Ciri-Ciri Fisik/Katuranggan Trotolan Murai Kerikil (Mb) Yang Anggun Dan Prospek

Setiap individu Murai Batu (MB) apapun jenisnya niscaya mempunyai abjad dan kualitas berbeda-beda, baik dari segi mental, kecerdasan, maupun kemampuannya dalam berkicau masing-masing niscaya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Jika kita berniat memelihara Murai Batu (MB) dari anakan/trotolan, maka kita harus mengetahui ciri-ciri fisik/katuranggannya semoga mendapat anakan/trotolan Murai Batu yang berkualitas.

Karena bila kita menentukan untuk memelihara Murai Batu (MB) anakan/trotolan, maka kita tidak bisa melihat secara pribadi ibarat apa kualitas dari trotolan Murai Batu tersebut. Berbeda bila kita membeli Murai Batu berakal balig cukup akal yang sudah jadi (gacor), yang bisa pribadi kita pantau ibarat apa kualitasnya, baik dari segi mental maupun suaranya.

Dan berikut ini yaitu beberapa ciri-ciri anakan/trotolan Murai Batu (MB) yang prospek:

Pengaruh genetik

Faktor keturunan sangat menentukan kualitas dari anakan/trotolan Murai Batu (MB), alasannya yaitu anakan Murai Batu mempunyai kemungkinan besar mewarisi kemampuan/talenta dari indukannya, baik bakat dari indukan jantan maupun indukan betina.

Salah satu cara untuk mendapat anakan/trotolan Murai Batu (MB) yang berkualitas yaitu dengan membelinya dipenangkaran, alasannya yaitu kita bisa tau silsilah keturunannya.

Perilaku

Karakter dari masing-masing anakan Murai Batu (MB) niscaya berbeda-beda, dan perbedaan abjad tersebut bisa kita lihat bila kita melolohnya sendiri.

Anakan Murai Batu (MB) yang berkualitas dan mempunyai mental yang manis bisa dilihat dari perilakunya yang lebih aktif meminta makan dengan bukaan paruh paling lebar, teriakannya paling keras, dan paling lebih banyak didominasi di antara anakan lainnya dengan sering merebut jatah pakan untuk anakan lainnya.

Jika anakan Murai Batu (MB) diloloh oleh indukannya, abjad dari masing-masing anakan bisa lebih terlihat alasannya yaitu indukan Murai Batu justru akan lebih memperhatikan/memprioritaskan untuk memberi makan anaknya yang paling kuat dan aktif.

Hal itu yaitu insting dari indukan Murai Batu (MB) yang mungkin menganggap bahwa anakan tersebutlah yang paling mempunyai kemungkinan untuk hidup dan akan menjadi pewarisnya.

Anakan Murai Batu (MB) dengan abjad demikian nantinya sesudah berakal balig cukup akal akan mempunyai mental fighter yang tangguh (tipe fighter tinggi). Karakter tersebut sudah terlihat dari perilakunya yang terlihat paling bernafsu dan paling kuat di antara yang lainnya.

Sifat egois dan mau menang sendiri tersebut justru yang harus dimiliki oleh Murai Batu (MB) lapangan, alasannya yaitu Murai Batu yaitu jenis burung fighter yang akan mempertahankan wilayah teritorialnya mati-matian.

Katuranggan

• Pilih trotolan Murai Batu (MB) yang mempunyai ukuran kepala besar, alasannya yaitu biasanya Murai Batu (MB) yang berkepala besar mempunyai kecerdasan dan kemampuan untuk merekam suara-suara masteran dengan lebih baik. Dari segi penampilan juga akan terlihat lebih sangar bila mempunyai kepala yang besar.

• Pilih trotolan Murai Batu (MB) yang mempunyai Mata besar dan melotot dengan sorot mata yang tajam seolah mengintimidasi. Murai Batu dengan ciri tersebut mempunyai mental fighter yang tangguh dan akan mengintimidasi lawannya dengan tatapan matanya.

• Pilih trotolan Murai Batu (MB) yang mempunyai paruh besar dan terlihat kokoh pada bab pangkalnya, serta mempunyai sobekan lisan yang lebar hingga mendekati matanya. Bentuk paruh ibarat itu akan menghasilkan bunyi dengan volume keras dan tembus.

• Pilih Murai Batu (MB) yang mempunyai leher besar, panjang dan kokoh, atau biasa disebut leher beton alasannya yaitu cenderung mempunyai volume bunyi di atas rata-rata, tapi bunyi yang dihasilkannya lebih lebih banyak didominasi suara-suara tembakan, dan akan terdengar kaku ketika membawakan lagu-lagu ngeroll.

Sedangkan Murai Batu (MB) yang mempunyai leher lebih kecil dan panjang mempunyai kemampuan membawakan lagu-lagu dengan irama yang lebih merdu dibanding Murai Batu yang mempunyai leher besar dan kokoh. Murai Batu yang mempunyai leher kecil dan panjang cenderung mempunyai tipe bunyi roll tembak yang harmonis.

• Pilihlah trotolan Murai Batu (MB) yang mempunyai postur badan panjang alasannya yaitu akan terlihat lebih gagah dan atletis. Murai Batu dengan ciri tersebut di yakini mempunyai nafas yang lebih panjang dan stamina yang lebih mumpuni, sehingga durasi kerjanya bisa lebih maksimal.

• Pilih Murai Batu (MB) yang mempunyai sayap yang panjang menjuntai hingga menyentuh ekornya. Dengan ukuran sayap yang panjang, Murai Batu bisa terbang lebih cepat dan bisa terbang menjelajah lebih jauh untuk mencari sumber makanan.

Jika Murai Batu (MB) di karuniai sayap yang panjang, tentunya Murai Batu tersebut juga dibekali stamina yang prima serta nafas yang panjang semoga bisa memakai sayapnya tersebut untuk terbang lebih cepat dan lebih jauh.

• Pilihlah Murai Batu (MB) yang mempunyai ukuran kaki besar dengan jari-jari kaki yang panjang. Karena semakin panjang jari-jari kakinya, maka semakin kuat pula cengkeraman kakinya pada tangkringan ketika Murai Batu tersebut sedang bertarung mengeluarakan segala kemampuan berkicaunya. Sedangkan untuk warna kaki bekerjsama tidak besar lengan berkuasa pada mental Murai Batu (MB).

• Pilihlah Murai Batu (MB) dengan daun ekor yang tipis alasannya yaitu lebih ringan dan tidak akan membebani Murai Batu pada dikala bertarung. Begitu juga dengan ukuran panjang ekornya, bila tujuannya untuk dilombakan maka jangan menentukan Murai Batu dengan ukuran ekor yang terlalu panjang, alasannya yaitu akan membebani dan menghambat gerakan Murai Batu ketika sedang ngeplay sehingga staminanya akan lebih cepat terkuras.

