Perbedaan Trotolan/ Anakan Cucak Ijo Jantan Dan Betina

Cara membedakan trotolan cucak ijo jantan dan betina memang tidak semudah membedakan cucak ijo jantan dan betina yang sudah dewasa. Sebab untuk cucak ijo remaja tentu sangat terang sekali perbedaan antara yang jantan dan yang betina, baik itu dari bentuk fisik maupun dari kualitas kicauan, lantaran cucak ijo jantanlah yang mempunyai kualitas kicauan yang baik.

Untuk cucak ijo remaja jantan setrik fisik tampak terang sekali yaitu terdapat warna hitam pada potongan muka hingga leher yang biasa disebut dengan istilah "Nopeng". Sedangkan untuk cucak ijo betina terang tidak mempunyai topeng (warna hitam dibagian muka dan leher). Meskipun demikian tidak sedikit penjual burung bandel yang sengaja mengecat burung cucak ijo betina semoga tampak mempunyai topeng menyerupai cucak ijo jantan, oleh lantaran itu bagi anda yang masih awam, sebaiknya berhati-hati kalau ingin membeli burung cucak ijo, khususnya pada penjual yang belum dikenal atau tidak terang dimana alamat kawasan tinggalnya (kios/ rumah) nya.

Untuk mengetahui perbedaan anakan cucak ijo jantan dan betina tentu akan lebih susah lagi, terutama yang belum tampak gejala topengnya. Nah sebagai materi rujukan bagi anda yang ingin membeli trotolan cucak ijo jantan semoga tidak salah menentukan sehingga malah sanggup yang betina, simak ulasan berikut ini:

Inilah perbedaan trotolan/ anakan cucak ijo jantan dan betina


trik membedakan trotolan cucak ijo sebetulnya cukup mudah, asalkan si penjual tidak bandel dan merekayasa anakan cucak ijo tersebut. Permasalahannya kini ini banyak penjual burung yang tidak jujur dan merekayasa semoga trotolan cucak ijo betina seperti tampak menyerupai anakan cucak ijo jantan. Kaprikornus saran aku sebaiknya anda membeli anakan ijo kepada penjual burung yang sudah anda kenal, semoga anda tidak tertipu.


Ciri-ciri trotolan cucak ijo jantan


  1. Lingkar bulu mata, atau alis mata, atau cincin mata, atau apapun itu anda menyebutnya berwarna kuning cerah dan terang (lugas) bukan kuning pudar.
  2. Paruh potongan bawah/ bawah paruh berwarna coklat kehitaman (coklat gelap) dan dikala remaja nanti biasanya berkembang menjadi hitam pekat.
  3. Cekungan pada paruh potongan bawah membentuk huruf  V
  4. Bulu pada potongan dagu hingga leher berwarna kuning cerah (kuning tua) tidak pudar. Seiring bertambahnya usia warna kuning tersebut sedikit-demi sedikit akan rontok dan berkembang menjadi bintik-bintik hitam, dan ketika sudah remaja akan berkembang menjadi full hitam pekat meyerupai topeng pada leher, dagu, hingga muka.
  5. Jarak supit udang lebih rapat dan keras dikala ditekan

Ciri-ciri anakan cucak ijo betina

  1. Ciri-ciri trotolan ijo betina ialah berkebalikan dengan trotolan ijo jantan, yaitu mempunyai lingkar mata/ cincin mata berwarna kuning pudar (keputih-putihan)
  2. Paruh potongan bawah berwarna putih kehitaman (abu-abu)
  3. Cekungan paruh potongan bawah membentuk aksara U
  4. Bulu dagu hingga leher berwarna kuning pudar (kuning keputih-putihan) dan ketika remaja berkembang menjadi putih
  5. Jarak supit udang lebih longgar dan lunak ketika ditekan
Cara membedakan trotolan cucak ijo jantan dan betina Perbedaan Trotolan/ Anakan Cucak Ijo Jantan Dan Betina
Perbedaan anakan cucak ijo jantan dan betina setrik fisik

CATATAN:

Anakan cucak ijo mempunyai kaki yang tampak kebasah-basahan, sedangkan cucak ijo remaja mempunyai kaki yang tampak kering dan bersisik. Jika ada penjual yang mengatakan anakan cucak ijo jantan yang belum nopeng tapi kakinya sudah tampak kering, sanggup dipastikan itu ialah cucak ijo remaja betina (bukan anakan cucak ijo jantan), jadi jangan tertipu dengan bujuk rayu penjual tersebut.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai perbedaan trotolan cucak ijo jantan dan betina, semoga dengan ulasan ini anda menjadi semakin lebih faham dalam hal jenis kelamin cucak ijo.

Cara Menentukan Trotolan Cucak Ijo Bakalan Yang Anggun Dan Prospek

Cara menentukan bakalan cucak ijo - Sesuai dengan namanya "Cucak Ijo" yaitu burung cucak yang mempunyai ciri khas berwarna hijau dengan sedikit perpaduan warna hitam dan kuning. Burung cucak ijo hingga kini masih mempunyai peminat yang cukup banyak, lantaran selain mempunyai bunyi yang merdu dan bisa menirukan banyak sekali macam bunyi burung lain. Selain itu hampir setiap event lomba kicau mania niscaya ada kelas untuk cucak ijo.

Cucak ijo yang anggun untuk lomba yakni yang berjenis kelamin jantan, jadi kalau anda menentukan gacoan, pastikan menentukan cucak ijo jantan, jangan yang berjenis kelamin betina, lantaran untuk yang betina biasanya hanya dijadikan sebagai indukan atau ocehan rumahan saja, harganya pun lebih murah dari yang jantan.

 yaitu burung cucak yang mempunyai ciri khas berwarna hijau dengan sedikit perpaduan warna  Cara Memilih Trotolan Cucak Ijo Bakalan Yang Bagus Dan Prospek

Sekilas perihal asal ajakan burung cucak ijo

Cucak ijo mempunyai nama latin "Chloropsis Sonnerati", sedangkan untuk nama lain dalam bahasa inggris dikenal dengan "Greater Green Leafbird". Burung ini banyak berkembang biak disekitar kawasan semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Natuna, dan wilayah sekitarnya.

Cucak ijo termasuk dalam jenis kategori burung "Dimorfik", dimana ciri-ciri atau perbedaan antara burung jantan dan betina terlihat cukup jelas. Berbeda dengan jenis burung lovebird yang masuk dalam kategori burung "Monomorfik", yang mana terdapat kemiripan antara jantan dan betina, sehingga dalam membedakan jenis kemalin pun akan lebih sulit.

Ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina dewasa


Cucak ijo jantan mempunyai ciri khusus bulu berwarna hitam pada bab muka, dagu, hingga ke leher. Selain itu terdapat ciri lain yaitu mempunyai bintik-bintik berwarna biru pada bab bahu, sedangkan pada bab sayap tidak terdapat warna biru. Sedangkan untuk trotolan cucak ijo jantan dan betina yang usianya masih dibawah 4 bulan, bentuk dan warnanya hampir sama. Kaprikornus untuk membedakannya silahkan baca: Perbedaan trotolan cucak ijo jantan dan betina

Cucak ijo betina mempunyai ciri bulu pada bab dagu dan leher berwarna kuning kehijauan. Kaprikornus hanya dengan melihat sekilas saja maka anda niscaya sudah bisa membedakan mana cucak ijo pintar balig cukup akal yang jantan dan yang betina, kecuali kalau cucak ijo betina dicat atau disemir hitam pada bab muka, dagu, dan lehernya sehingga mirip jantan. Maka kemungkinan untuk yang masih awam akan tertipu dan membeli cucak ijo betina semiran.

Tips menentukan bakalan cucak ijo yang anggun (prosepek) untuk lomba


  1. Pastikan menentukan trotolan cucak ijo yang berjenis kelamin jantan
  2. Memiliki postur badan yang panjang namun proporsional
  3. Tatapan mata tajam dan tampak melotot
  4. Memiliki kepala yang besar
  5. Lincah dan bernafsu sebagai tanda bahwa burung dalam kondisi sehat
  6. Pangkal paruh besar, tebal, dan lebar. Ukuran paruh panjang
  7. Paruh bab bawah berbentuk lurus, jangan pilih cucak ijo dengan paruh bawah yang melengkung.
  8. Pilih yang mempunyai lubang hidung sedekat mungkin dengan mata
  9. Kedua sayap tampak menyilang (mengapit) dan kaki mencengkeram kuat
  10. Leher panjang tapi padat
  11. Memiliki nafsu makan yang tinggi
  12. Rajin berbunyi atau sudah mulai ngeriwik
  13. Dan lain-lain sesuai dengan pemahaman masing-masing kicau mania
Itulah sedikit ulasan singkat perihal trik menentukan trotolan cucak ijo yang anggun dan prospek untuk diikutsertakan dalam lomba dan berpeluang menjadi jawara. Semoga bermanfaat

Tips Semoga Trotolan Cucak Ijo (Ci) Cepat Nopeng

Cucak ijo (CI) trotolan yang sudah tumbuh bulu totol hitam pada bab muka atau lehernya walaupun masih beberapa helai sudah sanggup dipastikan bahwa Cucak ijo (CI) trotolan tersebut berjenis kelamin jantan.

Umumnya bulu totol hitam akan mulai tumbuh dikala Cucak ijo (CI) sudah memasuki usia 5 bulan, tapi ada juga yang sanggup lebih lama.

Agar trotolan Cucak ijo (CI) cepat nopeng harus diberikan perawatan yang tepat dan juga diberian pakan yang berkualitas supaya terpenuhi kebutuhan nutrisi dari Cucak ijo (CI) trotolan selama masa pertumbuhannya, termasuk untuk mempercepat pertumbuhan bulu-bulunya.

Buah-buahan:

Berikan buah-buahan dengan sajian bervariasi setiap harinya sebagai pakan utama Cucak ijo (CI) trotolan, seperti:
• Pisang kepok
• Pepaya
• Apel
• Sawo
• Jambu biji, dan lainnya.

Pemberian buah dengan sajian bervariasi bertujuan supaya Cucak ijo (CI) trotolan tersebut tidak bosan. Kandungan nutrisi dalam buah-buahan tersebut juga berbeda-beda dan sanggup memenuhi kebutuhan nutrisi harian Cucak ijo (CI) trotolan dalam masa pertumbuhannya.

Ekstra fooding (EF):

• Jangkrik

Jangkrik mengandung protein yang tinggi, alasannya ialah itu, jangkrik menjadi sajian Ekstra fooding (EF) harian untuk Cucak ijo (CI) trotolan. Untuk Cucak ijo (CI) muda/trotolan, jangkrik sanggup diberikan sekenyangnya supaya pertumbuhan fisik dan bulu-bulunya sanggup sehat dan sempurna.

• Ulat hongkong (UH)

Efek ulat hongkong (UH) dalam jumlah sedikit sanggup menghangatkan badan burung, tapi kalau diberikan dalam jumlah banyak, maka dampak yang ditimbulkan ialah meningkatkan suhu badan secara drastis (panas) dan sanggup menyebabkan bulu-bulu burung menjadi rontok.

Dan tujuan sumbangan ulat hongkong (UH) pada Cucak ijo (CI) trotolan/kuningan ialah supaya bulu-bulu trotolnya cepat rontok dan cepat berganti dengan bulu-bulu dewasa, terutama bulu-bulu kuning pada bab muka dan leher Cucak ijo (CI) trotolan supaya cepat berganti dengan bulu-bulu hitam (Nopeng).

