Polisi Sita Buaya Dan Kakatua

 Sejumlah satwa yang berada di kediaman salah seorang warga negara absurd   Polisi Sita Buaya dan Kakatua

- Sejumlah satwa yang berada di kediaman salah seorang warga negara absurd (WNA) asal Jepang, MT (47), disita Polda Bali, Jumat (22/3) sore. Beberapa di antara satwa yang dipelihara di vila yang terletak di Desa Perancak itu dilindungi. Seperti seekor buaya, burung merak, dua ekor burung kakaktua kepala kuning serta sebuah kerangka buaya.


Satwa yang dipelihara itu semuanya belum mengantongi izin. Dari informasi, penyitaan dipimpin oleh Kanit I Subdit Ditreskrimsus Polda Bali, Kompol Ketut Soma Adnyana. Burung kakaktua telah dibawa ke Polda, sedangkan burung merak, buaya hidup, dan kerangka buaya masih dititipkan di Perancak. Selanjutnya, buaya akan diambil pawangnya. Diduga tindakan ini melanggar UU No 5 tahun 1990 ihwal KSDA.

Sementara itu, MT yang didampingi Pengawas Lapangan Kelompok Villa Pasti Agung Komang Sugiasa (Agung Alit) saat dimintai konfirmasi Sabtu (23/3) kemarin, menyampaikan satwa-satwa peliharaan tersebut diperoleh dari seseorang yang menitipkan. Daripada tidak terurus, pihaknya membantu untuk memelihara buaya.

Begitu pula dengan burung beliau pelihara dari warga setempat. Menurutnya, ia tidak pernah mencari melainkan ditawari ada yang tiba minta tolong biar dipelihara.

Untuk masalah izin, warga absurd ini mengaku tidak tahu dan tidak mengerti. ''Jadi sebab diminta memelihara, saya pelihara. Niat saya baik,'' jelasnya. Sementara itu, Agung Alit mengakui bahwa satwa-satwa itu telah disita oleh pihak kepolisian. Ada yang beberapa masih dititipkan namun pihaknya tidak tahu kapan akan diambil.

Nasib Burung Hantu ''Harry Potter''

  burung hantu pengantar surat mungkin hanya ada dalam film  Nasib Burung Hantu ''Harry Potter''

- Dulu, burung hantu pengantar surat mungkin hanya ada dalam film Harry Potter. Namun, sekarang burung karnivora itu tak lagi hanya mengantarkan pesan dari Sekolah Sihir Hogwarts. Para hebat di daerah santunan hewan, Kirkleatham Owl Centre di North Yorkshire, Inggris, telah melatih burung hantu mereka sampai binatang noktural itu sanggup memberikan pesan internal milik tuannya.

"Pak pos berbulu ini diperkenalkan sesudah ada pemotongan anggaran dan pengurangan jumlah staf yang menjadikan tumpukan surat tak terkirim," tulis Mail Online, Ahad, 31 Maret 2013.

Ide pak pos burung hantu ini digagas oleh instruktur Amy Smith. Semula, rekan sekerjanya merasa skeptis. Namun, Smith berhasil membujuk mereka. Alasan Smith, burung hantu mempunyai talenta bawaan untuk pekerjaan pengantar pesan ini.

"Bagi burung hantu, mengangkut surat tak beda dengan membawa mangsa yang mereka buru," kata Smith. "Kami hanya perlu melatih mereka wacana bagaimana cara mengambil pesan dan lokasi tujuannya."

Sebanyak delapan dari 45 burung hantu telah dilatih secara khusus dalam proyek Roy-owl Mail pada pekan lalu. Burung-burung itu diajarkan untuk mengenali enam warna primer pada nampan yang tidak sama. Masing-masing warna itu mewakili surat berkode A sampai F.

Nantinya, warna pada nampan akan menjadi petunjuk bagi burung hantu untuk mengambil pesan yang ada. Dan mereka akan mengantarkannya ke lokasi yang mempunyai nampan berwarna sama. "Burung ini sanggup mengantarkan pesan dalam radius tiga kilometer persegi."

Sama Menyerupai Sifat Manusia, Selingkuh

  perselingkuhan umumnya akan  menghancurkan kehidupan pasangan Sama Seperti Sifat Manusia, Selingkuh

- Bila ditilik dari sudut pandang manusia, perselingkuhan umumnya akan menghancurkan kehidupan pasangan. Namun, bagi burung, perselingkuhan ternyata punya manfaat, terutama untuk menjaga kelangsungan jenis.