• Pilih Murai Batu (MB) dengan warna bulu hitam pekat dan mengkilap kebiruan, alasannya yaitu rata-rata Murai Batu dengan warna bulu hitam mengkilap kebiruan mempunyai mental yang manis (tipe fighter tinggi) dibandingkan dengan Murai Batu kebanyakan.

Ciri-ciri Murai Batu (MB) di atas bisa kita gunakan untuk menentukan Murai Batu trotolan dan juga Murai Batu materi yang belum bunyi untuk meramal potensinya di masa depan.

Sedangkan untuk ciri-ciri Murai Batu (MB) dengan melihat warna bulunya hanya bisa dipakai untuk Murai Batu berakal balig cukup akal dan juga Murai Batu muda hutan (MH).

Tapi bila kita membeli Murai Batu (MB) yang sudah jadi (gacor), dan kita sudah mendengar ibarat apa suaranya atau sudah melihat performanya secara langsung, maka duduk kasus ciri-ciri fisik/katuranggan tersebut tidak perlu dihiraukan lagi.

Baca juga:

Pemasteran Murai Batu (MB) trotolan yang sempurna dan efektif

Tips merawat beberapa ekor Murai Batu (MB) dalam satu rumah

Cara menjinakkan Murai Batu (MB) yang giras dan glabrakan

Ciri-ciri Murai Batu (MB) bermental petarung

Demikian sedikit gosip ihwal ciri-ciri fisik/katuranggan trotolan Murai Batu (MB) yang manis dan prospek. Untuk gosip lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Murai Batu (MB) trotolan

Memilih Murai Batu Berkualitas Dengan Harga Standar

Memilih Murai Batu Berkualitas Dengan Harga Standar

Murai batu yang gacor atau rajin berbunyi sudah pasti menjadi dambaan para kicau mania, dan semua orang yang memilihara burung murai batu pasti menginginkan burung murai batunya cepat rajin berkicau dan berprestasi. Untuk mendapatkan semua itu pasti tidaklah gampang, bisa dengan cara datang ke latber burung murai batu dan bisa menamati mana burung yang berkicau dan membelinya, pasti anda akan mendapatkan burung murai batu yang gacor. Akan tetapi harga dari burung tersebut bisa diatas rata-rata, untuk saat ini jenis burung murai batu yang paling di gemari adalah burung murai medan dan murai kalimantan, untuk murai medan sendiri harga murai relativ lebih mahal jika di bandingkan dengan jenis burung murai lain.

Untuk anda penggemar burung murai batu ada cara lain untuk Memilih Murai Batu Berkualitas Dengan Harga Standar akan tetapi mendapatkan burung yang berkwalitas yaitu dengan cara membeli burung murai batu bakalan maupun burung murai batu anakan atau trotol, mngkin cara ini tidak semudah membeli burung di arena latber, maka dari itu sebelum anda ingin membeli burung murai batu alangkah baiknya jika anda mengetahui ciri-ciri burung murai batu yang kira-kira memiliki prospek untuk kedepanya akan anda ikut sertakan dalam lomba atau hanya sebagai peliharaan kesayangan di rumah.

Sebelum anda Memilih Murai Batu Berkualitas Dengan Harga Standar yang masih bakalan, kalo bisa lihat indukanya terlebih dahulu usahakan pilih anakan burung murai batu yang indukanya sudah jelas prestasi dan kicauannya, akan tetapi hal tersebut tidak menjamin bakalan murai batu tadi 100% bisa mirip induknya atau lebih baik dari induknya, anda juga harus memperhatikan bargaimana anakan burung murai batu tersebut.
walaupun burung masih muda, pilihlah burung murai yang memiliki kaki yang terlihat kering seperti burung murai yang sudah berumur, Memilih Murai Batu Berkualitas Dengan Harga Standar untuk warna kaki saya sarankan pilih burung murai dengan warna kaki hitam, dan yang paling penting adalah kaki tersebut terlihat kering.

Memilih Murai Batu Berkualitas Dengan Harga Standar yang bagus dilihat dari sorot matanya yang tajam dan terlihat ganas, burung murai yang memiliki bola mata bulat besar dan seolah-oalh bola mata tersebut akan keluar bisa dipastikan lebih bagus. Kepala cepak atau yang mirip kepala juga bisa lebih baik, Leher panjang dan besar biasanya burung murai batu yang memiliki leher panjang dan tebal memiliki suara yang keras dan mantep.
Untuk ciri-ciri burung murai batu berkualitas bagus pada usia anakan bisa anda lihat sebagai berikut :
Suara atau ketrekan
Murai batu anakan atau bakalan yang bagus adalah burung yang mempunyai suara atau ketrekan yang keras. Ketrekan atau suara trek…trek..trek pada burung anakan murai batu akan diperdengarkan apabila burung murai batu merasa ada sesuatu yang mencurigakan. Suara ketrekan pada murai batu anakan yang bagus terdengar menyambung atau tanpa jeda yang lama. Potensi pada suara ini akan terus berkembang apabila anda merawat burung dengan baik.
Ukuran dan bentuk fisik
Anakan burung murai batu anakan yang bagus mempunyai bentuk tubuh yang besar serta panjang. Pada saat dewasa burung yang memiliki ukuran tubuh besar panjang, akan terlihat gagah apabila mengeluarkan kicauan sehingga bisa mempengaruhi  mental burung lain apabila di ikut sertakan dalam kontes burung berkicau.

untuk bentuk Kepala
Untuk kebanyakan burung murai batu, bentuk kepalanya agak bulat. Tetapi untuk burung murai batu yang bagus adalah burung dengan kepala tidak bulat, atau berkepala agak gepeng. Kepala yang agak gepeng pada burung murai batu akan menambah penampilan dan gaya pada saat berkicau.
untuk bentuk Paruh
Paruh murai batu yang bagus adalah burung dengan paruh yang tidak terlalu tebal namun panjang. Murai batu yang mempunyai paruh seperti ini akan mempunyai suara yang keras, dan tajam.
untuk bentuk Leher
Pada umumnya leher murai batu yang panjang, akan mengeluarkan kicauan yang juga panjang. Selain suara panjang, leher panjang pada murai batu juga akan terlihat lebih gagah pada saat berkicau.
untuk bentuk Mata
Untuk mata murai batu, pilihlah anakan murai yang memiliki mata besar bulat atau melotot. Mata yang besar pada murai batu mempunyai sifat yang galak dan juga mental yang kuat. Sehingga apabila di ikut sertakan dalam kontes, mempunyai sifat agresif.
untuk bentuk Kaki
Pilihlah anakan murai batu yang berkaki sehat dan tidak mempunyai cacat atau luka. Umumnya warna kaki murai batu mempunyai warna cokelat muda, kemerah-merahan, dan juga kuning keputihan. Tetapi untuk warna kaki pada murai batu yang bagus adalah warna kaki coklat kehitaman. Murai batu yang mempunyai warna seperti ini, mempunyai mental yang kuat.
untuk bentuk Ekor


Ekor pada anakan murai batu haruslah panjang, dan jangan memilih burung yang tercabut ekornya pada waktu masih anakan, dikarenakan burung akan menjadi trauma sehingga akan mengurangi agresifitas burung dalam berkicau.
Selain ciri-ciri anakan murai batu yang bagus yang harus anda ketahui, anda juga perlu tahu cara membedakan murai batu betina dan murai batu jantan. Ini sangatlah penting bagi anda yang ingin memelihara murai batu, ataupun ingin membudidayakan murai batu dengan cara beternak.