• Kroto

Fungsi kroto ialah untuk meningkatkan birahi burung sehingga burung akan lebih rajin berkicau. Kandungan proteinnya yang sangat tinggi juga sanggup membantu memenuhi kebutuhan protein Cucak ijo (CI) untuk mempercepat pembentukan bulu-bulu baru.

Mandi dan Jemur:

Perawatan mandi dan jemur juga harus dilakukan secara rutin dan konsisten setiap hari supaya Cucak ijo (CI) sehat dan aktif serta terhindar dari serangan kutu dan supaya Cucak ijo (CI) menerima asupan vitamin D dari proses penjemuran di pagi hari.

Trotolan Cucak ijo (CI) jantan akan mulai tumbuh bulu-bulu hitam bertahap seiring bertambahnya usia Cucak ijo (CI) trotolan tersebut.

Bulu-bulu kuning pada muka dan leher Cucak ijo (CI) trotolan jantan akan mulai rontok bertahap dan berganti dengan tumbuhnya bulu-bulu hitam. Sebaiknya jangan mencabuti bulu-bulu trotol secara paksa untuk mempercepat Cucak ijo (CI) trotolan nopeng alasannya ialah belum tentu sehabis dicabuti nantinya tumbuhnya bulu warna hitam, melainkan warna putih.

Baca juga:

Ciri-ciri fisik Cucak Ijo (CI) orisinil Banyuwangi

Penanganan yang tepat untuk Cucak Ijo (CI) macet bunyi

Perawatan yang tepat untuk Cucak Ijo (CI) yang mengalami mabung total

Ciri-ciri perbedaan Cucak Ijo (CI) jantan dan betina muda/trotolan yang akurat

Demikian sedikit warta wacana tips supaya trotolan Cucak ijo (CI) cepat nopeng. Untuk warta lain seputar Cucak ijo (CI), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak ijo (CI) trotol

Cara Merawat Cucak Ijo Mini Supaya Cepat Gacor

Cucak ijo mini (jomin) mempunyai penampilan fisik dan warna bulu yang sama persis dengan Cucak ijo (CI). Yang membedakannya hanya pada ukuran tubuhnya yang jauh lebih kecil dari Cucak ijo (CI) besar, sebab itulah kenapa burung ini dinamakan Cucak ijo mini.

Dari segi suara, Cucak ijo mini juga tidak kalah anggun dengan Cucak ijo (CI). Burung ini juga berakal menirukan suara-suara burung lain ibarat halnya Cucak ijo (CI).

Cucak ijo mini banyak ditemukan di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Meskipun tidak sepopuler Cucak ijo (CI), tapi burung ini mulai banyak peminatnya sebab harganya yang relatif murah, sekitar 150-250 ribu.

Sebetulnya secara kualitas, Cucak ijo mini tidak kalah jauh dengan Cucak ijo (CI), sebab walaupun postur tubuhnya kecil tapi burung ini mempunyai mental yang cukup tangguh dan berani melawan kalau ditrek dengan Cucak ijo (CI) besar. Tapi sebab postur tubuhnya kecil, Cucak ijo mini kalah dalam volume suara.

Cucak ijo mini juga cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya dan cepat jinak, sehingga tidak membutuhkan waktu usang untuk menjadi gacor.

Untuk membedakan Cucak ijo mini jantan dan betina remaja juga cukup gampang sebab ciri-cirinya sama dengan Cucak ijo (CI) besar. Jika terdapat warna hitam (topeng) pada penggalan mukanya berarti jantan, dan bila tidak ada warna hitam (topeng) pada penggalan mukanya berarti betina.

Untuk membedakan jenis kelamin Cucak ijo mini muda/trotolan juga sama dengan Cucak ijo (CI) besar. Ciri-cirinya sanggup dilihat disini.

Untuk perawatannya sendiri juga tidak berbeda jauh dengan Cucak ijo (CI) besar sebab jenis makanan keduanya juga sama, ialah buah-buahan dan serangga.

Perawatan harian untuk Cucak ijo mini:

• Pengembunan

Embunkan Cucak ijo mini mulai jam 05.00 pagi atau sebelum Matahari terbit hingga Matahari mulai bersinar. Pada dikala di embunkan, berikan ulat hongkong (UH) sebanyak 3 ekor.

• Mandi

Setelah jam 07.00 pagi, mandikan Cucak ijo mini dengan cara disemprot dengan memakai sprayer atau biarkan mandi sendiri didalam cepuk.

• Jemur

Setelah simpulan mandi, berikan jangkrik kecil sebanyak 3 ekor kemudian di angin-anginkan dulu hingga semua bulu-bulunya kering gres dijemur selama 1-2 jam.

Setelah simpulan dijemur, burung digantang ditempat yang teduh dan berikan kroto segar sebanyak satu sendok teh. Berikan juga vitamin khusus untuk burung kicau yang diteteskan pada air minumnya seminggu sekali untuk menjaga kondisi fisiknya biar selalu fit dan rajin berkicau.

• Pakan dan Ekstra fooding (EF)

Berikan buah-buahan sebagai pakan utamanya ibarat pisang kepok, pepaya, apel, sawo dan lainnya secara bergantian setiap harinya. Untuk pisang sebaiknya sebelum diberikan di olesi dulu permukaannya dengan madu murni.

Dan untuk mempermudah perawatan hariannya, kita juga sanggup memperlihatkan voer sebagai pakan utamanya. Kalau Cucak ijo mini belum terbiasa makan voer (belum ngevoer), kita sanggup melatihnya biar mau mengkonsumsi voer.

Cara melatih Cucak ijo mini ngevoer:

- Buah pisang diambil dari kulitnya kemudian dilunakkan hingga menjadi bubur, kemudian campurkan dengan voer kemudian aduk hingga rata.

- Masukkan kembali adonan pisang dan voer tadi kedalam kulit pisang, taburi permukaannya dengan voer kering kemudian berikan pada Cucak ijo mini, cantolkan pisang tersrbut diatas cepuk biar cecerannya yang jatuh masuk kedalam cepuk, jadi tidak terbuang percuma.

- Lakukan cara tersebut setiap hari, perbanyak porsi voer dalam adonan pisang tersebut setiap harinya hingga Cucak ijo mini mau makan voer polos tanpa adonan pisang.

- Setelah selama satu ahad diberikan adonan pisang dan voer, coba mulai sediakan voer kering dalam cepuk dan jangan diberikan pakan buah-buahan seharian, cukup pada pagi harinya diberikan jangkrik sebanyak 3 ekor dan sediakan juga air minumnya. Kalau burung merasa lapar, voer kering yang disediakan didalam cepuk niscaya akan dimakan sebab tidak ada pakan lainnya.

Selain voer dan buah-buahan, Cucak ijo mini juga perlu diberikan Ekstra fooding (EF) untuk mencukupi kebutuhan proteinnya ibarat jangkrik, ulat hongkong (UH), dan kroto.

Settingan Ekstra fooding (EF) harian untuk Cucak ijo mini:

- Berikan jangkrik dengan porsi 3 ekor pagi sehabis dimandikan dan 3 ekor sore menjelang istirahat.

- Ulat hongkong (UH) diberikan 3 ekor pagi pada dikala di embunkan dan 3 ekor sore menjelang istirahat.

- Kroto sanggup diberikan 2-3 kali seminggu dengan porsi satu sendok teh untuk sekali pemberian. Berikan kroto sehabis Cucak ijo mini simpulan dijemur.

• Pemasteran

Agar Cucak ijo mini mempunyai bunyi kicauan yang lebih bervariasi, kita sanggup melaksanakan pemasteran dengan memakai burung-burung masteran atau sanggup juga memakai bunyi Mp3.

Cara pemasteran yang efektif sanggup dilakukan dengan menggantang burung ditempat yang hening tanpa gangguan, sebaiknya dilakukan didalam ruangan bila pemasteran memakai Mp3 player.

Tapi bila pemasteran dengan memakai burung-burung masteran, maka cukup digantang bersama burung-burung masterannya setiap hari, sanggup didalam rumah maupun diluar rumah dengan jarak yang tidak terlalu dekat.

Lakukan semua tahapan perawatan tersebut secara rutin dan konsisten biar Cucak ijo mini rajin bunyi dan lebih cepat gacor dengan bunyi kicauan yang merdu dan bervariasi.

Untuk memancing Cucak ijo mini yang belum bunyi atau yang macet bunyi, sanggup dengan cara menggantangnya didekat bunyi gemercik air. Biasanya ketika mendengar bunyi gemercik air, Cucak ijo mini akan eksklusif ngeriwik dan lama-lama akan mulai ngeplong.

Baca juga:

Perbedaan fisik antara Cucak cungkok jantan dan betina

Perawatan harian untuk Cucak Biru biar rajin bunyi

Perawatan sederhana untuk Cucak kombo/Kecial kombo biar cepat bunyi

Demikian sedikit info wacana cara merawat Cucak ijo mini biar cepat gacor. Untuk info lain seputar Cucak ijo mini (jomin), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak ijo mini (jomin)

Daftar Harga Burung Berkicau Terbaru Update Januari 2017 Khusus Provinsi Jawa Timur

Sebelumnya aku mau mengucapkan selamat tahun gres 2017 khususnya buat para pecinta burung berkicau tanah air,semoga dunia perburungan semakin ramai dan menerima perhatian lebih di hati masyarakat semuanya.
Pada kesempatan kali ini aku mau membuatkan info mengenai harga burung berkicau yang terbaru untuk bulan januari tahun 2017,yang mana menyerupai kita ketahui bahwa tiap bulan,minggu bahkan tiap hari harga burung berkicau kerap terjadi perubahan.untuk itu sebelum kalian beranjak untuk membeli burung gacoan alangkah baiknya kalian cari tahu terlebih dahulu dilema harga burung sebagai acuan semoga tidak keliru melalui daftar yang akan aku jelaskan nanti di bawah.
Perlu kalian pahami kembali bahwa harga di bawah ini sanggup saja berbeda pada kawasan kalian masing-masing,namun perbedaan tersebut aku rasa tidak akan menyimpang terlalu jauh,melainkan hanya sedikit yang mungkin saja sanggup meleset.daftar harga ini aku peroleh melalui penelusuran dari banyak sekali pasar burung di jawa timur serta tanggapan dari pertanyaan aku oleh para penghobi yang sudah senior.
Untuk mempersingkat artikel silahkan kalian simak daftar harga burung terbaru di bawah ini.