Hal tersebut terungkap dari hasil riset para peneliti dari University of East Anglia, University of Melbourne di Australia, dan University of Groningen di Belanda.

Hasil penelitian mengungkap bahwa asmara burung mirip asmara manusia. Burung punya pilihan untuk hidup bersama satu pasangan selamanya dan beranak pinak, layaknya membangun perahu rumah tangga. Namun, ternyata "biduk rumah tangga" burung juga dihiasi perselingkuhan.

Dari sudut pandang manusia, pria yakni pemain drama perselingkuhan, hingga muncul istilah pria hidung belang. Namun, pada burung, betinalah yang lebih suka berselingkuh.

Riset menguak bahwa betina burung memang masih menjaga "komitmen" dengan pejantan pasangannya namun terus berselingkuh dengan pejantan lain. Yang mengejutkan, perselingkuhan juga menghasilkan anak.

Ilmuwan University of East Anglia mempelajari burung penyanyi spesies Acrocephalus sechellensis. Mereka mengungkap bahwa betina spesies itu lebih menentukan pejantan lain membuahi telurnya.

Tim peneliti menangkap 97 persen A sechellensis di Pulau Cousin. Mereka mengambil sampel DNA dan mengobservasi sikap reproduksi burung itu. Sejumlah 160 burung yang lahir antara tahun 1997-1999 diteliti dan peneliti menemukan bahwa 40 persen burung itu yakni "anak haram".

Sementara itu, tim dari Melbourne University dan University of Groningen meneliti burung penyanyi spesies Parus caeruleus.

Peneliti mengambil 1.732 telur dari 190 sarang burung spesies P caeruleus. Ilmuwan melaksanakan identifikasi untuk menentukan ayah dari telur tersebut serta telur tersebut dikeluarkan. Hasilnya mengejutkan, banyak telur yang merupakan hasil pembuahan pejantan lain.

"Yang mengejutkan, hampir 75 persen dari telur hasil pembuahan pejantan lain dihasilkan pada setengah kelompok telur," kata Michael Magrath dari University of Melbourne.

Diberitakan ABC News, Minggu (14/3/2013), betina P caeruleus punya keahlian mengatur pembuahan. Betina bisa menyimpan sperma. Pada saat awal, betina akan memakai sperma pejantan lain untuk membuahi telurnya. Selanjutnya gres memakai sperma "suaminya".

Lucunya, meski betina terang-terangan menduakan dan menghasilkan anak, pejantan tetap tak tahu. Mereka tetap memelihara dan mencukupi kebutuhan telur dan anakannya.

Menurut ilmuwan, taktik pada spesies P caeruleus yakni salah satu yang bisa membodohi pejantan. Telur hasil pembuahan dengan pejantan lain akan mengecoh pejantan pasangan di betina. Pejantan sempurna merasa bahwa semua telur miliknya.

Meski kisah burung ini dianggap pedih dalam sudut pandang manusia, pilihan betina burung untuk berselingkuh ternyata bermanfaat.-kompas

Dengan perselingkuhan, anak yang dihasilkan akan mempunyai variasi genetik lebih beragam. Akhirnya, hal ini bermanfaat sebagai pertahanan melawan penyakit maupun menyesuaikan diri menghadapi tantangan alam lainnya.

Perselingkuhan insan mungkin saja tak tertangkap berair oleh pasangan. Namun, adakah perselingkuhan insan mendatangkan laba yang sama mirip pada burung?

Artispun Diganggu Burung

  terganggu kenyamaannya saat berada di rumah Artispun Diganggu Burung

- Russell Crowe, pemeran Les Miserable terganggu kenyamaannya saat berada di rumah. Penyebabnya, ratusan burung kakatua ribut di luar jendela rumahnya.

Mengutip femalefirst, Jumat (19/4), Russell menulis via Twitter. "Ada 300 burung Kakatua Jambul di luar jendela rumah di sore hari. Berkicau dan sangat berisik."

Deforestasi Penyebab Hilangnya Habitat Burung



Ada 22 spesies burung endemik Maluku Utara yang dapat ditemui di hutan Kobe. Luas hutan itu mencapai 400 hektar.

Pemilik Weda Reef and Rainforest Resort di Kobe, Rob Sinke, yang menemukan bahwa hutan Kobe itu kaya akan burung endemik, memperlihatkan sejumlah uang kepada warga Desa Kobe dan Sawai Itepo, Weda Tengah, pemilik hutan itu. 