Untuk murai batu yang bagus dan nyaring suaranya adalah murai batu yang berkelamin jantan, dan untuk betinanya juga bisa berkicau namun jarang mengeluarkan kicauannya dan juga suaranya lebih kecil.

Pada dasarnya burung murai batu yang di  jual di pasaran mempunyai tiga jenis yaitu murai batu dewasa, murai batu muda hutan, dan juga murai batu anakan. Untuk membedakan antara jantan dan betina pada murai batu dewasa dan muda hutan tidaklah terlalu sulit, tetapi membedakan murai batu anakan haruslah kita lihat dengan teliti dan tahu cara membedakannya.
Untuk bisa membedakan murai batu lihat dari fisik burung diantaranya adalah :

Burung murai dewasa dan muda hutan jantan

Untuk bisa mengenali murai batu jantan, kita bisa lihat dari bulunya yang hitam pekat, terutama di bagian batas warna antara warna hitam dan coklat. Badan burung besar, ekor panjang dan lebar, sedangkan kaki terlihat kasar.

Burung murai batu dewasa dan muda hutan betina

Kalau warna hitam pada murai jantan diantara warna hitam dan coklat berwarna hitam pekat, tidak begitu dengan yang betina. Murai batu betina mempunyai warna hitam keabu-abuan diantara warna hitam dan coklat. Badan burung kecil, dan ekor lebih pendek serta kecil. Untuk kaki akan terlihat lebih halus dibandingkan dengan murai jantan.
Burung murai batu anakan jantan
Pada warna bulu dada yang setelah dewasa nanti berwarna hitam, terlihat bintik-bintik atau totol warna coklat, badannya besar, serta ekornya panjang dan besar serta pada warna sayap belum berwarna hitam seluruhnya juga terdapat totol coklat.

Burung murai batu anakan betina

Pada bulu bagian dada yang akan berwarna hitam apabila sudah dewasa nanti, berwarna hitam keabu-abuan di sertai warna bulu muda keputihan dan coklat sedikit yang memanjang ke bawah. Badan burung terlihat kecil serta ekornya pendek kecil.
Itulah cara mengetahui ciri murai batu anakan berkualitas yang perlu anda ketahui. Dengan mengetahui ciri fisik burung murai batu, maka anda nantinya tidak akan salah pilih dalam membeli murai batu, baik yang masih anakan ataupun yang sudah dewasa. Selain itu anda juga bisa membedakan jenis kelamin burung tersebut. Semoga tips di atas tadi bisa bermanfaat bagi anda

kelas murai batu borneo kini mulai ramai di lomba burung

murai batu borneo atau kalimantan kini mulai ramai dan masuk kelas di beberapa lomba di daerah

Ciri Ciri dan Kelebihan Murai Batu Borneo
Di Indonesia Murai Batu dibedakan berdasarkan asalnya. Terdapat dua jenis Murai Indonesia yang terkenal di kalangan pecinta burung yaitu Murai Batu Sumatera dan Murai Batu Kalimantan. Masing-masing daerah juga memiliki beberapa varian lagi. Murai Batu Sumatera ada yang berasal dari Aceh, Medan, Bengkulu dan Lampung. Murai Batu Kalimantan ada dua jenis yaitu yang berasal dari Banjar dan Palangkaraya. Jenis Murai Batu Kalimantan banyak digemari karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan Murai Batu dari Sumatera. Meski begitu, kicauan Murai Batu Kalimantan tidak kalah. Murai Batu Borneo dikenal memiliki suara ngeroll, dan memiliki perilaku ngobra saat berkicau dan ini sudah menjadi bagian dari identitasnya. Murai Batu Kalimantan juga dikenal dengan sebutan Murai Batu Borneo. Pecinta burung perlu juga untuk memahami ciri ciri dan kelebihan Murai Batu Borneo yang bagus.

kelebihan suara murai batu borneo:
kelebihan yang paling menonjol pada murai batu kalimantan di stamina dan tenaga saat murai batu ini ikut lomba, suara yang di keluarkan lebih stabil normal dan mampu bertahan lama, burung tidak cepat lemas

Berbagai Ciri Ciri dan Kelebihan Murai Batu Borneo yang Bagus
Murai Batu Borneo sendiri terbagi ke dalan tiga sub spesies atau ras. Ras Palangka, Ras Banjar dan Ras Mahkota. Ketiganya berasal dari tiga daerah yang berbeda di Kalimantan. Sebenarnya agak sulit untuk mengenali ciri ciri dan kelebihan Murai Batu Borneo yang bagus, karena Murai Batu asal Indonesia seluruhnya sangat mirip baik bentuk fisik maupun suaranya. Meski begitu, sebenarnya beberapa bagian tubuh dari Murai Batu bisa menjadi penanda asal Murai Batu serta rasnya. Murai Batu Borneo memiliki cirri khusus pada ekor yaitu pada warna pada bagian bawah ekornya. Ekor Murai
Batu Borneo berwarna putih polos di bagian bawahnya dengan semburat kehitaman pada bagian ujungnya. Sedangkan ekor pada bagian atasnya seluruhnya berwarna hitam.

Ciri-ciri lainnya adalah:

    Panjang ekor sekitar 8-13 cm.
    Karakter suara kicauan tidak mengkristal.
    Warna bulu di bagian dada coklat kekuning-kuningan cerah.
    Memiliki kemiripan panjang, biasanya antara yang putih dan hitam.

Selanjutnya untuk memilih Murai Batu Borneo dengan kualitas super juga diperlukan pengetahuan mengenai ciri-ciri dan kelebihan Murai Batu Borneo yang bagus. Terdapat beberapa crri Murai Batu Borneo yang bagus dan super, diantaranya:

    Bentuk fisik Murai Batu Borneo lebih kecil dibandingkan Murai Batu Medan atau Aceh. Pad bagian dadanya berwarna coklat muda yang cerah.
    Bagian punggung, leher, kepala memiliki warna bulu gradasi dari hitam pekat sampai sedikit cerah dan ini merupakan warna yang menjadi cirri khas Murai Baru Borneo.
    Ekor Murai Batu Kalimantan berkisar antara 8-14 cm lebih pendek bila dibandingkan panjang ekor burung lain yang bisa mencapai 35 cm. Bentuk ekornya lurus namun pada bagian ujungnya melebar. Ujung melebar pada ekor merupakan ciri khas dari Murai Batu Borneo.
    Suara kicauan burung Murai Batu Borneo memiliki karakter yang khas. Suaranya rendah, tidak keras, dan tidak mengkristal.