DAFTAR HARGA BURUNG TERBARU UPDATE JANUARI 2017


(Pasar Burung Di Jepang)
*Burung Anis Ampenan trotolan 250.000, sampaumur hutan 150.000
*Burung Anis Cendana trotolan 350.000, sampaumur hutan 250.000
*Burung Anis Kembang – jaminan jantan 600.000 acak 350.000
*Burung Anis Merah trotol – jaminan jantan 800.000, acak (bisa jantan-bisa betina) 500.000
*Burung Ayam hutan remaja jantan 250.000, betina 100.000
Burung Ayam hutan tangkapan sampaumur 200.000
*Burung Ayam kate sampaumur 100.000-150.000 Sepasang
*Burung Ayam ketawa anakan betina 50.000
*Burung Ayam ketawa anakan jantan 80.000
*Burung Ayam ketawa sampaumur jantan atau betina 200.000-300.000
*Burung Ayam serama 200.000 Sepasang
*Burung Bancit bakalan 30.000 yang sudah jadi 80.000
*Burung Bekisar anak 50.000 – 100.000
Burung Bekisar sampaumur 400.000 – 1.000.000 (tergantung kualitas)
*Burung Beo anakan 1.500.000
Burung Beo sampaumur hutan 700.000
*Burung Betet 250.000
&Burung Blackthroat jantan anakan 1.500.000, betina 1.000.000 sampaumur jantan (sudah jadi) 2.000.000 – 2.500.000, betina 1.500.000
*Burung Branjangan jawa trotolan 1.000.000, sampaumur (burung jadi) 2.500.000 ke atas.
*Burung Branjangan kalimantan 250.000
*Burung Branjangan NTB 200.000
*Burung Bubut 30.000
*Burung Cendet atau pentet tangkapan hutan 30.000
*Burung Cendet atau pentet trotolan 50.000 – 80.000
*Cendet mandura anakan atau trotol 150.000.
*Burung Ciblek gunung sampaumur hutan 50.000
*Burung Ciblek gunung anakan 80.000
*Burung Ciblek kebun anakan jantan 200.000
*Burung Ciblek kebun sampaumur hutan 150.000
*Burung Ciblek sawah bakalan 20.000, sudah jadi 100.000 ke atas
*Burung Cililin sampaumur hutan coklat 1.000.000, hitam 500.000
*Burung Cucak ijo banyuwangi trotol 1.500.000 sampaumur hutan 1.000.000
*Burung Cucak ijo cungkok 1.000.000
*Burung Cucak ijo sumatra sampaumur hutan 750.000
*Burung Cucak ijo sumatra trotolan 850.000
*Burung Cucak jenggot 300.000-400.000
*Burung Cucak keling 50.000
*Burung Cucak kencur atau bayeman 50.000
*Burung Cucak rante sampaumur hutan 100.000
*Burung Cucak rante trotolan 200.000
Burung kapas tembak bakalan 250.000
*Burung Cucakrowo anakan penangkaran (3-4 bulan) 6.500.000 – 8.000.000
*Burung Cucakrowo tangkapan hutan 5.000.000
*Burung Decu sampaumur hutan 200.000
*Burung Decu trotolan 350.000
*Burung Derkuku hutan 30.000
*Burung Gelatik belong tangkapan hutan 100.000
hasil penangkaran 200.000
*Burung Gelatik putih 300.000
*Burung Gelatik Wingko anakan 100.000, sampaumur hutan 40.000
Burung Gereja anakan 20.000, sampaumur 10.000 yang sudah jadi 200.000-300.000
*Burung Jalak bali trotolan atau anakan 10.000.000 – 15.000.000 bersertifikat
*Burung Jalak hitam atau kebo 50.000 – 100.000
*Burung Jalak malaysia jambul 100.000 – 150.000
*Burung Jalak Nias bakalan 150.000, sudah jadi 400.000
*Burung Jalak putih 800.000
*Burung Jalak suren jawa trotolan penangkaran 500.000
*Burung Jalak suren sumatera sampaumur hutan 300.000
*Burung Pleci atau Kacamata dada kuning ombyokan 60.000 yang sudah jadi 500.000-1000.000
*Burung pleci dada putih ombyokan 30.000 yang sudah jadi 200.000-500.000
*Burung Kacer jawa trotolan 600.000, sampaumur hutan 500.000
*Burung Kacer poci trotolan 500.000, sampaumur hutan 400.000
*Burung Kapasan 60.000
*Burung Kenari AF  anakan 300.000-400.000
*Burung Kenari Border anakan 800.000 sampaumur (jantan atau betina) 1.200.000
*Burung Kenari F1 anakan 1.500.000
*Burung Kenari F2 anakan 2.000.000
*Burung kenari yorkshire anakan 3000.000
*Burung Kenari frill 1.500.000
*Burung Kenari Gloster anak 500.000, sampaumur (jantan atau betina) 1.000.000
*Burung Kenari Lizard anakan 600.000 sampaumur 1.000.000
*Burung Kenari lokal bon anakan 100.000
*Burung Kenari lokal hijau anakan 150.000
*Burung Kenari lokal kuning anakan 100.000
*Burung Kenari lokal sunkis 150.000
*Burung lovebird hijau standart anakan 150.000
*Burung lovebird pastel hijau,kuning,biru 200.000
*Burung lovebird gobal anakan 250.000
*Burung lovebird lutino mata hitam anakan 350.000
*Burung lovebird lutino mata merah anakan 800.000

Demikian info mengenai Daftar Harga Burung Berkicau Terbaru update januari 2017.jangan lupa like dan bantu share kepada yang lainnya.
Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Penyebab Cucak Ijo (Ci) Lambat Panas Dan Cara Mengatasinya

Pada dasarnya, Cucak ijo (CI) bukan merupakan burung tipe fighter murni menyerupai Murai Batu (MB) atau Kacer. Cucak ijo ialah burung semi fighter yang tentunya abjad fighter tersebut akan muncul ketika kondisi birahi dan emosinya berada pada tingkat yang tepat.

Tapi seringkali ketika di lapangan, Cucak ijo (CI) tidak eksklusif dor ketika naik gantangan, tepatnya sebelum bendera start di berikan oleh team juri. Cucak ijo justru gres mau nampil sesudah penjurian berlangsung hingga pertengahan lomba, tentu saja hal ini akan mengurangi point'nya. Bahkan kadang sanggup eksklusif dicoret dari daftar nominasi.

Cucak ijo (CI) yang lambat panas (kurang emosi) sanggup disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

• Karena settingan yang kurang tepat.

Jika Cucak ijo (CI) lambat panas (kurang emosi) lantaran settingan yang kurang tepat, kita masih sanggup mengevaluasi dan mencari settingan untuk Cucak ijo tersebut hingga ketemu settingan yang pas.

• Cucak ijo (CI) sedang tidak kondisi.

Sedangkan bila Cucak ijo lambat panas (kurang emosi) lantaran sedang tidak kondisi, sebaiknya kita berikan perawatan yang maksimal terlebih dulu dan jangan buru-buru untuk membawanya kelapangan. Berikan pakan yang berkualitas menyerupai buah-buahan dengan sajian yang bervariasi serta perbanyak porsi derma Ekstra fooding (EF) untuk mempercepat pemulihan kondisi fisiknya.

• Mental Cucak ijo (CI) yang belum siap dibawa kelapangan.

Jika masalahnya ialah lantaran mental Cucak ijo (CI) yang belum siap untuk dibawa kelapangan, maka solusinya dengan memperlihatkan perawatan yang sempurna dan konsisten terlebih dulu hingga usia Cucak ijo tersebut mapan dan benar-benar siap dilombakan.

• Cucak ijo (CI) masih demam panggung.

Jika Cucak ijo lambat panas lantaran masih demam panggung, sebaiknya kita terus melatihnya secara rutin, sanggup dengan ditrek di rumah dengan beberapa Cucak ijo lain atau sanggup juga dibawa ke daerah Latber (latihan bersama) untuk melatih mentalnya dan menambah jam terbangnya.

• Mental dan abjad Cucak ijo (CI) yang memang mlempem (mental rumahan).

Tapi bila penyebab Cucak Ijo tidak mau nampil ketika dilombakan ialah lantaran karakternya yang memang non fighter, maka akan sangat sulit untuk memolesnya biar mau kerja ketika digantang.

Sebab, bila sudah menyangkut abjad memang sangat susah untuk dirubah, menyerupai halnya Manusia ada yang pemberani dan ada juga yang pengecut.

Jika kita memaksakan Cucak ijo (CI) dengan mental rumahan untuk dibawa kelapangan, maka jangankan sanggup juara, burung mau bunyi saja sudah untung. Bahkan kadang malah gagal total dan lebih fatal lagi Cucak ijo sanggup menjadi drop dan macet bunyi bila kita terus memaksakan untuk menggantangnya.

Modal utama Cucak ijo (CI) untuk sanggup tampil dilapangan harus mempunyai mental fighter yang mumpuni, lantaran lawan yang akan dihadapi dilapangan ialah burung-burung pilihan dengan kualitas terbaik yang mempunyai bakat di atas rata-rata Cucak ijo pada umumnya.

Jadi, bila tujuan kita memelihara Cucak ijo (CI) ialah untuk mengikuti lomba, maka wajib harus menentukan materi yang prospek lapangan, yang benar-benar mempunyai abjad petarung biar lebih gampang untuk memolesnya.

Jangan hingga salah menentukan materi Cucak ijo (CI) yang mempunyai mental rumahan, lantaran hanya akan buang-buang waktu dan tenaga saja tapi balasannya nihil dan mengecewakan. Jangan terkecoh dengan Cucak ijo yang gacor dan bongkar isian dirumah, lantaran belum tentu Cucak ijo tersebut akan tetap gacor ketika dilapangan.

Tips dan trik untuk menciptakan Cucak ijo (CI) cepat panas:

• Settingan Ekstra fooding (EF) menjelang lomba

Ketika hari H lomba, Cucak ijo (CI) jangan diberikan jangkrik, tapi cukup diberikan kroto atau ulat hongkong (UH) saja sesuaikan dengan karakternya, apakah cocok diberikan kroto atau ulat hongkong (UH).

Caranya dengan mengamati sikap keseharian Cucak ijo (CI) tersebut, apakah Cucak ijo tersebut trokbul, ngotot, dan bongkar isian ketika diberikan kroto dan dijemur, atau ketika diberikan ulat hongkong (UH) dan dijemur. Maka Ekstra fooding (EF) jenis itulah yang diberikan pada Cucak ijo pada ketika menjelang lomba.

• Perlakuan ketika dilapangan

Ketika hingga dilapangan, buka kerodong biar Cucak ijo (CI) menyesuaikan diri terlebih dulu dengan suasana daerah lomba. Cas dengan Cucak ijo betina atau sanggup ditrek dulu dengan Cucak ijo lain sebelum naik gantangan untuk memancing emosinya.

Cara lainnya dengan menggantang Cucak ijo (CI) lebih awal dari penerima lainnya. Jika kebiasaan penerima lomba burung kicau sering menggantang burungnya belakangan menunggu penerima lainnya, maka untuk Cucak ijo yang lambat panas (kurang emosi) justru harus digantang lebih awal sebelum penerima lain menggantang burungnya. Dengan begitu, kita mempunyai durasi waktu lebih usang biar Cucak ijo terpancing emosinya sebelum penilaian dilakukan.

Baca juga:

Ciri-ciri fisik Cucak Ijo (CI) orisinil Banyuwangi

Penanganan yang sempurna untuk Cucak Ijo (CI) macet bunyi

Jamu dan Suplemen khusus untuk Cucak Ijo (CI) biar gacor, ngentrok dan bongkar isian

Ciri-ciri perbedaan Cucak Ijo (CI) jantan dan betina muda/trotolan yang akurat

Demikian sedikit warta perihal penyebab Cucak Ijo (CI) lambat panas dan cara mengatasinya. Untuk warta lain seputar Cucak Ijo (CI), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak Ijo (CI) trokbul

Penyebab Dan Solusi Cucak Ijo (Ci) Yang Hanya Gacor Dirumah Tapi Bisu Digantangan

Ketika kita mempunyai Cucak ijo (CI) yang gacor, niscaya akan timbul keinginan untuk menggantang Cucak ijo (CI) kesayangan kita tersebut di arena lomba/latber.

Tapi sering kali impian kita untuk menang menjadi kandas, alasannya ialah jangankan sanggup juara, bahkan Cucak ijo (CI) yang tadinya sangat gacor ketika dirumah menjadi diam diam ketika digantangan.