Tujuannya supaya pepohonan tidak ditebang sehingga burung masih lestari. Deforestasi hutan di Halmahera Tengah dikhawatirkan terus terjadi. Selain oleh warga, deforestasi juga terjadi untuk kepentingan perusahaan tambang. Perut bumi Halmahera Tengah yang kaya nikel menjadi incaran perusahaan tambang.

Hutan Kobe yang lestari, berdampak pada kelestarian burung endemik, kemudian dipromosikan Rob Sinke untuk memikat wisatawan. Turis absurd paling banyak tertarik. Mereka tiba dari banyak sekali pecahan dunia—dari Eropa mirip Belanda dan Inggris, juga Australia dan Jepang. Tahun lalu, sedikitnya 150 wisatawan mancanegara yang datang.

”Kami menciptakan tur ke hutan Kobe untuk melihat burung-burung itu. Kami memulai tur pagi hari, sebelum matahari terbit, alasannya yaitu burung biasa terlihat pagi hari,” kata Rob Sinke.

Rob, yang berasal dari Belanda tetapi sekarang berkewarganegaraan Indonesia, pernah meraih penghargaan Kalpataru 2009 dari Provinsi Sulawesi Utara. Ia juga pernah diusulkan meraih Kalpataru tingkat nasional tahun 2010. Ia dinilai berprestasi menjaga kelestarian alam Selat Lembeh berikut Pulau Lembeh.

Pemandangan Memadu Kasih Burung Bidadari



Matahari belum tampak saat kaki mulai melangkah ke belantara hutan di Kobe, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, tamat Januari lalu. Kicau bermacam-macam jenis burung menemani sepanjang perjalanan. Kicauan mereka seakan menyambut kami, menyambut pula datangnya pagi yang akan segera tiba.
belum tampak saat kaki mulai melangkah ke belantara hutan di Kobe Pemandangan Memadu Kasih Burung Bidadari
Kami menciptakan tur ke hutan Kobe untuk melihat burung-burung itu. Kami memulai tur pagi hari, sebelum matahari terbit, sebab burung biasa terlihat pagi hari.
-- Rob Sinke
belum tampak saat kaki mulai melangkah ke belantara hutan di Kobe Pemandangan Memadu Kasih Burung Bidadari
Berjalan setengah jam, gelap hari mulai berganti terang. Di pucuk pohon yang tinggi dan rapat mulai terlihat bermacam-macam burung bebas terbang. Kicauan mereka yang juga bermacam-macam seakan menghidupkan suasana hutan yang sepi.

Di antara burung-burung itu terlihat sepasang burung bidadari atau dikenal pula dengan nama Standardwing Bird of Paradise (Semioptera wallacei). Yang jantan mempunyai mahkota berwarna ungu dan dada berwarna hijau. Adapun yang betina berwarna coklat dan mempunyai ekor lebih panjang.

Berulang kali bidadari jantan memamerkan kecantikan bulu dan bentang sayapnya sambil berkicau. Yang betina tampak tertarik dengan agresi si jantan sehingga keduanya terlihat saling mengejar. Beberapa kali mereka terlihat berpelukan.

”Mereka begitu mungkin pacaran. Bahkan, pernah dua burung itu terjatuh dari pohon saat pacaran. Setelah itu, mereka terbang lagi,” ujar Yulius Timbangnusa, warga Sawai Itepo, Weda Tengah, yang biasa memandu wisatawan melihat burung endemik di hutan Kobe.

Burung bidadari ditemukan pertama kali oleh Alfred Russel Wallace saat ekspedisi ke Bacan (sekarang masuk Kabupaten Halmahera Selatan) pada Oktober 1858-April 1859. Dalam buku berjudul The Malay Archipelago yang ditulis Alfred disebutkan, burung itu dinamai Semioptera wallacei oleh Mr GR Gray dari Museum Inggris (British Museum).

Selain bidadari, terlihat pula burung endemik Maluku Utara lain yang dikenal warga dengan nama taong-taong atau Hornbill (Rhyticeros plicatus). Burung berwarna hitam itu bersuara khas saat terbang. Suara kepakan sayapnya ibarat helikopter.-kompas

Cara Memburu Si Burung Pemburu


 - Burung Pekakak (Kingfisher) sanggup ditemukan di beberapa lokasi termasuk Afrika, Eropa, Cina, dan Rusia. Burung Pekakak Telinga Biru yang ditemukan di Asia Selatan dan Tenggara dikenal pemalu dan jarang sekali insan sanggup mendekati burung ini.