Demikian ciri ciri dan kelebihan Murai Batu Borneo yang bagus. Oleh karena burung Murai Batu memiliki banyak kemiripan satu sama lain, maka harus benar-benar memperhatikan detail cirri tubuhnya. Pecinta burung yang masih pemula seringkali mengalami kesulitasn dalam mengenali cirri-ciri ini memang. Kejelian sangat diperlukan ketika memilih Murai Batu Borneo. Bila salah pilih, bisa-bisa gagal mendapatkan Murai Batu Borneo berkualitas. Secara garis besar, dari semua cirri fisik yang ada, Murai Batu Borneo memiliki tubuh yang lebih panjang dan langsing dibandingkan dengan Murai Batu Sumatera.

Tips Menentukan Trotolan Murai Kerikil (Mb) Yang Berkualitas

Bagi para pemain Murai Batu (MB) senior tentunya sudah hafal ciri-ciri anakan Murai Batu yang prospek dan berkualitas. Tapi bagi para pemain pemula, tentu tidak gampang untuk menentukan anakan Murai Batu yang mempunyai prospek anggun nantinya.

Sebelum kita tetapkan untuk membeli anakan/trotolan Murai Batu (MB), kita harus mengamati terlebih dulu ciri-ciri fisik maupun bunyi dari burung tersebut.

Dengan begitu, kita sanggup mendapat anakan/trotolan Murai Batu yang berkualitas, apalagi bila tujuan kita memelihara Murai Batu tersebut yaitu untuk di ikut sertakan dalam lomba burung kicau, tentunya pemilihan materi yang mempunyai prospek lapangan menjadi syarat utama yang harus diperhatikan biar kita tidak membuang-buang waktu, tenaga, dan juga biaya yang tidak sedikit untuk merawat Murai Batu tersebut dari anakan/trotolan, tapi sehabis cukup umur justru tidak ibarat yang kita harapkan.

Untuk mengenali anakan/trotolan Murai Batu (MB) yang mempunyai kualitas bagus, maka perlu diperhatikan ciri-cirinya terlebih dulu.

Anakan/trotolan Murai Batu (MB) yang anggun sanggup dikenali dari tingkah lakunya yang sangat aktif dengan bunyi ketrekan yang keras dan nyambung (dobel).

Suara ketrekan tersebut akan diperdengarkan saat Murai Batu (MB) merasa terancam atau ada sesuatau yang mencurigakan.

Jika anakan/trotolan Murai Batu (MB) mempunyai bunyi ketrekan demikian, berarti anakan/trotolan Murai Batu tersebut mempunyai potensi bunyi yang anggun sehabis cukup umur nanti.

Baca juga:

Ciri-ciri fisik/katuranggan trotolan Murai Batu (MB) yang anggun dan prospek

Pemasteran Murai Batu (MB) trotolan yang sempurna dan efektif

Ciri-ciri khusus yang membedakan Murai Batu (MB) jantan dan betina trotolan

Perawatan yang sempurna untuk Murai Batu (MB) mabung/ngurak

Demikian sedikit warta ihwal tips menentukan trotolan Murai Batu (MB) yang berkualitas. Untuk warta lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Murai Batu (MB) trotolan

Ciri-Ciri Murai Kerikil Yang Berkualitas Bagus

Ciri-Ciri Murai Batu Yang Berkualitas Bagus - Selamat pagi teman kicaukan, bahagia sekali berjumpa dengan anda dalam keadaan sehat. Tahukah anda wacana burung murai batu? Ya, burung murai kerikil (Copsychus malabaricus) yakni salah satu burung kicau yang mempunyai bunyi yang manis dan banyak diminati oleh para pecinta burung. 

Burung yang mempunyai panjang 14-17 cm ini populasinya semakin sedikit alasannya perburuan yang gencar. Burung murai batumasuk dalam famili Muscicapidae atau burung cacing. Ciri-ciri fisik dari murai kerikil adalah 
warna tubuh hampir seluruhnya hitam, kecuali bab bawah tubuh berwarna merah cerah hingga jingga kusam, terdapat sedikit semburat biru di bab kepala, ekor panjang akan naik / tegak ketika sedang dterkejut atau berkicau. 

 bahagia sekali berjumpa dengan anda dalam keadaan sehat CIRI-CIRI MURAI BATU YANG BERKUALITAS BAGUS


Nah kalau anda ingin mempunyai atau membeli murai kerikil yang berkualitas, maka anda perlu teliti dan tidak sembarangan. Murai kerikil yang berkualitas tinggi mempunyai beberapa ciri yang wajib diketahui oleh pemilik atau pembeli. 

Berikut yakni ciri-ciri murai kerikil yang berkualitas manis : 

  1. Berjenis kelamin jantan. Ciri murai kerikil jantan yakni berwarna hitam mengkilap dan mempunyai ekor yang lebih panjang dari murai kerikil betina. 
  2. Memiliki leher yang panjang dan kencang. Leher yang demikian menunjukkan kemampuan mengeluarkan bunyi dan power secara maksimal. 
  3. Panjang ekornya harmonis dengan postur tubuh dan agak lentur. 
  4. Nafsu makan tinggi dan lincah, alasannya itu yakni salah satu tanda bahwa sang murai kerikil mempunyai mental yang bagus. 
  5. Cengkeraman kaki kuat.
  6. Sayap yang rapat.
  7. Kepala berbentuk kotak, mata lingkaran besar dan melotot. Ini mengambarkan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  8. Memiliki ukuran yang sedang - cukup panjang dan serasi, baik leher, ekor, maupun kaki. 
  9. Memiliki paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bab bawah lurus dan posisi lubang hidung akrab dengan posisi mata.


Nah demikianlah beberapa ciri murai kerikil yang berkualitas bagus. Makara jangan hingga anda salah menentukan murai kerikil ketika membelinya. 

Demikian isu yang sanggup kami sampaikan, supaya bermanfaat bagi teman kicaukan dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Kicaukan untuk mendapat banyak sekali isu menarik seputar burung dan perawatannya. Salam kicau.

Foto Burung Murai Kerikil Gambar Aneka Jenis Burung Murai Gres Tips Cara Perawatan

FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan

FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan

Karakter dan sifat burung Murai Batu, cara menentukan burung Murai Batu, cara merawat burung Murai Batu, cara memaster burung Murai Batu, makanan, vitamin, mineral, hormon, asam mino dan obat untuk burung Murai Batu dan tips seputar burung Murai Batu.