Kadang kita terlalu yakin dan percaya diri untuk pribadi melombakannya, alasannya ialah pada ketika dirumah Cucak ijo (CI) tersebut sangat gacor dengan bahan isian yang melimpah. Tapi seringkali kita kecewa alasannya ialah ketika digantang, Cucak ijo (CI) yang super gacor tersebut hanya diam saja.

Hal itu dikarenakan mental dari Cucak ijo (CI) tersebut belum terlatih alasannya ialah belum terbiasa dengan suasana lomba burung kicau yang begitu ramai dengan banyak orang dan banyak burung-burung lain.

Jadi, sebaiknya sebelum kita melombakan Cucak ijo (CI), lebih baik dilatih dulu dirumah dengan ditrek dengan beberapa Cucak ijo (CI) lainnya untuk mengukur hingga dimana performa Cucak ijo (CI) kita tersebut.

Setelah kita tau menyerupai apa performanya dan kita rasa Cucak ijo (CI) tersebut mempunyai mental dan kualitas yang manis untuk dilombakan, maka kita sanggup mulai mencobanya untuk mengikuti latber terlebih dulu untuk membiasakannya dengan suasana lomba biar mentalnya semakin terasah.

Selain alasannya ialah mental Cucak ijo (CI) yang belum terlatih, ada beberapa faktor lain yang mungkin menjadikan Cucak ijo (CI) hanya gacor dirumah saja, antara lain:

Terbiasa hanya digantang di satu daerah saja

Ketika dirumah, Cucak ijo (CI) terbiasa hanya digantang di satu daerah saja setiap harinya, sehingga ketika berpindah daerah gantangan, Cucak ijo (CI) tersebut merasa tidak nyaman dan enggan untuk berkicau.

Solusinya:

Biasakan ketika dirumah, daerah menggantangnya selalu berpindah-pindah untuk membiasakan Cucak ijo (CI) biar cepat mengikuti keadaan ditempat gres dan berani berkicau dimanapun digantangkan.

Mental rumahan/non fighter

Karakter Cucak ijo (CI) yang non fighter/jago kandang memang sulit untuk sanggup tampil dilapangan, walaupun ketika dirumah sangat gacor tapi ketika bertemu banyak lawan digantangan, Cucak ijo (CI) tersebut akan ketakutan dan tidak berani bersuara.

Solusinya:

Untuk problem tersebut memang sulit untuk diperbaiki, sebaiknya cari gacoan gres yang mempunyai huruf fighter biar lebih gampang memolesnya. Karena jikalau kita mempertahankan Cucak ijo (CI) dengan huruf non fighter tersebut untuk menjadi gacoan kita, maka hanya akan membuang waktu, tenaga, dan biaya saja alasannya ialah kekecewaanlah yang nantinya akan kita dapatkan.

Kurangnya pemasteran

Cucak ijo (CI) yang tidak mempunyai banyak isian akan kehabisan bahan ketika dilombakan dan hanya akan diam saja, atau menjadi tidak percaya diri alasannya ialah tidak mempunyai bahan lagu untuk mengimbangi suara-suara kicauan lawannya yang bervariasi.

Solusinya:

Lakukan pemasteran secara rutin dan konsisten dengan suara-suara burung masteran yang cocok dengan karakternya, sehingga Cucak ijo (CI) akan mempunyai bahan lagu yang glamor dan melimpah.

Usia Cucak ijo (CI) masih terlalu muda

Usia Cucak ijo (CI) yang masih terlalu muda mentalnya masih belum stabil, sehingga ketika bertemu lawan yang lebih mapan/dewasa mentalnya menjadi down.

Solusinya:

Sebaiknya jikalau usia Cucak ijo (CI) masih terlalu muda jangan dilombakan dulu alasannya ialah sanggup berakibat pada rusaknya mental dari Cucak ijo (CI) muda tersebut.

Berikan perawatan yang terbaik dulu, asuh mentalnya dan siapkan materinya hingga usia Cucak ijo (CI) tersebut mapan dan siap untuk dilombakan.

Demam panggung

Cucak ijo (CI) yang masih demam panggung/belum terbiasa dengan suasana keramaian di arena lomba cenderung akan diam saja ketika dilombakan, alasannya ialah Cucak ijo (CI) tersebut masih merasa absurd dan belum terbiasa berada ditengah keramaian dan banyak burung lain disekitarnya.

Solusinya:

Sering dibawa ke arena lomba/latber untuk membiasakannya dengan keramaian, walaupun tidak digantang setidaknya sanggup melatih mentalnya biar berani berkicau di daerah ramai.

Takut dengan sesuatu

Cucak ijo (CI) yang takut pada sesuatu, menyerupai warna-warna tertentu atau benda-benda tertentu yang membuatnya tertekan, cenderung akan gelisah dan tidak mau berkicau ketika sesuatu yang ditakutinya tersebut ada disekitarnya.

Solusinya:

Biasakan Cucak ijo (CI) untuk melihat sesuatu yang ditakutinya tersebut setiap hari, tapi cara ini harus dilakukan secara sedikit demi sedikit biar Cucak ijo (CI) tidak stres.

Perlihatkan sesuatu yang ditakuti Cucak ijo (CI) tersebut dari mulai jarak yang jauh dan terus didekatkan hingga Cucak ijo (CI) tidak takut lagi dan tetap berkicau walaupun sesuatu yang ditakutinya tersebut berada bersahabat disekitarnya.

Settingan lomba

Jika Cucak ijo (CI) belum ketemu settingan lomba yang tepat, maka kondisi birahi dan emosinya tidak berada pada tingkat yang ideal untuk bertarung. Maka yang terjadi, Cucak ijo (CI) tidak sanggup mencapai performa terbaiknya dan menyebabkannya tidak sanggup nampil ketika dilombakan.

Solusinya:

Settingan lomba untuk Cucak ijo (CI) lebih menitik beratkan pada pengaturan tingkat birahi dan emosinya. Kondisi birahi dari Cucak ijo (CI) lebih mayoritas dipengaruhi oleh faktor santunan Ekstra fooding (EF), sedangkan emosinya lebih dipengaruhi oleh faktor penjemuran dan pengerodongan.

Untuk mendapat settingan yang tepat, kita harus berani melaksanakan trial error (otak-atik settingan), sehingga kita tau apa jenis Ekstra fooding (EF) yang cocok untuk Cucak ijo (CI) gacoan kita dan berapa banyak dosis yang harus diberikan, sehingga tidak kurang ataupun over.

Settingan emosi Cucak ijo (CI) cenderung dipengaruhi oleh birahinya. Artinya, jikalau Cucak ijo (CI) sedang over birahi (OB) maka akan cenderung menjadi galak, dan demikian juga sebaliknya.

Selain itu, emosi Cucak ijo (CI) juga sanggup dikarenakan oleh huruf dari burung itu sendiri, baik huruf bawaan burung tersebut yang memang tipe fighter maupun huruf yang muncul alasannya ialah efek dari perawatan sehari-harinya.

Rata-rata Cucak ijo (CI) mempunyai huruf lambat panas, hal ini sanggup disiasati dengan cara full kerodong dan mengurangi intensitas mandi serta memaksimalkan durasi penjemurannya. Bisa juga di charge dengan Cucak ijo (CI) betina sebelum lomba.

Berikan hidangan serta jenis Ekstra fooding (EF) yang sesuai dengan kebutuhan dan huruf dari Cucak ijo (CI) biar sanggup tampil maksimal ketika dilombakan.

Baca juga:

Penyebab Cucak ijo (CI) didis ketika dilombakan dan cara mengantisipasinya

Penyebab Cucak Ijo (CI) lambat panas dan cara mengatasinya

Penanganan yang sempurna untuk Cucak Ijo (CI) macet bunyi

Ciri-ciri perbedaan Cucak Ijo (CI) jantan dan betina muda/trotolan yang akurat

Demikian sedikit informasi wacana penyebab dan solusi Cucak ijo (CI) yang hanya gacor dirumah tapi bisu digantangan. Untuk informasi lain seputar Cucak ijo (CI), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak ijo (CI)

Foto Burung Cucak Ijo Cara Merawat Cucak Hijau Kicau Nyaring Gacor Ngeriwik

FOTO BURUNG CUCAK IJO Cara Merawat Cucak Hijau Kicau Nyaring Gacor Ngeriwik - Sebelum mengupas lebih lanjut terkait Cucak Ijo, habitat burung Cucak Hijau atau cucak ijo, Ciri Cucak Hijau berdasar kawasan asal, Ciri Cucak Hujau jantan dan betina, Memilih Cucak Hijau bakalan dan anakan, Cara perawatan burung Cucak Ijo, Penanganan burung Cucak Ijo untuk lomba biar juara, Perawatan burung Cucak Hijau masa mabung, Penangkaran burung Cucak Hijau, Kendala dalam penangkaran dan masalah utama perawatan Cucak Ijo. Lihat juga Foto Burung Jalak Nias Cara Merawat supaya Kicau Nyaring Gacor.

FOTO BURUNG CUCAK IJO Cara Merawat Cucak Hijau Kicau Nyaring Gacor Ngeriwik FOTO BURUNG CUCAK IJO Cara Merawat Cucak Hijau Kicau Nyaring Gacor Ngeriwik


Mengenal Burung Cucak Ijo/Hijau
Meskipun nama umum yakni cucak hijau atau cucak ijo, namun burung ini bukanlah keluarga merbah atau cucak-cucakan. Burung cucak hijau sama sekali bukan satu suku dengan cucakrowo atau cucak jawa misalnya.

Yang biasa kita sebut cucak hijau ini mempunyai nama ilmiah Chloropsis sonnerati. Dia yakni burung cica-daun besar dengan seluruh tubuh mayoritas dengan warna hijau. Chloropsis sonnerati termasuk ke dalam suku Chloropseidae, berkerabat bersahabat dengan burung cipoh (Aegithina spp.). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai Greater Green Leafbird.

Jenis-jenis cica-daun juga dikenal dengan sebutan umum burung daun, atau murai daun.

Bertubuh sedang, dengan panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 22 cm.

Seperti umumnya cica-daun, seluruh tubuh didominasi warna hijau terang (hijau daun), termasuk sayap dan ekor; sementara pipi dan tenggorokan burung jantan berwarna hitam berkilau.

Perbedaan dengan cica-daun yang lain yakni adanya warna (noktah) biru pada pundak burung jantan. Burung betina dengan tenggorokan kuning dan lingkaran mata kuning. Kedua jenis kelamin mempunyai sepasang setrip malar biru berkilau di sisi dagunya.

Iris mata berwarna coklat gelap, paruh tebal hitam, dan kaki abu-abu kebiruan.

Jenis burung ini kadang bersikap kasar terhadap jenis lain yang berukuran lebih kecil. Saat berkicau, cica-daun besar akan menundukkan kepala. Makanannya yakni aneka serangga dan buah-buahan hutan.

.

+HABITAT CUCAK HIJAU

Cica-daun besar menyebar di Semenanjung Malaya, Sumatra dan pulau-pulau di sekitarnya, Kalimantan termasuk pula Natuna, Jawa dan Bali. Tersebar luas tetapi tidak umum didapati, di hutan-hutan dataran rendah dan perbukitan hingga ketinggian 1.000 m dpl..