Sudah pernahkah anda melihat bagaimana burung Pekakak mencari mangsa? urung jenis ini hidup di sekitar perairan dan mereka menyelam dari titik yang tinggi untuk menangkap mangsanya, serangga air dan capung. Juru foto satwa liar amatir, Phiphat Suwanmon dari Thailand mendokumentasikan kebiasaan berburu dan memakan mangsanya yang tidak biasa.

"Penting bagi aku untuk memperlihatkan waktu bagi burung-burung itu untuk sering melihat aku dan membangun kepercayaan semoga mereka memperbolehkan aku untuk mengambil gambar saat mereka beraksi secara alamiah - bukanlah hal yang gampang untuk burung liar melaksanakan hal itu," ujar Suwanmon, sang juru foto.

"Saya melewatkan waktu yang cukup usang di antara burung-burung itu dan harus sangat sabar untuk akibatnya sanggup mendapat gambar mereka yang sangat indah saat mereka melaksanakan gerakan yang paling bagus."

Setelah mempelajari siklus hidup burung-burung itu, Suwanmon membangun sebuah studio di tengah alam liar dan menciptakan bak gres untuk mereka mencari mangsa."Mereka hanya memerlukan waktu satu detik saja untuk menangkap seekor ikan. Mereka bergerak sangat cepat sehingga aku harus mencoba memakai banyak sekali cara tidak sama untuk mendapat gambar yang bagus," tutur Suwanmon.

Inovasi, Kamera Bersayap Burung

Seorang fotografer asal Amerika Serikat  Inovasi, Kamera bersayap Burung

- Seorang fotografer asal Amerika Serikat (AS), Paul Octavious telah mengumpulkan sejumlah kamera vintage selama bertahun-tahun lamanya. Beberapa diantaranya milik kakeknya yang mewariskan kamera bau tanah tersebut kepadanya.


Tidak ingin berhenti menjadi kolektor saja, Octavious lalu memodifikasi kamera tersebut dengan menambahkan kulit hewan mirip sayap burung. Ia pun menyebutnya sebagai Camera Birds atau Camera Taxidermy. Demikian dikutip Petapixel, Jumat (26/4/2013).

Kamera-kamera modifikasinya tersebut menggabungkan antara sayap burung sungguhan dengan kamera bau tanah di mana saat ini sebagian besar film yang digunakannya sudah tidak lagi diproduksi. Adapun dual lensa yang ada pada Bird Camera ini membuatnya terlihat mirip mata burung.

“Camera Taxidermy tampak mirip sesuatu yang ingin saya miliki selamanya di rumah, ketimbang mempunyai harimau,” canda Octavious.

Bird Camera sanggup mencetak hasil foto berukuran A9 x 9-inch dan masing-masing biaya cetaknya dikenakan harga USD40 atau Rp388 ribuan. Informasi lebih lanjut mengenai desain kamera dengan sayap burung ini sanggup dilihat pada situs Octavious.

Sebagai pelengkap informasi, Wikipedia menjelaskan bahwa Taxidermy yakni kata yang berasal dari bahasa Yunani. Merupakan seni pemasangan kulit binatang, terutama vertebrata untuk tampilan desainnya. Proses Taxidermy sanggup dilakukan pada hampir semua spesies vertebrata, termasuk mamalia, burung, ikan, reptil dan amfibi.-timlo

Aksi Pembubaran Rci


Selain itu, mereka juga sering mendapat pengaduan dari masyarakat perihal semakin sering dijumpai komunitas tersebut mengadakangathering dengan membawa satwa tersebut dengan melaksanakan banyak sekali atraksi satwa.