Pemilihan Bakalan (Bahan), Perawatan Harian, Perawatan Pra Lomba, Perawatan Pasca Lomba dan Perawatan Mabung untuk Burung Murai Batu (White-Rumped Shama)

Burung Murai Batu merupakan salah satu burung berkicau cerdas terbaik (dari keluarga Turdidae) yang sangat banyak penggemarnya. Merawat burung Murai Batu sangat praktis dan menyenangkan.
Jenis-jenis burung Murai Batu dan asal burung Murai Batu yang banyak dikenal di Indonesia yakni Burung Murai Batu Medan, Burung Murai Batu Aceh, Burung Murai Batu Lampung, Burung Murai Batu Lahat, Burung Murai Batu Jambi dan Burung Murai Batu Kalimantan (Borneo). Suara burung Murai Batu sangat merdu dan bervariasi. Burung Murai Batu yakni salah satu burung penyanyi terbaik di dunia.

Karakter Dasar Burung Murai Batu

Praktis beradaptasi, burung Murai Batu sangat praktis menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

Petarung yang praktis naik darah. Apabila mendengar bunyi burung Murai Batu lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya pribadi berkobar.

Birahi yang cenderung praktis naik. Burung ini sangat praktis naik birahinya, banyak penyebab yang sanggup menciptakan naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Murai Batu betina, sanggup dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.

Praktis jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini praktis jinak kepada manusia.

PEMILIHAN BAHAN BURUNG MURAI BATU YANG BAIK
(CIRI-CIRI BURUNG MURAI BATU YANG BAIK DARI KATURANGGAN)

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan materi atau bakalan pada burung Murai Batu.

Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Murai Batu jantan sanggup dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras serta mempunyai ekor yang lebih panjang daripada burung Murai Batu betina.

Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh cuilan bawah harus lurus. Jangan menentukan materi yang mempunyai paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.

Kepala berbentuk kotak, mata bundar besar dan melotot. Ini membuktikan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.

Postur badan, pilihlah materi yang berpostur sedang dengan panjang leher, tubuh dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan menentukan materi yang berleher dan berbadan pendek.

Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini membuktikan materi tersebut sehat. Warna kaki tidak kuat terhadap mental burung.

Lincah dan garang makan besar. Ini merupakan ciri-ciri materi yang bermental baik.

Panjang ekor yang harmonis dengan postur badan. Pilihlah bentuk ekor yang sedikit lentur.

Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power bunyi secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG MURAI BATU

Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Murai Batu. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang gres setiap dua hari sekali.

EF (Extra Fooding), pakan embel-embel yang sangat baik buat burung Murai Batu yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu diubahsuaikan dengan abjad pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan niscaya efek klausal dari donasi EF tersebut.

PENANGANAN APABILA BURUNG MURAI BATU KONDISINYA DROP
  • Tingkatkan porsi donasi Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore.
  • Tingkatkan porsi donasi Kroto menjadi 3x seminggu.
  • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali.
  • Mandi dibentuk 2 hari sekali saja.
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Murai Batu lain dahulu.
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.
  • Berikan Vitamin dan Mineral.
PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU UNTUK LOMBA
  • Perawatan lomba untuk burung Murai Batu bergotong-royong tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung Murai Batu supaya mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan mempunyai stamina yang stabil.
  • Kunci keberhasilan perawatan lomba untuk burung Murai Batu yaitu mengenal baik abjad dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Murai Batu:
  • H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 4 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15 ekor.
  • Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 2 ekor lagi.
Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan hingga melihat dan mendengar bunyi burung Murai Batu lain.

Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU PASCA LOMBA
  • Perawatan pasca lomba bergotong-royong berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Pasca Lomba untuk burung Murai Batu:
  • Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
  • Berikan Vitamin dan Mineral pada air minum pada H+1 sesudah Lomba.
  • Sampai H+3 sesudah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU MABUNG

Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung Murai Batu pada masa mabung yakni menjadi hal yang sangat penting, alasannya apabila perawatan yang salah pada masa ini akan menciptakan burung Murai Batu menjadi rusak.

Pada masa mabung, metabolisme tubuh burung Murai Batu meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh alasannya itu, burung Murai Batu butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal.

Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, alasannya akan menciptakan proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini yakni ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berafiliasi dengan hormon reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan Masa Mabung untuk burung Murai Batu:
  • Tempatkan burung di daerah yang sepi, jauh dari kemudian lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
  • Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak alasannya sangat diharapkan untuk pembentukan sel-sel gres dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibentuk 5 ekor pagi dan 5 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi, Cacing 2 ekor 3x seminggu dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi.
  • Berikan Vitamin dan Mineral yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
  • Lakukan pemasteran. Masa mabung menciptakan burung lebih banyak pada kondisi membisu dan mendengar. Inilah dikala yang sempurna untuk mengisi variasi bunyi sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan abjad dan tipe bunyi burung dengan bunyi burung master.
SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG MURAI BATU

Irama lagu yang dimiliki burung Murai Batu memegang peranan yang sangat penting di dalam evaluasi lomba burung Murai Batu. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau yakni kemampuan berkicaunya (irama lagu).

Memilih suara-suara master untuk burung Murai Batu janganlah terfokus hanya menentukan suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan;

Kesesuaian irama lagu dan frekuensi antara bunyi master dengan burung andalan kita. Ketidaksesuaian bunyi master dengan burung akan mengakibatkan lagu yang fals dan tidak yummy didengar.

Mengikuti Trend Lagu yang ada. Misalnya tonjolan dan tembakan yang sedang digandrungi pada dikala ini yakni tonjolan dengan speed rapat divariasikan dengan irama lagu yang ngeroll.

Variasi irama lagu yang mewah. Yang dimaksud irama lagu yang glamor disini bukanlah bunyi tonjolan yang keras, tetapi kita harus bisa menentukan suara-suara master yang mempunyai variasi speed yang selaras dan irama lagu yang mempunyai cengkok dan mengalun.

Sangat banyak metode dan cara-cara yang sanggup dilakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau. Dan juga berbagai berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan.

Salah satu mitos asing yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya, supaya burung yang di master sanggup menirukan gaya bunyi dan cara membuka verbal burung master tersebut. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.

Demikian gosip foto Burung Murai Batu kumpulan gambar jenis cara merawat burung murai.

FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan

FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan

FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan

FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan FOTO BURUNG MURAI BATU Gambar Aneka Jenis Burung Murai Baru Tips Cara Perawatan

Ciri-Ciri Murai Kerikil (Mb) Yang Sudah Siap Dilombakan

Hingga ketika ini, popularitas Murai Batu (MB) sebagai burung kicau terbaik di Indonesia belum tergantikan. Predikat sebagai burung kicau terbaik tersebut rasanya memang tidak hiperbola lantaran memang harus di akui, jika kualitas Murai Batu memang di atas burung kicau jenis lainnya.

