh dapat mengundang virus jahat dan serangga yang dapat membahayakan calon anakan.
Sayur dan air minum di usahakan di ganti dengan yang gres setiap hari.

Sekian dan semoga bermanfaat.jangan lupa bantu share kepada yang lain.terima kasih dan salam satu hobi.

Search

Popular Posts

Blog Archive