 Hal ini mengakibatkan bias dalam anutan masyarakat, yang kesannya muncul anggapan bahwa jikalau ingin kondusif memelihara elang di rumah maka mereka dapat bergabung dalam komunitas tersebut. Hal tersebut mengakibatkan dalam beberapa tahun terakhir, tingkat penangkapan dan perburuan elang untuk perdagangan satwa semakin marak dengan sasaran pasar ialah para penghobi atau pelakufalconry.
Selain itu, Asman Adi Purwanto  dari Raptor Indoesia  kepada Mongabay Indonesia, menanggapi ekploitasi dengan mengatasnamakan konservasi menyampaikan sebuah ironi, apabila tujuan darifalconrydi Indonesia ialah untuk tujuan konservasi alasannya beberapa hal yang penting untuk diketahui, Indonesia tidak mempunyai budaya dan sejarahfalconry, alasannya kedekatan masyarakat Indonesia dengan elang lebih cenderung pada kedekatan semiotika. 
Hampir sebagian besar satwa yang dijadikanfalconryadalah satwa yang diambil dari alam. Apabila aktivitas ini masih terus dilanjutkan, maka efek dari introduksi budaya dari luar dalam hal ini budaya atau hobi atau olahragaFalconrysemakin menambah berat beban upaya konservasi elang dan habitatnya di Indonesia. “Semakin tingginya tingkat penangkapan dan perburuan satwa untuk diperdagangkan dengan pangsa pasar pelakufalconryataufalconer,” kata Asman.
Asman menambahkan dalam orasinya, bahwa salah satu permasalahan dalam pelepasliaran kembali satwa ke habitatnya ialah elang tersebut terlalu jinak atau terlalu bersahabat dengan manusia, sedangkan inti darifalconryadalah “memanusiakan” dan “mendekatkan” elang dengan tuannya.
 Sehingga, proses untuk mengembalikan elang kembali ke habitatnya memerlukan sumber daya yang besar dan waktu rehabilitasi yang cukup lama.  Untuk memenuhi kebutuhan parafalconerdari hasil penangkaran tidaklah semudah yang dibayangkan alasannya Indonesia belum mempunyai kapasitas dalam agenda penangkaran elang, serta diperlukan sumber daya insan dan sumber daya dana yang tidak sedikit.

Dilema Rci - I


-  Bubarkan Raptor Club Indonesia, selidiki MoU BKSDA Jogja dengan RCI, hentikan perdagangan satwa dan elang, hentikan eksploitasi elang atas nama konservasi. Indonesia tidak mengenal falconary, biarkan elang bebas dialam liar. Cabut MoU BKSDA Jogja dengan RCI, Bubarkan RCI, bubarkan RCI.” 

Berbagai tuntutan agresi disuarakan lantang oleh masa aksi, salah satunya oleh Dessy Zahara Angelina Pane atau yang bersahabat disapa Ina dari Animal Friends Jogja. Panas terik matahari tidak menyurutkan, replika burung elang berputar diareal lokasi aksi. 
Mereka yang tergabung dalam Liga Anti Perdagangan Satwa (LAPS) terdiri dari JAAN, WCS, Suaka Elang, IAR, ProFauna Indonesia, LASA, COP, AFJ, FHK, PPSC, ASTI sebagai kumpulan banyak sekali organisasi peduli satwa di titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Kamis, 11 April 2013.
Menurut Ina, dalam orasinya, akhir-akhir ini semakin marak komunitas yang memakai satwa dilindungi dengan mengatasnamakan konservasi dan salah satunya yang populer yaitu Raptor Club Indonesia. 
Komunitas tersebut mempunyai sistem keanggotaan dimana masing-masing anggotanya mempunyai minimal satu ekor satwa dilindungi. “Hal ini dapat dibayangkan berapa jumlah satwa dilindungi yang ada di komunitas tersebut, yang mengatasnamakan konservasi, tapi yang terjadi malah eksploitasi,” kata Ina.

Kawanan Nazar Makan Mayat Turus Dalam 40 Menit


Tragedi mengerikan terjadi di Gunung Pyrenees, Prancis. Seorang turis tewas sehabis jatuh ke jurang. Sebelum tim SAR berhasil mengevakuasi, jenazahnya habis dimakan kawanan burung nasar dalam 40 menit!

Pyrenees ialah destinasi wisata gunung di perbatasan Prancis dan Spanyol. Musibah menimpa seorang turis wanita berusia 52 tahun yang sedang trekking di Pic de Pista bersama kawan-kawannya. Dia terjatuh ke jurang saat mencoba mencari jalan pintas.

Dilansir, News Australia, Senin (6/5/2013) Tim SAR lantas diterjunkan untuk mengevakuasi jenazah. Alangkah kagetnya mereka saat menemukan korban tinggal tulang, baju dan sepatu. Diduga kuat, burung nasar yang pemakan bangkai, memakan habis mayat turis malang itu.

Burung nasar memang tergolong binatang langka yang dapat ditemui wisatawan yang menjelajah alam liar di Eropa. Tapi burung nasar, tetap ditakuti masyarakat di Pyrenees. Burung nasar juga sering menyerang sapi di peternakan. Warga setempat yang marah, meminta pemerintah bertindak.

Hal ini diduga sebab bangkai-bangkai sapi di tempat Uni Eropa harus dibakar untuk mencegah penyakit sapi gila. Akibatnya, burung nasar kehabisan masakan dan terbang lebih jauh ke tempat lain untuk mencari mangsa.