Burung fighter/petarung ini mempunyai bunyi kicauan yang sangat merdu dan khas dengan irama yang serasi dan penuh variasi dengan gaya yang atraktif serta ditunjang dengan penampilan fisiknya yang indah, menciptakan Murai Batu semakin digandrungi para kicau mania di tanah air.

Popularitas Murai Batu (MB) semakin meningkat dengan semakin maraknya lomba burung kicau ditanah air yang rata-rata selalu menempatkan Murai Batu dikelas utama.

Hal itu menciptakan penggemar Murai Batu (MB) banyak yang mencoba keberuntungan dengan mengikut sertakan Murai Batu kesayangannya di arena lomba burung kicau. Tapi terkadang impian tidak sesuai dengan kenyataan, ksrena Murai Batu yang ketika dirumah begitu gacor, tapi ketika dilapangan menjadi mlempem diam seribu bahasa.

Hal itu disebabkan lantaran Murai Batu (MB) tersebut belum siap untuk dilombakan. Suasana di arena lomba dengan suasana di rumah tentunya sangat jauh berbeda. Karena itu, Murai Batu harus dipersiapkan secara matang baik dari mental, fisik, maupun bahan lagunya supaya sanggup tampil manis dilapangan.

Selain itu, kesiapan Murai Batu (MB) itu sendiri untuk dilombakan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan lantaran sangat kuat pada penpilan Murai Batu tersebut ketika dilombakan.

Murai Batu (MB) sudah siap dilombakan, sanggup dikenali dari tingkah laris dan ciri-ciri fisiknya sebagai berikut:

• Kaki medang

Untuk sanggup tampil stabil dilapangan, usia Murai Batu (MB) harus sudah mapan/dewasa, lantaran mentalnya sudah stabil dengan aksara fighter yang kuat. Hal itu sanggup dilihat dari kakinya yang sudah medang yang mengambarkan usianya sudah mapan.

• Gacor

Syarat utama Murai Batu (MB) untuk mengikuti lomba, harus sudah gacor dengan gaya ngeplay dan kepala keatas penuh kewaspadaan. Terlihat sangat energik dan sangat sensitif terhadap suara-suara tertentu ibarat siulan dan tepukan.

• Ngotot

Murai Batu (MB) lebih mayoritas dengan bunyi yang berulang-ulang (ngeban) dengan volume yang keras dan sangat ngotot hingga terlihat tubuhnya bergetar sewaktu berkicau.

• Sensitif

Murai Batu (MB) sangat sensitif dan rajin mengeluarkan bahan isiannya dengan intonasi yang terang dan keras ketika mendengar suara-suara yang mengusiknya.

• Tidak takut orang

Murai Batu (MB) harus sudah terbiasa dengan suasana keramaian dan tetap rajin berkicau walaupun banyak orang disekitarnya, lantaran tidak sedikit Murai Batu yang gacor ketika dirumah tapi ketika dibawa ke lapangan malah menjadi diam membisu.

• Sudah biasa ditrek

Agar Murai Batu (MB) sanggup tampil digantangan, sering-seringlah melatihnya dengan ditrek bersama dengan beberapa Murai Batu lainnya untuk mengasah mental tarungnya supaya ketika dilombakan Murai Batu tersebut tidak minder dan tidak demam panggung lagi.

Dengan sering ditrek, maka kita sanggup memantau perkembangan dari Murai Batu (MB) gacoan kita tersebut supaya sanggup mengevaluasi kekurangannya dan memaksimalkan performanya.

• Bentuk kotoran

Murai Batu (MB) yang dalam kondisi puncak, kotorannya terlihat kecil-kecil dan kering.

Baca juga:

Tips menentukan trotolan Murai Batu (MB) yang berkualitas

Penyebab Murai Batu (MB) ngetem ketika lomba

Tips supaya Murai Batu (MB) tampil ngotot dan bongkar isian ketika dilombakan

Perawatan yang sempurna untuk Murai Batu (MB) mabung/ngurak

Demikian sedikit informasi wacana ciri-ciri Murai Batu (MB) yang sudah siap dilombakan. Untuk informasi lain seputar Murai Batu (MB), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Murai Batu (MB)

Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Kerikil Unggul

Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu


Karakter dan sifat burung Murai Batu, cara menentukan burung Murai Batu, cara merawat burung Murai Batu, cara memaster burung Murai Batu, makanan, vitamin, mineral, hormon, asam mino dan obat untuk burung Murai Batu dan tips seputar burung Murai Batu.

 Pemilihan Bakalan (Bahan), Perawatan Harian, Perawatan Pra Lomba, Perawatan Pasca Lomba dan Perawatan Mabung untuk Burung Murai Batu (White-Rumped Shama)
Berdasarkan Riset SMART MASTERING - WWW.SMARTMASTERING.COM

Burung Murai Batu merupakan salah satu burung berkicau cerdas terbaik (dari keluarga Turdidae) yang sangat banyak penggemarnya. Merawat burung Murai Batu sangat praktis dan menyenangkan.
Jenis-jenis burung Murai Batu dan asal burung Murai Batu yang banyak dikenal di Indonesia ialah Burung Murai Batu Medan, Burung Murai Batu Aceh, Burung Murai Batu Lampung, Burung Murai Batu Lahat, Burung Murai Batu Jambi dan Burung Murai Batu Kalimantan (Borneo). Suara burung Murai Batu sangat merdu dan bervariasi. Burung Murai Batu ialah salah satu burung penyanyi terbaik di dunia.

KARAKTER DASAR BURUNG MURAI BATU

  • Mudah beradaptasi, burung Murai Batu sangat praktis menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
  • Petarung yang praktis naik darah. Apabila mendengar bunyi burung Murai Batu lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya eksklusif berkobar.
  • Birahi yang cenderung praktis naik. Burung ini sangat praktis naik birahinya, banyak penyebab yang sanggup menciptakan naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Murai Batu betina, sanggup dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  • Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini praktis jinak kepada manusia.
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul

PEMILIHAN BAHAN BURUNG MURAI BATU YANG BAIK

(CIRI-CIRI BURUNG MURAI BATU YANG BAIK DARI KATURANGGAN)

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan materi atau bakalan pada burung Murai Batu.
  • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Murai Batu jantan sanggup dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras serta mempunyai ekor yang lebih panjang daripada burung Murai Batu betina.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh kepingan bawah harus lurus. Jangan menentukan materi yang mempunyai paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Kepala berbentuk kotak, mata lingkaran besar dan melotot. Ini mengambarkan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
  • Postur badan, pilihlah materi yang berpostur sedang dengan panjang leher, tubuh dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan menentukan materi yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini mengambarkan materi tersebut  sehat. Warna kaki tidak kuat terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri materi yang bermental baik.
  • Panjang ekor yang harmonis dengan postur badan. Pilihlah bentuk ekor yang sedikit lentur.
  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power bunyi secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG MURAI BATU