Ciri Burung Cucak Hijau Berdasarkan Daerah Asal

Cica-daun yakni jenis burung Oriental (Asia) yang penyebarannya tidak melewati Kalimantan di sebelah timur. Beberapa jenisnya yang terdapat di Indonesia, selain cica-daun besar, adalah:

1. Cica-daun kecil (C. cyanopogon); sangat ibarat cica-daun besar, hanya ukurannya lebih kecil (17 cm) dan tidak punya bercak biru di bahu.
2. Cica-daun sayap-biru (C. cochinchinensis); sayap dan ekor tersaput warna biru. 17 cm.
3. Cica-daun dahi-emas (C. aurifrons); dahi kekuningan pada yang jantan. 19 cm.
4. Cica-daun sumatra (C. venusta); paling kecil, 14 cm. Dahi dan sisi kepala biru terang (jantan), tenggorokan biru terang (betina).


Ciri-Ciri Burung Jantan atau Betina

Cucak hijau termasuk burung dimorfik, yakni terdapat perbedaan ciri fisik yang sanggup dilihat antara burung jantan dan burung betina dewasa. Untuk burung jantan, pada dagu dan tenggorokan berwarna hitam, sedangkan betina hijau.

Sementara itu untuk cucak hijau yang masih muda/trotolan sekitar umur 2-4 bulan, bentuk fisik jantan dan betina nyaris sama, bulunya pun warnanya sama hijau muda. Serta ada warna kuning, di bawah paruh hingga leher. Dan sepertinya, tidak ada ciri khusus yang membedakan antara yang jantan dan betina.

Namun bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menekuni cucak hijau akan sangat gampang melihat perbedaannya baik masih bakalan apalagi dikala dewasa. Ada beberapa cara jitu untuk melihat perbedaan jantan dan betina. Beberapa hal yang harus diperhatikan dikala membeli bakalan cucak hijau dipasar burung maupun di pengepul.

Pertama, bakalan jantan, jikalau masih berumur di bawah 4 bulan maka alis yang melingkar di kedua di matanya berwarna kuning. Jika alis matanya berwarna putih, betina.

Kedua, warna paruh belahan bawah, kalau jantan berwarna coklat tua. Sedangkan yang betina berwarna putih.

Beda cucak ijo anakan jantan dan betina dilihat dari belahan luar kerongkongan (Foto: Jo_Qplie/kicaumania.or.id)

Ketiga, jikalau bakalan sudah berumur di atas 4-6 bulan, maka betina akan berwarna kuning di belahan leher, kemudian akan berkembang menjadi warna putih kehijauan. Sedangkan jantan, warna kuningnya akan dipenuhi trotol-trotol hitam. Pada dua bulan berikutnya, warna hitam itu akan tampak lebih terang pada belahan leher/bawah paruh.

Seiring dengan bertambnya umur, warnua hitam di leher bawah, akan terus menutup hingga di bawah matanya.


Tips Cara Memilih Burung Cucak Ijo

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan materi atau bakalan pada burung cucak hijau.

Berkelamin jantan dengan postur tubuh yang panjang serasi, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.

Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang.
Paruh belahan bawah harus lurus. Jangan menentukan materi yang mempunyai paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.

Postur badan, pilihlah materi yang berpostur sedang dengan panjang leher, tubuh dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan menentukan materi yang berleher dan berbadan pendek.
Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini membuktikan materi tersebut sehat.
Warna kaki tidak besar lengan berkuasa terhadap mental burung.
Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri materi yang bermental baik.
Rajin bunyi, ini membuktikan burung tersebut mempunyai prospek yang cerah.
Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power bunyi secara maksimal.


Bagaimana Cara Perawatan Burung Cucak Hijau/Ijo

-Tempat: Cucak hijau sanggup dipelihara dengan sangkar kotak dengan ukuran panjang-lebar 45-45 cm dengan tinggi 60 cm atau sanggup juga sangkar lingkaran dengan diameter 35 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan sanggup dibentuk dari kayu asam dengan diameter 1,5 cm.

- Pakan: Sama dengan burung lain pada umumnya, cucak hijau memerlukan sajian pakan yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya ibarat protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya ibarat vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial ibarat D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya yakni salah satu bentuk dari vitamin B) dan Ca-D

Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melaksanakan fungsinya ibarat memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.

Yang termasuk mineral yang diharapkan burung cucak hijau yakni Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.



Makanan yang sesuai untuk burung cucak hijau

Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung cucak hijau. Voer diberikan sebagai tambahan kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti dengan voer yang gres setiap dua hari sekali.
Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah pepaya, pisang kepok putih, apel, pir, tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak derma buah pepaya, lantaran buah pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Di samping itu, buah pepaya sangat gampang dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik yaitu: Jangkrik, orong-orong, kroto, ulat hongkong, ulat bambu, kelabang, belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu diubahsuaikan dengan huruf pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan niscaya dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

Referensi vitamin dan mineral lengkap untuk burung, silakan di lihat di artikel ini.



Perawatan dan setelan harian burung cucak hijau

Perawatan harian untuk burung cucak hijau relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung cucak hijau:

Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
Bersihkan sangkar harian. Ganti atau tambahkan voer, air minum dan buah segar.
Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memperlihatkan Jangkrik secara pribadi pada burung.
Penjemuran sanggup dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, kemudian sangkar dikerodong.
Siang hari hingga sore (jam 10.00-15.00) burung sanggup dimaster dengan bunyi master atau burung-burung Master.
Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan bunyi master selama masa istirahat hingga pagi harinya.

Penting

Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin hingga hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
Pengumbaran di sangkar umbaran sanggup dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
Berikan multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Berikan buah pisang yang yang telah diolesi madu setiap hari Sabtu.

Penanganan apabila burung cuvak hijau overbirahi

Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore
Bisa diberikan 2 ekor Ulat Bambu dalam 3 hari berturut-turut
Frekuensi mandi dibentuk lebih sering, contohnya pagi-siang dan sore
Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja

Penanganan apabila burung cuvcak hijau kondisinya drop

Tingkatkan porsi derma Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore
Tingkatkan porsi derma Kroto menjadi 3x seminggu
Mandi dibentuk 2 hari sekali saja
Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung cucak hijau lain dahulu
Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari


+PENANGANAN CUCAK HIJAU UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung supaya mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan mempunyai stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik huruf dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung cucak hijau:

H-3 sebelum lomba, Jangkrik sanggup dinaikkan menjadi 10 ekor pagi dan 6 ekor sore.
H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
1 Jam sebelum digantang lomba, berikan Jangkrik 3 ekor dan Ulat Hongkong 10-20 ekor.
Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.

Penting

Jangan memandikan burung pada dikala di lapangan, lantaran sanggup menciptakan birahi burung tersebut menjadi sangat tidak stabil.
Berikan kesempatan pada burung untuk menyesuaikan diri sebentar pada suasana lapangan, supaya burung tidak kaget.

Perawatan dan sehabis cucak hijau pasca lomba

Perawatan pasca lomba sesungguhnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini pola Perawatan dan setelan pasca lomba untuk burung cucak hijau:

Porsi EF dikembalikan ke setelan harian.
Berikan multivitamin pada air minum pada H+1 sehabis lomba.
Sampai H+3 sehabis lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.



+PERAWATAN CUCAK HIJAU MABUNG

Untuk burung cucak hijau, sangat jarang terjadi mabung total dan biasanya hanya nyulam atau ganti bulu secara bergantian. Namun jikalau terjadi burung mengalami masa nyulam dengan banyak bulu yang berjatuhan, maka perlu dilakukan treatmen mabung. Apa itu?

Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi masakan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapat gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan protein, menjadikan burung harus mengonsumsi lebih banyak masakan selama meranggas untuk sanggup mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diharapkan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat contohnya klarifikasi pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi rujukan utama untuk goresan pena mengenai masalah mabung ini).

Faktor-faktor yang besar lengan berkuasa pada masa mabung tidak sanggup sepenuhnya dipahami, lantaran sangat kompleks. Umur burung, isu terkini dikala mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat yakni bahwa pada dikala burung mabung, Anda harus memperlihatkan suplai pakan yang cukup sehingga mereka sanggup membuatkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diharapkan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung welirang ibarat metionin dan sistin. Protein ibarat itu sanggup ditemukan di dalam daging hewan. Daging sanggup diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus derma suplemen masakan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung banyak sekali vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

Penggangu tersebut antara lain:

* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma yakni penyakit paling umum yang menjadikan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan benalu dan infeksi kuman pada usus sanggup pula menjadikan bulu burung sulit tumbuh.

* Gizi jelek – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan risikonya masakan yang kurang gizi sanggup menjadikan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, gampang kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).

* Kimiawi – penggunaan materi kimiawi sering menjadikan bulu tumbuh tidak tepat atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya yakni zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menjadikan bulu burung melintir jikalau diberikan semasa burung mabung.

* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan insan menjadikan bulu gres tidak sanggup berkembang tepat dan sebagainya.

Apa yang perlu Anda lakukan supaya burung sanggup mempunyai bulu gres sebaik mungkin?

Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan benalu lainnya.

Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, contohnya Polyoma.

Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang manis bukan berarti pakan yang banyak, alasannya yakni terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan menciptakan burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.

Jika Anda telah melaksanakan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter binatang khusus burung.

Cara Smart memakai BirdVit

Dalam kaitan dengan duduk kasus mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk memperlihatkan burung asupan tambahan, contohnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung yang sedang mabung. Cara ini lebih smart” alasannya yakni BirdVit yakni multivitamin dan multimineral yang sangat diharapkan burung selama masa mabung.

BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diharapkan burung, seperti:

Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3.
Zat esensial ibarat D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya yakni salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.
Mineral utama ibarat potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate, mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.

Dengan demikian, selama kita memakai BirdVit untuk menangani burung mabung, maka kita cukup memperlihatkan porsi pakan ibarat sediakala tanpa khawatir burung kekurangan “energi masa mabung”. Sebab, memang benar energi yang diharapkan burung ketika mabung bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk pertumbuhan bulu ibarat asam amino yang mengandung welirang ibarat metionin dan sistin.

Cucak hijau bermasalah

Untuk burung-burung yang sangat bermasalah contohnya bulu gampang patah atau burung sakit-sakitan seusai masa mabung, biasanya dikarenakan asupan mineralnya yang kurang. Selain dipakai BirdVit, Anda sanggup menyertakan pula BirdMineral.

Apa beda BirdMineral dan BirdVit?

Untuk diketahui, ada mineral dan vitamin tertentu yang tidak efektif jikalau dipakai bersamaan. Akan saling melemahkan. Karena keduanya sama-sama dibutuhkan burung dalam jumlah yang proporsional, maka mineral dan vitamin tertentu hanya sanggup dicampur dengan komposisi dan volume tertentu.

Seperti diketahui di dalam BirdVit ada sejumlah mineral yang sangat diharapkan burung. Namun kandungan mineral di dalam BirdVit tidak sebesar di dalam BirdMineral lantaran selain sebagai penjaga vitalitas burung, BirdMineral juga bersifat mengcover atau mengobati.

Pola perawatan cucak hijau masa mabung:

Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari kemudian lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 20 menit/hari atau kalau untuk penanganan ekstrim burung mabung, sanggup dilakukan perawatan ekstem mabung.
Jika Anda tidak memakai BirdVit atau BirdMineral, derma porsi EF diberikan lebih banyak lantaran sangat diharapkan untuk pembentukan sel-sel gres dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: setelan jangkrik dibentuk 5 ekor pagi dan 3 ekor sore, kroto 1 sendok makan setiap pagi dan cacing 2 ekor 3x seminggu.
Meski tidak memakai BirdVit dan/atau BirdMineral, derma multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu sangat perlu.
Jika Anda tidak memakai BirdVit, perlu perbanyak derma buah pepaya, lantaran buah pepaya sangat gampang dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Di samping itu buah pepaya banyak mengandung vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.