Walikota setempat Didier Pericou menyampaikan Tim SAR melihat kawanan burung nasar saat sedang mencari korban. Namun saat itu mereka tidak menyadari apa yang dilakukan kawanan burung nasar itu.

"Tinggal tulang, pakaian dan sepatu yang tersisa di tanah. Mereka memakan badan korban dalam 40-50 menit," kata Pericou.

Sejarah Burung Twitter


Sejak Twitter mulai mengepakkan sayap pada Maret 2006, logo burung yang dimilikinya tetap tak dikenal namanya hingga sekarang. Dua hari kemudian Product Manager Platform/API Twitter, Ryan Server tidak sengaja menyampaikan bahwa burung biru yang populer itu bergotong-royong berjulukan Larry.

Server memposting sebuah gambar dari pertemuan Twitter, saat ia berkunjung ke daerah di mana Creative Director Douglas Bowman menganalisis avolusi logo dan menulis "Menuju desain @Twitter. Evolusi dari logo burung, Larry," ibarat dikutip Daily Mail, Kamis (1/3/2012). 
Tidak hanya itu, Server juga mengatakan, "Kami bahagia melihat sayapnya berkembang sempurna. Dai terliihat ibarat burung sakit selama beberapa tahun."

Berita itu cukup mengejutkan, salah satunya penulis teknologi Samuel Arbesman yang bertanya pada Server termasuk dalam spesies mana burung tersebut. "Itu rahasia," jawab Server yang menciptakan orang smeakin penasaran.


Tidak hanya spesienya, tapi asal-usul nama logo burung Twitter ini juga merupakan misteri meskipun ada beberapa spekulasi bahwa burung ini dinamai Larry Bird.


Sebelumnya nama burung itu pernah menyelinap keluar, tapi tidak benar-benar mendapat perhatian. Corporate Responsibility Manager Twitter, Jenna Dwan pernah menyebutkan Larry dalam tweet-nya pada Maret tahun lalu. Terlebih lagi, baru-baru ini Dwan memposting tutorial blog wacana cara memakai Twitter versi terbaru.


"Jalan pintas Twitter. Anda dapat dengan cepat menutup semua tweet yang terbuka, dengan menekan 'L' (seperti Larry) pada keyboard Anda," demikian tulis Dawan pada blog tersebut.
Logo burung 'Larry' kian terdengar kencang, tapi hingga saat ini pihak Twitter menolak berkomentar wacana nama tersebut.

Koloni Penguin Kasiar Ditemukan


Jumlah penguin kaisar saat ini diduga lebih banyak dari perkiraan. Tahun 2009, gambaran satelit menunjukkan adanya koloni penguin yang belum pernah ditemukan. Desember 2012 lalu, adanya koloni penguin berjumlah 9000 ekor jadinya berhasil dikonfirmasi. 

Tiga petualang yang terlibat ekspedisi inovasi koloni penguin itu ialah pimpinan tim, Alain Hubert, mekanis Kristof Soete dan guide gunung Raphael Richard. Mereka tak berencana menemukan koloni penguin tersebut, namun cuaca bulan Desember kemudian rupanya mendukung misi itu.

"Sudah hampir tengah malam saat kami sukses menemukan jalan melewati jurang es dan mendekati lima grup pertama yang beranggotakan seribu individu, 3/4 diantaranya ialah anakan. Ini momen yang tak terlupakan," kata Hubert mirip dikutip 
Our Amazing Planet, Selasa (8/1/2013).

Tim yang menemukan koloni penguin ini mendukung penelitian Derwael Ice Rise, berlokasi 50 km dari koloni. Peneliti menilik kecepatan proses pelelehan es di Antartika Timur jawaban pemanasan global.

Temuan koloni penguin kaisar ini kegembiraan sekaligus kesedihan. Penguin akan terus terancam jawaban perubahan iklim yang memicu pelelehan es. Antartika ialah salah satu yang paling cepat mengalami pemanasan. Suhu udara meningkat 4-5 derajat Celsius dalam 50 tahun terakhir. 

Alasan Burung Bermigrasi


Dilansir dari Mongabay Indonesia, Minggu (7/7), migrasi burung yaitu sebuah ritual tahunan yang mengatakan kesimbangan fungsi ekologis di aneka macam penggalan dunia. Tidak kurang 50 miliar individu burung yang melaksanakan migrasi ini setiap tahunnya. 
Mereka melintas benua dengan jarak puluhan ribu kilometer untuk mencari makan atau untuk mendapat cuaca yang hangat untuk melanjutkan siklus perkembangbiakan.