  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Murai Batu. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang gres setiap dua hari sekali.
  • EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Murai Batu  yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu diubahsuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan niscaya efek klausal dari tunjangan EF tersebut.
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul
Cara Merawat dan Memelihara Burung Murai Batu  Cara Merawat Dan Memelihara Burung Murai Batu Unggul

OBAT BURUNG DAN SUPLEMEN VITAMIN - MINERAL, HORMON, ASAM AMINO UNTUK PERAWATAN BURUNG MURAI BATU


  • SUPERVIT, Suplemen vitamin dan mineral untuk semua jenis burung berkicau yang sangat lengkap. Sangat baik dan cocok untuk burung Murai Batu.
  • NHB, Suplemen hormon untuk semua jenis burung berkicau. Mengobati burung Murai Batu yang macet berkicau (macet bunyi), kurang gacor, berkicau lesu atau ada gangguan pada masa mabung. Selain mengatasi burung Murai Batu macet berkicau, pemanis ini juga menciptakan burung Murai Batu jadi tambah cerdas dan sistem metabolisme tubuh burung selalu terjaga optimal.
  • STAMINO, Suplemen stamina khusus untuk burung lomba. Meningkatkan stamina burung Murai Batu pada waktu lomba, melindungi burung biar tetap sehat prima, nafas burung jadi lebih panjang, bunyi burung Murai Batu jadi lebih lantang dan bunyi burung jadi bening kristal.
  • BIONIC +, Obat burung terbukti ampuh mengobati penyakit-penyakit pada semua jenis burung, seperti: Snot, pilek, batuk, mata berair, kepala dan muka burung membengkak. Berak kapur, berak hijau, mencret, kotoran atau feses selalu cair. Bulu burung mengembang, luka luar, luka dalam, infeksi luka. Suara burung serak, sesak nafas, infeksi sistem pernafasan dan infeksi sistem pencernaan. Mata sayu, burung lesu, kurus, ngantuk, nafsu makan menurun. Gangguan sistem syaraf burung menyerupai ayan atau tetelo. Burung lumpuh tiba-tiba, terjangkit aratan. Dan semua penyakit burung lainnya yang disebabkan oleh basil gram positip dan basil gram negatif.

PERAWATAN DAN STELAN HARIAN BURUNG MURAI BATU

Perawatan harian untuk burung Murai Batu relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Murai Batu:
  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  • Bersihkan sangkar harian. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum.
  • Berikan Jangkrik 4 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memperlihatkan Jangkrik secara eksklusif pada burung.
  • Penjemuran sanggup dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, kemudian sangkar dikerodong.
  • Siang hari hingga sore (jam 10.00-15.00) burung sanggup di Master dengan bunyi Master atau burung-burung Master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  • Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan bunyi Master selama masa istirahat hingga pagi harinya.
PENTING
  • Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  • Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 1x seminggu. pola setiap hari Selasa pagi.
  • Pengumbaran di sangkar umbaran sanggup dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
  • Berikan Vitamin dan Mineral yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

PENANGANAN APABILA BURUNG MURAI BATU OVER BIRAHI

  • Salah satu ciri-ciri burung Murai Batu yang terlalu birahi (over birahi) antara lain: agresif, bulu mengkorok, nglowo (sayap turun) dan mematuk ornamen sangkar.
  • Pangkas porsi Jangkrik menjadi 3 pagi dan 2 sore.
  • Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00).
  • Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu.
  • Frekuensi mandi dibentuk lebih sering, contohnya pagi-siang dan sore.
  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja.
  • Waktu pengumbaran dibentuk lebih sering dan lebih lama.

PENANGANAN APABILA BURUNG MURAI BATU KONDISINYA DROP

  • Tingkatkan porsi tunjangan Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore.
  • Tingkatkan porsi tunjangan Kroto menjadi 3x seminggu.
  • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali.
  • Mandi dibentuk 2 hari sekali saja.
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Murai Batu lain dahulu.
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU UNTUK LOMBA

Perawatan lomba untuk burung Murai Batu bersama-sama tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung Murai Batu biar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan mempunyai stamina yang stabil.
Kunci keberhasilan perawatan lomba untuk burung Murai Batu yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Murai Batu:
  • H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 4 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15 ekor.
  • Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 2 ekor lagi.
PENTING
  • Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan hingga melihat dan mendengar bunyi burung Murai Batu lain.
  • Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba bersama-sama berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Pasca Lomba untuk burung Murai Batu:
  • Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
  • Berikan Vitamin dan Mineral pada air minum pada H+1 sesudah Lomba.
  • Sampai H+3 sesudah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU MABUNG

Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung Murai Batu pada masa mabung ialah menjadi hal yang sangat penting, lantaran apabila perawatan yang salah pada masa ini akan menciptakan burung Murai Batu menjadi rusak.
Pada masa mabung, metabolisme tubuh burung Murai Batu meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh lantaran itu, burung Murai Batu butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal.
Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, lantaran akan menciptakan proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini ialah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga bekerjasama dengan hormon reproduksi.
Berikut ini Pola Perawatan Masa Mabung untuk burung Murai Batu:
  • Tempatkan burung di daerah yang sepi, jauh dari kemudian lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
  • Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak lantaran sangat diperlukan  untuk pembentukan sel-sel gres dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibentuk 5 ekor pagi dan 5 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi, Cacing 2 ekor 3x seminggu dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi.
  • Berikan Vitamin dan Mineral yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
  •  Lakukan pemasteran. Masa mabung menciptakan burung lebih banyak pada kondisi membisu dan mendengar. Inilah dikala yang sempurna untuk mengisi variasi bunyi sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe bunyi burung dengan bunyi burung master.
SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG MURAI BATU
Irama lagu yang dimiliki burung Murai Batu memegang peranan yang sangat penting di dalam evaluasi lomba burung Murai Batu. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau ialah kemampuan berkicaunya (irama lagu).
Memilih suara-suara master untuk burung Murai Batu janganlah terfokus hanya menentukan suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.
Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan;
  • Kesesuaian irama lagu dan frekuensi antara bunyi master dengan burung andalan kita. Ketidaksesuaian suara master dengan burung akan mengakibatkan lagu yang fals dan tidak yummy didengar.
  • Mengikuti Trend Lagu yang ada. Misalnya tonjolan dan tembakan yang sedang digandrungi pada dikala ini ialah tonjolan dengan speed rapat divariasikan dengan irama lagu yang ngeroll.
  • Variasi irama lagu yang mewah. Yang dimaksud irama lagu yang glamor disini bukanlah bunyi tonjolan yang keras, tetapi kita harus bisa menentukan suara-suara master yang mempunyai variasi speed yang selaras dan irama lagu yang mempunyai cengkok dan mengalun.
Sangat banyak metode dan cara-cara yang sanggup dilakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau. Dan juga banyak sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan.
Salah satu mitos aneh yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya, biar burung yang di master sanggup menirukan gaya bunyi dan cara membuka lisan burung master tersebut. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.