Lakukan pemasteran

Masa mabung menciptakan burung lebih banyak pada kondisi membisu dan mendengar. Inilah dikala yang tepat untuk mengisi variasi bunyi sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan huruf dan tipe bunyi burung dengan bunyi burung master.



+PENANGKARAN CUCAK HIJAU

Kandang, indukan, penjodohan

Untuk menentukan indukan jantan, pilih saja cucak ijo yang sehat, tidak cacat fisik dan gacor dengan asumsi usia di atas 2 tahun. Sedangkan betinanya, sanggup dipilih yang usia di atas 1 tahun, mulus dan sudah mau bunyi kalau didekatkan dengan cucak ijo jantan. Pilihlah jantan dan betina yang jinak, dalam arti tidak takut lagi dengan manusia. Soal asal cucak ijo, pilih sesuai cita-cita Anda. Bisa asal Sumatera, Blora, Jember, Banyuwangi atau dari manapun.

Setelah calon indukan dipilih kemudian kita melaksanakan proses penjodohan. Proses penjodohan sanggup dilakukan dengan sangkar penjodohan, yakni sangkar bersekat yang sekatnya sanggup kita ambil sewaktu-waktu. Jika tidak punya sangkar sekat, sanggup gunakan sangkar harian biasa.

Penjodohan dilakukan dengan selalu menempelkan sangkar si jantan dan betina berdempetan. Dengan posisi ini, maka jantan yang sudah birahi pada tahap awal akan selalu berkicau mengarah si betina. Si betina juga akan menanggapi dengan siulan-siulan khas betina. Jika belum mau berjodoh, betina akan menghindar dengan cara menjauh dan bersikap cuek. Proses penjodohan ini sanggup berlangsung usang atau sebentar tergantung dari kondisi birahi masing-masing.

Ada baiknya dalam proses penjodohan ini kita memperhatikan apa yang pernah disampaikan Om Arkum. Dia menyampaikan bahwa dalam tahap penjodohan, ia biasanya melihat dulu apakah burung secara umur sudah siap atau belum, kemudian sudah birahi atau belum. Faktor birahi sangat mensugesti proses penjodohan, cepat atau tidak dan berantem atau tidak dan ini juga di pengaruhi umur burung. “Trik yang sering saya pergunakan untuk menjodohkan burung yakni dengan sangkar sekat. Kaprikornus suatu dikala untuk melihat jodoh atau tidak, saya tinggal menarik pembatas sangkar sekat yang ada di tengah,” katanya.

Untuk menciptakan burung cepat jodoh, ia biasanya melaksanakan hal sebagai berikut:

1. Hari pertama diberi EF yang lebih dari biasa, misal jantan betina diberi masing-masing 10 ekor jangkrik dan 10 ekor cacing dengan tujuan supaya keduanya terpacu birahinya.

2. Hari kedua, jatah jantan tetap dan jatah betina dikurangi, misal 10 : 5, hal ini ditujukan untuk tetap menjaga birahinya

3, Hari ketiga jatah jantan ditambah dan jatah betina dihilangkan. Tujuannya pada dikala si jantan birahi, ia akan memainkan EF di mulutnya, dan pada dikala yang bersamaan si betina kelaparan lantaran tidak mendapat jatah makan, sehingga si betina akan berusaha meminta jatah makan dari si jantan.

Proses ini sanggup dilanjutkan untuk beberapa hari ke depan. Lamanya tergantung burung itu sendiri, sanggup sehari, 2 hari atau mungkin 1 bulan belum jodoh.

Proses penjodohan ibarat itu pula yang dilakukan Mas Samino di Lintang Songo BF Solo. Proses penjodohan ini dilakukan selama hampir sebulan hingga jantan betina mau bercampur tanpa tarung lagi.

Untuk mengetahui apakah mereka sanggup akur atau tidak, sesekali mereka dicampur terutama di dikala dimandikan di karamba. Kalau mereka tidak tengkar, maka sanggup dicoba dijadikan satu. Kalau masih ada gejala bertengkar, maka perlu dipisah lagi. Lakukan hal itu hingga burung benar-benar mau dikumpulkan jadi satu tanpa saling serang.

Sekadar tips dari saya, jikalau burung Anda sulit atau usang berjodoh, maka Anda sanggup memakai BirdMature. BirdMature yakni produk untuk meningkatkan birahi burung secara cepat, terutama untuk burung-burung penangkaran. BirdMature sudah teruji di sangkar penangkaran lovebird punya Om Dwi, DT BF Jogja, dan penangkaran murai watu Black BF Cilacap.

Setelah penjodohan selesai, maka kedua burung pribadi dimasukkan ke sangkar penangkaran.

Manajemen pakan penangkaran cucak ijo

Untuk duduk kasus penyediaan sarang dan sarana-prasarana lain, Anda sanggup melihatnya lagi di artikel Kandang penangkaran burung. Sementara untuk penangkaran dengan sangkar gantung, meski sudah berhasil bertelur ibarat yang dilakukan Om Angin Jakarta, tetapi belum ada informasi apakah sudah sanggup menetas (sudah terjadi perkawinan, mengeram hening dan menetas). Sedangkan untuk masalah pakan, burung cucak ijo sanggup saja diberikan dengan pola standar berupa voer, serangga, cacing dan buah-buahan. Namun demikian derma pakan untuk burung penangkaran harus lebih banyak porsinya ketimbang burung untuk peliharaan harian.

Hanya saja, perlu diingat, derma asupan yang tidak seimbang justru akan memperlama proses produksi. Penggunaan voer untuk ayam broiler misalnya, memang meningkatkan jumlah protein, tetapi pada dikala yang sama jumlah lemaknya pun banyak. Padahal, burung penangkaran yang kegemukan, akan sulit bereproduksi dengan baik. Begitu juga dengan voer yang biasa dipakai untuk burung kicau harian, secara umum sudah baik, namun kandungan mineralnya seringkali tidak sanggup kita pastikan lantaran banyak voer yang dijual tanpa disertai keterangan komposisi isi yang memadai. Dalam kaitan inilah saya menyarankan ke beberapa penangkar untuk memperlihatkan multi vitamin dengan komposisi yang pas untuk burung.

Multivitamin yang manis setidaknya mengandung vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial ibarat D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya yakni salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate. Untuk rujukan ini, silakan baca wacana produk BirdVit.

Pada dikala yang sama, burung di penangkaran membutuhkan mineral yang komplit dan seimbang. Unsur Ca dan K misalnya, harus benar-benar tercukupi sehingga proses pembuatan cangkang telur sanggup berlangsung dengan baik. Lebih dari itu, kekurangan mineral pada burung akan menjadikan beberapa hambatan dalam penangkaran, antara lain bulu lemah, tidak mulus, kusam; terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); paralysa (lumpuh); perosis (tumit bengkak); anak burung mati sehabis menetas; mengalami urat keting (tendo); terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; tidak juga segera bertelur, telur kosong, produktivitas rendah, dan daya tetas rendah, serta ajal embrio tinggi. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya Anda mengetahui masalah mineral burung.

Masa mengeram

Seperti halnya penangkaran burung pada umumnya, cucak ijo membutuhkan lingkungan yang tenang. Paling tidak, harus terbebas dari gangguan predator (kucing, tikus dll). Sementara untuk menghindarkan burung dari serangan penyakit yang berasal dari parasit, maka Anda harus memastikan sangkar yang relatif bebas parsit dan serangga pengganggu ibarat semut dan kecoak.

Parasit pengganggu burung di penangkaran ada macam-macam. Jika tidak ditangani secara serius, maka akan menjadikan betina tidak nyaman dalam mengeram. Akibatnya, burung tidak hening dan selalu turun dari sarang. Jika ini berulang terjadi, maka dipastikan telur tidak sanggup menetas lantaran tidak mendapat suhu pengeraman yang stabil. Kadang-kadang, gangguan benalu juga menjadikan indukan berlaku kasar dan sanggup mengobrak-abrik sarang, makan telur sendiri, dan lain-lain.

Selama masa mengeram, ekstra fooding perlu dikurangi dengan tujuan supaya kedua burung tidak naik birahinya yang juga sering menjadikan mereka berlaku kasar baik terhadap pasangan amupun terhadap telur yang sedang dierami.

Setelah usia pengeraman 14 hari, maka telur burung cucak ijo akan menetas. Untuk mengantisipasi masa menetas, maka mulai hari ke-12 pengeraman, Anda perlu meningkatkan jumlah ekstra fooding dan menyediakan kroto sebagai pakan pertama yang akan diberikan indukan kepada anakannya.

Manajemen anakan


Jika telur telah sukses menetas, maka anakan cucak ijo sanggup Anda petik antara usia 5-10 hari. Kalau kurang dari 5 hari, kondisi burung terlalu lemah dan kadang menyulitkan kita untuk menyuapkan pakan. Sementara jikalau lebih dari 10 hari, burung sudah takut dengan manusia. Akibatnya, mereka takut disuapi dan pada dikala yang sama mereka belum sanggup makan sendiri. Selanjutnya, ya sanggup mati-lah bawah umur cucak ijo.

Anak-anak cucak ijo sanggup Anda letakkan di wadah apa saja yang penting ada landasan dengan materi yang sama dengan yang dibentuk untuk menciptakan sarang di sangkar penangkaran. Untuk landasan teratas sanggup kita beri kapas supaya lembut dan tidak melukai anakan burung. Anakan di wadah khusus itu kemudian sanggup Anda letakkan di dalam kotak kayu atau kotak apa saja, dengan diberi lampu penghangat.

Sedangkan untuk pakan anakan cucak ijo yang diambil pada usia 5-10 hari, Anda sanggup menyiapkan kroto yang benar-benar higienis dari kotoran dan bangkai semut. Suapkan perlan-pelan dengan alat suap yang sanggup Anda buat ibarat penjepit yang terbuat dari bambu. Atau Anda sanggup menciptakan dengan bentuk apapun yang penting sanggup untuk menyuapkan kroto ke paruh burung anakan. Kroto yang akan Anda berikan, perlu ditetes air sedikit sehingga memudahkan burung anakan untuk menelannya.

Untuk burung-burung di atas usia 7 hari, Anda juga sanggup memperlihatkan kroto yang dicampur dengan campuran voer. Untuk memastikan kecukupan vitamin dan mineral anakan burung, Anda perlu menambahkan BirdVit ke dalamnya.

Anakan burung pada usia 15 hari ke atas, Anda sudah sanggup mulai memperlihatkan jangkrik kecil yang dibersihkan kaki-kakiinya, dan dipencet kepalanya. Atau kalau untuk derma di masa-masa awal, jangan disertakan kaki dan kepalanya. Lebih baik lagi kalau Anda sanggup memperlihatkan jangkrik yang sedang mabung, yakni masih lembut dan berwarna putih.

Ketika anakan burung sudah mulai meloncat-loncat kuat di dalam boks sarang, Anda sanggup memindahkannya ke dalam sangkar gantung. Hanya saja perlu diingat, dasar sangkar gantung tetap diberi landasan materi yang sama dengan materi pembuat sarang. Tujuannya yakni mencegah kaki burung anakan cedera. Sementara untuk tangkringan harus dibentuk bertingkat supaya burung juga mencar ilmu meloncat antar tangkringan.