Pada bulan Agustus sampai Maret, penggalan bumi utara mengalami ekspresi dominan cuek yang menyebabkan kelimpahan masakan burung-burung tersebut berkurang, hasilnya burung-burung yang hidup di Rusia timur laut, Cina, Alaska, bermigrasi ke bumi penggalan selatan untuk mencari udara yang lebih hangat dan makanan.
Ilustrasi migrasi burung. (Thinkstockphoto)

Macam masakan dari kelompok burung-burung pantai yaitu ikan, jenis-jenis kerang, kepiting, dan cacing.
Umumnya burung pantai mencari makan di sekitar daerah pesisir pantai, juga di daerah persawahan, pertambakan dan hutan bakau.

Posisi Indonesia yang terbentang antara benua Australia dan Asia Daratan di sisi utara, mempunyai nilai penting dalam migrasi burung yang terjadi setiap tahun. Untuk jenis-jenis burung tertentu mirip jenis raptor, Indonesia juga menjadi tujuan selesai bagi aneka macam burung raptor untuk bermigrasi. 

Ribuan raptor bermigrasi mencari makan dari tempat Asia Utara  menuju tempat Asia Tenggara termasuk Indonesia. Ancaman terhadap keberadaan burung-burung pantai yaitu cuaca jelek dikala mereka bermigrasi dan bahaya predator, secara khusus manusia.

 Persepsi yang salah bahwa ekspresi dominan migrasi burung yaitu ekspresi dominan panen burung menyebabkan aneka macam burung migrasi diburu. Ancaman terhadap kelestarian burung pantai pada akhirnya akan berakibat kepada terganggunya rantai ekologis yang pada akhirnya akan merugikan manusia.

Untuk menyosialisasikan akan pentingnya Pantai Cemara sekaligus mendukung tawaran tempat ini sebagai tempat ekosistem penting bagi burung, BKSDA Jambi dan Wildlife Conservation Society-Indonesia Program telah menyusun sebuah buku panduan lapangan yang berjudul: Burung Pantai: Panduan Lapangan di Pantai Cemara Jambi.

Dengan adanya buku ini diperlukan akan membantu para pihak untuk melaksanakan pengawasan berkala, sehingga dukungan Pantai Cemara akan semakin meningkat.

Menjaga Eksistensi Burung Orisinil Indonesia


Burung Ocehan merupakan jenis burung yang paling banyak diminati oleh kalangan penghobis burung di dunia. Keindahan badan dan kicauan seekor burung ocehan menjadi kelebihan tersendiri dibanding dengan hewan-hewan lainnya. 


Ternyata peranan seekor burung itu juga luar biasa hebatnya, tak heran, di Indonesia beberapa jenis burung ocehan dijadikan sebagai identitas/maskot wilayahnya masing-masing. Hal ini secara tidak pribadi sanggup diartikan sebagai sebuah apresiasi besar yang ditujukan kepada kelompok binatang vertebrata yang mempunyai bulu dan sayap ini. 

Alasan beberapa tempat menetapkan jenis burung tertentu menjadi identitas/maskot tempat mereka ialah alasannya setiap burung mencerminkan sebuah filosofi yang sesuai untuk menggambarkan identitas tempat tersebut. Sedangkan alasan lain menyebutkan alasannya memang burung ocehan tersebut lahir dan hanya terdapat pada tempat itu saja. 

Di sini tampaklah bahwa ‘Burung’ tidak saja bermanfaat dalam hal keindahan badan dan kicauan merdunya saja, tapi di sisi lain seekor burung juga sanggup menggambarkan identitas suatu tempat.

Adapun Macam burung kicauan yang dijadikan identitas maskot provinsi di Indonesia, antara lain :

  • Beo Nias Maskot provinsi Sumatera Utara
  • Jalak Bali Maskot provinsi Bali
  • Perkutut Maskot provinsi D.I Yogyakarta
  • Nuri Raja Maskot provinsi Maluku
  • Kepodang Emas Maskot provinsi Jawa Tengah
  • Cenderawasih Merah Maskot Provinsi Papua Barat
  • Cempala Kuneng Maskot Provinsi Aceh
  • Bidadari Halmahera Maskot Provinsi Maluku Utara

Untungnya Bisnis Burung


Mike Rini, seorang Pakar Perencanaan Keuangan menyampaikan bahwa salah satu sumber ide sebagai ide untuk menemukan jenis usaha/bisnis yang cocok bagi seseorang ialah dari minat dan hobi yang dimilikinya. 