Sebenarnya; Pemasteran sanggup kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung atau berganti bulu. Burung berkicau dalam keadaan normal, bahkan dalam keadaan top form pun juga sanggup dilakukan pemasteran.
Ada Mitos yang menyampaikan pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung. Alasannya karena; Pada dikala mabung, burung berkicau cenderung untuk banyak membisu dan sangat jarang sekali berkicau. Burung yang banyak membisu pada masa mabung tersebut, cenderung untuk lebih banyak memakai waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang ada disekelilingnya. Apabila bunyi yang didengarnya sesuai dengan tipikal karakter suaranya, maka akan direkam dan ditirukan.
Kunci keberhasilan dalam memaster burung Murai Batu adalah memaster burung dengan suara-suara master (burung master) yang cocok dan sesuai dengan karakter dasar lagu burung yang akan di master (burung maskot).
Satu lagi yang terpenting, jangan lupa untuk selalu memperdengarkan suara-suara master tersebut secara terpola (Feedback) kepada burung Murai Batu tersebut. Supaya irama lagu yang sudah ada tidak hilang dan menjadi rusak

CARA MEMBEDAKAN BURUNG MURAI BATU

Apa kabar mitra kicau ? semoga selalu dalam keadaan sehat dan happy selalu. Kali ini akan sedikit disampaikan perihal pendapat di banyak sekali sumber di internet yang banyak tertuliskan artikel yang menerangkan perihal perbedaan Burung Murai Batu, apakah itu Murai Batu Medan, Aceh, Nias, Lampung Super, Lampung, Pasaman, Kalimantan (Borneo) dan sebagainya.

Menururt beberapa sumber, berikut ialah perbedaan jenis murai watu dilihat dari bentuk dan warna bulu pada ekor: 

1. Murai Batu Medan

Murai Batu Medan : warna bulu ekor terbagi 2 putih dan hitam pada 4 helai sebelah kanan dan 4 helai kepingan kiri dengan belah miring atau serong, hingga membentuk abjad V / U, dan ekor selebihnya berwarna hitam seluruhnya, dengan panjang ekor berkisar antara 16 – 30 cm. lidi bulu elastis dan tidak kaku. Suara kicauan paling mantab diantara beberapa jenis murai lainnya, bagi kicau mania yang faham murai berdasarkan beberapa pendapat, sekalipun hanya dari suaranya sudah bisa dikenal kalau itu bunyi murai watu medan dan jenis ini yang paling sering kita temukin di banyak sekali ajang perlombaan burung jenis murai lantaran biasanya murai Medan yang paling mempunyai karakter yang paling mantab.

2. Murai Batu Aceh / Nias


Murai Batu Aceh / Nias : bulu ekor seluruhnya berwarna hitam dengan panjang ekor berkisar antara 16 – 27 cm, terkadang orang menyebut dengan istilah murai black tile (si ekor hitam), lidi bulu tidak mengecewakan tebal dan besar jadi terkesan kaku.

3.     Murai Batu Lampung


Murai Batu Lampung: warna putih keseluruhan pada pada dua 2 helai kepingan kanan dan kiri ekor, dan 1 helai kepingan kiri dan 1 helai kepingan kanan warna terbelah menjadi dua warna (hitam dan puith) sedangnya kepingan tengan seluruhnya warna hitam, panjang ekor berkisar antara 12 – 23 cm. lidi terkesan kaku tidak selentur sebagaimana MB Medan. Suara kicauan lumyan patut diperhitungkan dan banyak juga beberapa ajang perlombaan yang diadakan terdapat kategori murtai lampung dan lampung super.

4.     Murai Batu Kalimantan (Borneo)




Murai Batu Borneo: warna putih keseluruhan pada 2 helai ekor kepingan kanan dan 2 helai kepingan kiri, dan selebihnya kepingan tengah berwarna hitam, panjang ekor berkisar antara 12 – 17cm. warna kepingan dada biasanya lebih cerah agak kekuning-kuningan kalau dibandingkan dengan jenis murai lainnya, dan apabila dilombakan biasanaya dada akan membusung, makanya sangat jarang sekali kita temukan di lapangan ketika ada perlombaan kategori murai biasanya murai borneo tidak diikutsertakan, kecuali ada kelas tersendiri.

Pada dasarnya kalo sekedar buat kicauan di rumah cukup lumayan, namun kembali lagi lantaran rumor di kalangan penghobi burung sudah terkesan tidak meiliki nilai plus makan orang juga kurang tertarik untuk memilikinya. Namun kembali kepada kita masing-masing.  

Dari pola dan klarifikasi diatas dan yang menjadi pertanyaan kita adalah, apakah semua pernyataan di atas bisa dijadikan sebagai patokan secara keseluruhan bahwa yang mempunyai ciri-ciri demikian ialah sesuai yang disebutkan ? Permasalahannya sebagaimana yang salah seorang kicau mania yang juga faham dengan banyak sekali jenis murai watu menjelaskan, “semua itu belum bisa dipastikan” kata Pak Wit, kita ambil pola yang paling ringan saja, murai Borneo, tidak semua Murai Batu Borneo berekor pendek lantaran ada juga yang mempunyai ekor lebih dari 20 cm dan ada juga murai borneo dengan warna dada hamper menyerupai dengan lampung.

Demikian juga ia juga menyampaikan secara ekor tampar murai medan, namun sesudah bunyi dan di trek ternyata nggelembung, maka menrut ia kalau burung murai yang kita miliki belum pernah kita coba trek dengan murai lainnya, maka masih ragu untuk memastikan jenis murai yang kita miliki, terkecuali kalau memang ketika kita membeli memang orisinil membeli dari daerah yang memang sangat bisa dipercaya, menyerupai dari peternakan ataupun mitra deket kita.  

Yang niscaya semua kita kembalikan kepada keyakinan kita dan kefahaman kita masing-masing atas mutrai yang kita miliki, yang niscaya semoga murai yang kita miliki ialah murai yang terbaik untuk kita … heheheheh


By MokhamadAliSurahman

Salam Kicau Mania Indonesia 

Club2 yang dimana saja Thank

Terima kasih kpda pihak2 terkait 

BYE 

Bila: membantu silahkan Ikuti saya/ follow me



Search

Popular Posts

Blog Archive