Sementara itu untuk administrasi indukan pasca anakan diambil, Anda sanggup menyetting pakan untuk indukan ibarat pada masa pasca penjodohan. Setelah anakan diambil, biasanya 7-10 hari setelahnya, betina mulai bertelur lagi. Hal ini berulang terus dan akan mengalami perubahan ketika burung mengalami masa mabung. Mabung pada cucak ijo pada umumnya memang tidak sekaligus bulu ambrol dalam rentang hari yang pendek, tetapi nyulam-nyulam.

Dengan model mabung ibarat ini, maka tidak mengherankan masih ada juga cucak ijo yang tetap betelur meski bulu mulai jatuh. Namun demikian, ada juga yang berhenti berproduksi seketika. Hal ini memerlukan kecermatan Anda untuk memperlihatkan asupan yang manis untuk burung penangkaran, sehingga meskipun kondisi fisik terlihat tidak fit, tetapi tetap saja mau berproduksi. Lain masalahnya kalau proses nyulamnya memang tinggi, yakni bulu banyak sekali yang berjatuhan, maka Anda harus bersabar untuk menunggu burung menuntaskan masa mabung, rekondisi dan siap lagi berproduksi.


+KENDALA UTAMA PENANGKARAN

Penjodohan

Dalam penjodohan burung untuk penangkaran, kesulitan utama yakni menyamakan masa birahi burung. Sebab, apabila burung tidak sama masa birahinya, maka penjodohan sulit dilakukan. Untuk itu, Anda perlu memperlihatkan asupan pakan yang sanggup memunculkan birahi burung, baik untuk jantan ataupun betina.

Dalam kaitan ini, disarankan Anda memakai multivitamin dan multi mineral yang dilengkapi dengan suplemen lengkap dan seimbang disertai materi aktif yang bermanfaat untuk kebutuhan utama asupan makan burung indukan. Anda sanggup contohnya memakai BirdMature.

Fungsi utama BirdMature/BMR yakni meningkatkan fertilitas dan menormalkan fungsi reproduksi burung. BMR sangat direkomendasikan untuk dipakai oleh para penangkar sehingga mencapai produksi burung yang optimal.

Macet produksi

Banyak sekali masalah burung macet produksi. Meskipun indukan jantan dan betina terlihat sehat, namun ternyata keduanya tidak juga melaksanakan perkawinan. Atau kalau melaksanakan perkawinan tidak terjadi pembuahan. Tanda tidak ada pembuahan yakni telur yang kosong hingga masa pengeraman berakhir.

Sebenarnya, macet produksi dalam masalah di atas yakni lantaran datangnya masa birahi burung pasca telur menetas tidak berbarengan. Dengan demikian, dalam masalah ini juga disarankan memakai BirdMature sehingga muncul birahi jantan dan betina pada dikala yang bersamaan.

Fungsi utama BirdMature memang meningkatkan fertilitas dan menormalkan fungsi reproduksi burung. Namun ia mempunyai fungsi lain, yakni meningkatkan daya tahan tubuh piyikan (burung-burung muda), menormalkan sistem kekebalan tubuh piyikan serta menyempurnakan pertumbuhan bulu burung.

Banyak burung piyikan mati disebabkan ia kekurangan asupan yang seharusnya tersimpan secara normal ketika ia masih dalam bentuk telur. Dengan derma BirdMature, risiko ajal anakan piyikan burung sanggup ditekan.

.

+PROBLEM UTAMA CUCAK HIJAU

1. Kurang fighting spirit, tidak ngetrok atau njambul
2. Hanya melet-melet (julurkan lidah) kalau ditrek
3. Mabung nyulam terus-menerus
4. Nyekukruk tak bergairah

1. Kurang fighting spirit alias kurang semangat tempur biasanya lantaran burung masih muda, burung kurang fit, kegemukan. Atasi dengan derma asupan yang seimbang gizi, vitamin dan mineralnya. Bisa gunakan BirdVit untuk rawatan harian. Bisa gunakan BirdShout selama 3 hari sebelum turun lomba. Jika kegemukan, perbanyak mandi.

Agar burung ngentrok dan njambul, pastikan burung birahi secara terukur. Selain diterapi harian dengan BirdVit, latihlah atau sering pertemukan dengan cucak hijau yang suka njambul dan ngentrok. Karakter “njambul dan ngentrok” sanggup ditularkan dengan cara burung yang “dimaster” dikerodong, dan usahakan sanggup melihat cucak hijau lain yang suka ngentrok dan njambul bila sedang berbunyi.

2. Hanya melet-melet (julurkan lidah) kalau ditrek, maka penyebabnya dan cara mengatasinya sama dengan poin pertama hanya saja sering-sering ditrek dengan burung lain dan kurangi/ jangan dicas dengan burung betina.

3. Mabung nyulam terus-menerus, penyebabnya kebanyakan lemak dan protein tetapi kekurangan vitamin dan mineral. Lakukan terapi Bird Mineral dan barengi dengan perawatan harian memakai BirdVit. Kurangi dulu penjemuran dari porsi biasanya.

4. Nyekukruk tak bergairah. Bisa disebabkan oleh gangguan parasit, baik cacing maupun kutu. Bisa atasi dengan AscariStop dan FreshAves. Jika gangguan benalu sangat akut, sanggup disertai penggunaan BirdFresh.

CICA DAUN BESAR
Status konservasi: Risiko Rendah
Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Chloropseidae
Genus: Chloropsis
Spesies: C. sonnerati
Nama binomial:
Chloropsis sonnerati
Jardine & Selby, 1827
FOTO BURUNG CUCAK IJO Cara Merawat Cucak Hijau Kicau Nyaring Gacor Ngeriwik FOTO BURUNG CUCAK IJO Cara Merawat Cucak Hijau Kicau Nyaring Gacor Ngeriwik


Demikianlah update info burung kicau terbaru love bird kicau mania Foto Burung Cucak Ijo Tips Cara Merawat Cucak Hijau Gacor Kicau Nyaring Juara Lomba.

Tips Semoga Cucak Ijo (Ci) Tampil Ngotot Dan Bongkar Isian Dikala Dilombakan

Cucak Ijo (CI) yaitu burung kicau yang mempunyai kecerdasan luar biasa, burung ini bisa menirukan bunyi burung lain dalam waktu singkat, bahkan untuk suara-suara yang cocok dan disukainya, bisa ditirukan dengan hanya sekali mendengar saja.

Kecerdasannya dalam menirukan bunyi burung lain dengan cepat dan fasih itulah yang menciptakan Cucak Ijo (CI) menjadi salah satu burung kicau paling dihemari oleh para Kicau Mania di Indonesia.

Tetapi dibalik kecerdasannya tersebut, Cucak Ijo (CI) juga mempunyai kelemahan, yaitu gampang lupa dengan bunyi isiannya, apalagi pada ketika mabung maka Cucak Ijo (CI) akan lupa dengan sebagian bahan isiannya.

Ada lagi kejelekan dari Cucak Ijo (CI), walaupun mempunyai segudang bahan isian, tapi terkadang Cucak Ijo (CI) tidak mau bongkar isian, dan hanya bersuara monoton saja. Bahkan terkadang lantaran kelatahannya tersebut, Cucak Ijo (CI) justru menirukan bunyi Cucak Ijo (CI) lain ketika dilombakan, dan melupakan bahan isiannya sendiri.

Ada beberapa faktor penyebab Cucak Ijo (CI) tidak bongkar isian ketika dilombakan, diantaranya lantaran tingkat birahi yang terlalu rendah atau justru terlalu tinggi yang disebabkan kurang tepatnya settingan Extra fooding (EF) harian dan menjelang lomba.

Berikut ini beberapa tips untuk megatasi Cucak Ijo (CI) yang tidak bongkar isian ketika dilombakan:

Pengerodongan

Pengerodongan untuk Cucak Ijo (CI) tolong-menolong bersifat relatif, tergantung dari karakternya, lantaran ada individu Cucak Ijo (CI) yang harus full kerodong supaya performanya maksimal, tetapi ada juga individu Cucak Ijo (CI) yang tidak perlu dikerodong supaya performanya maksimal.

Ada dua pendapat mengenai perlu dan tidaknya Cucak Ijo (CI) dikerodong. Ada yang beropini kalau Cucak Ijo (CI) yang sering dikerodong (full kerodong) biasanya cepat naik birahinya, dan jikalau kebiasaan tersebut juga dilakukan pada beberapa hari menjelang lomba, maka Cucak Ijo (CI) biasanya akan gagal bongkar isian ketika tampil di lapangan.

Tetapi ada juga Cucak Ijo (CI) yang justru harus full kerodong pada beberapa hari menjelang lomba untuk menjaga tingkat birahi dan emosinya supaya tetap pada level ideal dan sanggup tampil maksimal dilapangan.

Karena itu, faktor pengerodongan bersifat relatif, tergantung dari abjad dan kebiasaan dari Cucak Ijo (CI) itu sendiri. Kaprikornus sebaiknya, amati dengan teliti performa Cucak Ijo (CI) gacoan kita ketika dikerodong dan ketika tidak dikerodong, apakah lebih baik atau sebaliknya.

Penempatan

Kalau di rumah ada Cucak Ijo (CI) lain, usahakan supaya keduanya tidak saling mendengar suaranya apalagi saling melihat. Sebaiknya, mulai H-3 lomba, Cucak Ijo (CI) tidak mendengar bunyi burung lain jenis apapun, kecuali bunyi burung masteran yang suaranya menjadi isian mayoritas yang menjadi andalan Cucak Ijo (CI) gacoan kita digantangan.

Settingan Ekstra fooding (EF)

Ketika tingkat birahi Cucak Ijo (CI) terlalu tinggi atau over birahi (OB), tentu sulit untuk bisa bongkar isian. Faktor yang menjadikan Cucak Ijo (CI) mengalami over birahi (OB) bermacam-macam, tapi yang paling mayoritas yaitu lantaran settingan Ekstra fooding (EF) yang terlalu tinggi, terutama jangkrik yang diberikan setiap hari dan ulat hongkong (UH) atau kroto yang biasanya diberikan mulai H-1 menjelang lomba dan hari H lomba.

Karena itu, supaya Cucak Ijo (CI) bisa tampil maksimal, ngotot dan bongkar isian pada ketika dilombakan, sebaiknya otak-atik lagi settingan Ekstra fooding (EF) baik untuk hariannya maupun pada ketika menjelang lomba dan hari H lomba hingga didapatkan settingan yang paling sempurna untuk Cucak Ijo (CI) gacoan kita.

Selain settingan Ekstra fooding (EF), hal-hal lain yang tidak kalah penting yaitu perawatan harian menyerupai mandi, jemur, pengumbaran, donasi variasi sajian buah yang tepat, serta penempatan yang sempurna juga sangat memilih performa dari Cucak Ijo (CI) pada ketika dilombakan.

Jadi intinya, supaya Cucak Ijo (CI) sanggup mencapai performa maksimalnya, kita sebagai perawatnya harus benar- benar memahami karakternya, supaya sanggup memperlihatkan perawatan yang sempurna untuk Cucak Ijo (CI) gacoan kita.

Baca juga:

Ciri-ciri fisik Cucak Ijo (CI) orisinil Banyuwangi

Penanganan yang sempurna untuk Cucak Ijo (CI) macet bunyi

Ciri-ciri perbedaan Cucak Ijo (CI) jantan dan betina muda/trotolan yang akurat

Manfaat terapi sauna untuk mendongkrak mental fighter Cendet/Pentet

Demikian sedikit informasi perihal tips supaya Cucak Ijo (CI) tampil ngotot dan bongkar isian ketika dilombakan. Untuk informasi lain seputar Cucak Ijo (CI) sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak Ijo (CI)

Cara Mempercepat Proses Mabung/Ngurak Cucak Ijo (Ci)

Proses mabung/ngurak pada Cucak ijo (CI) terjadi hampir setiap tahun, pada proses mabung/ngurak tersebut Cucak ijo (CI) akan mengalami proses rontok bulu, baik itu bulu-bulu halus (nyulam) hingga rontok total/mabung total.

Cucak ijo (CI) yang mengalami mabung total atau hanya nyulam bulu, sebaiknya diberikan perawatan khusus biar bulu-bulunya cepat ambrol dan sanggup tumbuh lebih cepat.

Cucak ijo (CI) yang sedang mengalami mabung/ngurak sebaiknya jangan dilombakan dulu alasannya pada masa mabung/ngurak, Cucak ijo (CI) cenderung tidak aktif dan lebih banyak diam.

Waktu mabung/ngurak pada Cucak ijo (CI) tergantung dari perawatan yang kita berikan pada ketika proses mabung/ngurak tersebut berlangsung. Ada yang proses mabungnya berlangsung normal dan ada juga yang tidak normal, dimana Cucak ijo (CI) terus mengalami rontok bulu halus berkepanjangan.

Proses mabung/ngurak pada Cucak ijo (CI), normalnya berlangsung selama dua bulan, yaitu untuk proses perontokan bulu biasanya berlangsung selama satu bulan, dan untuk proses tumbuh bulu gres memerlukan waktu selama satu bulan.

Setelah dua bulan biasanya bulu-bulu Cucak ijo (CI) sudah tumbuh semua, tapi perlu waktu satu bulan lagi untuk menyempurnakan bulu-bulunya serta untuk masa rekondisi pasca mabung/ngurak untuk memulihkan kondisi fisiknya.

Berarti Cucak ijo (CI) memerlukan waktu total minimal tiga bulan dari mulai awal rontok bulu hingga semua bulu-bulunya tumbuh tepat dan performanya kembali menyerupai semula menyerupai ketika sebelum mabung/ngurak.

Cucak ijo (CI) yang akan memasuki masa mabung/ngurak biasanya ditandai dengan warna bulu yang sudah kusam dan tidak rapi (nyerit). Jika kondisi bulu-bulu Cucak ijo (CI) sudah demikian, sebaiknya segera lakukan perawatan khusus biar Cucak ijo (CI) sanggup lebih cepat merontokkan bulu-bulunya.

Berikut ini yakni beberapa tips untuk mempercepat proses mabung/ngurak pada Cucak ijo (CI):

Full kerodong

Pengerodongan bertujuan biar Cucak ijo (CI) lebih damai dan lebih banyak beristirahat serta sanggup lebih fokus untuk menuntaskan proses mabungnya.

Isolasi

Cucak ijo (CI) yang sedang dalam masa mabung/ngurak, sebaiknya di isolasi dan dijauhkan dari burung-burung lain yang gacor. Karena jikalau Cucak ijo (CI) masih mendengar bunyi burung-burung lain, apalagi burung sejenis, maka Cucak ijo (CI) tersebut akan terpancing untuk terus berkicau dan sanggup menjadikan Cucak ijo (CI) yang sedang mabung/ngurak tersebut menjadi down dan sanggup berakibat macet bunyi.

Karena Cucak ijo (CI) yang sedang dalam masa mabung/ngurak, kondisi fisik dan mentalnya sedang tidak fit dan jikalau dipaksakan untuk bekicau melawan kicauan burung lain yang dalam kondisi prima, maka hasilnya sanggup fatal.

Selain itu, jikalau Cucak ijo (CI) masih aktif beraktifitas dan terus menerus berkicau, maka energi yang seharusnya dipakai untuk menuntaskan proses mabungnya akan habis dipakai untuk beraktifitas dan berkicau. Akibatnya proses mabungnya sanggup terganggu dan bahkan sanggup berakibat gagal mabung/ngurak.

Ekstra fooding (EF)

Pada proses perontokkan bulu, berikan sajian Ekstra fooding (EF) berupa ulat hongkong (UH) atau ulat sangkar (UK). Sediakan saja full didalam cepuk biar Cucak ijo (CI) sanggup makan semaunya. Untuk mempercepat rontoknya bulu-bulu usang Cucak ijo (CI), sanggup juga diberikan pelengkap Ekstra fooding (EF) berupa larva tawon.

Ketiga jenis Ekstra fooding (EF) tersebut bersifat panas, sehingga sanggup memicu rontoknya bulu-bulu usang dari Cucak ijo (CI) ketika dalam masa mabung/ngurak.

Setelah mulai tumbuh tunas-tunas bulu baru, mulai ganti sajian Ekstra fooding (EF) dengan pinjaman jangkrik sekenyangnya, dan sebelum diberikan pada Cucak ijo (CI), sebaiknya permukaan jangkrik di olesi dengan minyak ikan terlebih dulu.

Tujuan dari pinjaman jangkrik dengan porsi sepuasnya dan juga pelengkap minyak ikan tersebut yakni untuk mempercepat proses pertumbuhan bulu-bulu baru, dan biar bulu-bulu gres sanggup tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih mengkilap.

Kandang

Pada masa rontok bulu, sebaiknya Cucak ijo (CI) lebih banyak dikerodong (full kerodong). Cukup buka kerodong pada pagi hari saja untuk memperlihatkan pakan utama berupa buah-buahan dan juga Ekstra fooding (EF) serta mengganti air minumnya.

Kandang cukup dibersihkan seminggu sekali saja, alasannya kotoran yang menumpuk didasar sangkar dalam kondisi full kerodong akan menciptakan udara didalam sangkar menjadi lebih lembab dan sanggup membantu mempercepat proses rontok bulu dan mulai dibersihkan setiap hari ketika sudah mulai tumbuh bulu.

Mandi

Untuk Cucak ijo (CI) yang sedang mabung/ngurak, sebaiknya cukup dimandikan seminggu sekali saja. Mandikan Cucak ijo (CI) pada ketika kita membersihkan kandangnya.

Jemur

Cucak ijo (CI) yang sedang dalam proses rontok bulu sebaiknya tidak perlu dijemur, alasannya jikalau kita menjemur Cucak ijo (CI) yang sedang mabung/ngurak sanggup menjadikan pori-porinya tertutup lagi dan sanggup mengakibatkan bulu-bulu lamanya sulit untuk lepas.

Selain itu, panas Matahari yang terlalu terik juga sanggup menjadikan bulu-bulu barunya menjadi keriting. Karena itu sebaiknya ketika bulu-bulu barunya sudah mulai tumbuh, penjemuran cukup dilakukan 15-20 menit saja setiap hari mulai jam 07.00 pagi.

Setelah 1 bulan pasca mabung/ngurak, dan bulu-bulunya sudah kering dan kuat, durasi penjemuran sanggup mulai ditingkatkan secara sedikit demi sedikit dan intensitas mandi juga sanggup mulai dilakukan setiap hari.

Baca juga:

Penyebab dan solusi Cucak ijo (CI) yang hanya gacor dirumah tapi bisu digantangan

Penyebab Cucak ijo (CI) didis ketika dilombakan dan cara mengantisipasinya

Ciri-ciri fisik Cucak Ijo (CI) orisinil Banyuwangi

Ciri-ciri perbedaan Cucak Ijo (CI) jantan dan betina muda/trotolan yang akurat

Demikian sedikit informasi wacana cara mempercepat proses mabung/ngurak Cucak ijo (CI). Untuk informasi lain seputar Cucak ijo (CI), sanggup dibaca pada artikel On Kicau yang lain.

Semoga bermanfaat
Terima kasih

Cucak ijo (CI) nyulam bulu

Harga Burung Cucak 2015 Terbaru Lengkap

Harga Burung Cucak 2015 Terbaru Lengkap. Hai sahabat kicaukan, gimana kabar anda dan burung kesayangan anda? Semoga semua dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hmmm, sudah cukup usang saya tidak menyebarkan info harga burung terbaru. Kali ini saya bakal bagikan info harga burung cucak 2015 terbaru setrik lengkap dan akurat. Tentu info ini untuk anda semua, dan khususnya untuk pada cucak mania. Ada banyak jenis burung cucak. Sebut saja cucak ijo, cucak rante, cucak kombo, cucak jenggot, dan lain-lain. Nah kali ini saya punya update terbaru harga burung cucak 2015 untuk semua jenisnya. Harga yang saya informasikan ini ialah menurut fakta lapangan. Sehingga sanggup menjadi acuan sebelum membeli atau menjual burung cucak.

 gimana kabar anda dan burung kesayangan anda HARGA BURUNG CUCAK 2015 TERBARU LENGKAP

Harga Burung Cucak 2015 Terbaru Lengkap. Jenis cucak ijo banyuwangi masih berada di level teratas. Maksudnya, harganya masih stabil dan tetap mahal. Hehe. Sedangkan cucakrowo masih sangat langka sehingga harga selangit. Ada juga harga terbaru burung cucak ijo mini yang semakin banyak diminati. Jika dilihat dari geliatnya, harga burung setrik umum mulai merangkak naik. Nah gimana dengan harga burung cucak lainnya? Apakah ada perubahan harga di pasar burung? Tentunya ada beberapa perbedaan. Namun yang terang harga burung cucak 2015 saya ini tidak sama persis di seluruh Indonesia. Karena setiap tempat punya label masing-masing sesuai dengan demam isu kicaumania. Tanpa berlama-lama, eksklusif saja kita simak update info harga burung cucak 2015 terbaru lengkap.

Update Terbaru Harga Burung Cucak 2015 Terbaru Lengkap

Berikut ini ialah daftar harga burung cucak terbaru bulan September 2015 :

  • Cucak kombo : Rp 50.000,-
  • Cucak bayeman/cucak kencur : Rp 50.000,-
  • Cucak keling : Rp 75.000,-
  • Cucak rante pintar balig cukup akal hutan : Rp 250.000,-
  • Cucak ijo mini jantan : Rp 500.000,-
  • Cucak ijo mini betina : Rp 300.000,-
  • Cucak tembak/kapas tembak bakalan : Rp 300.000,-
  • Cucak rante trotolan : Rp 350.000,-
  • Cucak jenggot : Rp 350.000,-
  • Cucak ijo sumatra pintar balig cukup akal hutan : Rp 500.000,-
  • Cucak ijo sumatra trotolan : Rp 600.000,-
  • Cucak ijo banyuwangi trotolan : Rp 1.500.000;-
  • Cucak ijo banyuwangi pintar balig cukup akal hutan : Rp 1.000.000,-
  • Cucak ijo cungkok : Rp 3.000.000,-
  • Cucakrowo tangkapan hutan : Rp 5.000.000,-
  • Cucakrowo anakan penangkaran (3-4 bulan) : Rp 7.000.000 – 10.000.000/pasang.
Sobat kicaukan, demikian isu yang sanggup saya sampaikan wacana harga burung cucak 2015 terbaru. Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan terima kasih telah membaca Maknakel ini. Simak terus Kicaukan Klub Burung Kicau untuk mendapat aneka macam macam isu penting seputar dunia burung dan perawatannya. Salam kicau, Agar sukses.!!! 

Sobat kicaukan, kalau anda menilai Maknakel ini bermanfaat bagi anda silakan like di Facebook, tweet di Twitter, atau Google +. Terima kasih. 
Harga Burung Cucak 2015 Terbaru Lengkap

Search

Popular Posts

Blog Archive