Jika Anda ialah seorang kicaumania atau penggemar burung ocehan (burung berkicau), tampaknya minat dan hobi ini sanggup menjadi ide bisnis bagi Anda. Ya, mengapa tidak mencoba untuk mengembangkan minat dan hobi Anda tersebut menjadi sebuah bisnis?

Peluang bisnis burung ocehan saat ini terbuka lebar. Seiring dengan semakin banyaknya penggemar dan pecinta pecinta burung di aneka macam wilayah. Hal ini terlihat dari munculnya komunitas-komunitas pecinta burung dan kompetisi-kompetisi burung berkicau.

Kembali pada peluang bisnis burung ocehan. Ada beberapa peluang bisnis yang terbuka lebar dari sumber ide serba-serbi minat dan hobi memelihara burung ocehan ini, diantaranya:

  • Penangkaran burung ocehan

    Peluang bisnis yang pertama ialah penangkaran burung ocehan atau penyedia bibit-bibit burung ocehan. Untuk menjalankan bisnis ini tentu saja diperlukan pengetahuan yang luas wacana seluk beluk unggas berkicau ini. Bagi Anda yang mempunyai minat dan hobi memelihara burung, tentu hal ini bukan sesuatu yang sulit. Hal ini sudah dibuktikan oleh Bapak Yang Yang seorang penangkar handal aneka macam jenis burung berkicau di Jawa Barat.

  • Bisnis pakan burung

    Memelihara dan merawat burung tentu tidak akan sanggup lepas dari kebutuhan akan pakannya. Dan tidak semua kicaumania mempunyai kesempatan dan keahlian untuk mencari pakan burung di alam. Sehingga ini sanggup menjadi peluang perjuangan bagi Anda yaitu menyediakan pakan burung yang siap pakai.

  • Kerajinan sangkar burung

    Burung peliharaan juga membutuhkan kandang. Terkadang para pecinta burung rela merogoh kantong dalam-dalam hanya demi mendapat sangkar burung yang bagus dan berkualitas tinggi. Nah, kalau Anda mempunyai keahlian atau mempunyai korelasi pengrajin sangkar burung, mengapa tidak mencoba jalur ini?

  • Event Organizer (EO) Kompetisi Burung Berkicau

    Peluang bisnis selanjutnya yang tidak kalah menguntungkan ialah menjadi penyedia jasa EO untuk aneka macam kompetisi burung berkicau. Bagi pecinta sedih ocehan, belum lengkap kebahagiaan mereka sebelum mengikutkan burung kesayangannya berlaga dalam kompetisi burung berkicau. Sehingga, saat ini di aneka macam tempat sering ditemukan event-event atau lomba-lomba burung berkicau.

    Nah, kalau Anda mempunyai keahlian mengelola even tidak ada salahnya mencoba bisnis jasa yang satu ini. Selain mendapat laba finansial, Anda juga sanggup berkumpul dan menyebarkan pengalaman dengan para pecinta burung ocehan lainnya. Siapa tau dari sana akan terbuka peluang-peluang bisnis lainnya bagi Anda.

Demikian beberapa ide bisnis dari minat dan hobi memelihara burung ocehan. Mungkin Anda mempunyai ide lain? Tentu tidak salah, namun yang terang segera realisasikan ide-ide tersebut dalam bentuk bisnis nyata!

Penangkapan Burung Untuk Budidaya, Kenapa Tidak?

(gambar hanya ilustrasi)

– Seperti kita ketahui bahwa semakin hari, semakin banyak burung di alam liar yang berpindah ke alam sangkar. Ini dikarenakan hasrat insan untuk mempunyai akan sesuatu sangat tinggi, ibarat juga mempunyai burung.


Ada beberapa alasan seseorang menangkap burung di alam liar, malah sudah menjadi profesi sampingan maupun utama. Ada juga menangkap burung alasannya yaitu burung tesebut merupakan satwa endemik yang hanya ada di kawasan tersebut.

Terkadang, terdapat pula alasan bahwa seseorang menangkap burung alasannya yaitu untuk ditangkar dan dinilai telah bisa mencari makan sendiri, mereka akan melepaskan burung ke habitat aslinya. Alasan yang terakhir ini mungkin harus lebih digalakkan oleh pemerintah semoga populasi suatu satwa burung tetap terjaga keberadaannya.

Atau kalau pemerintah tidak segera mengurusi dengan serius urusan satwa endemik, bahkan satwa langka sekalipun, pihak swasta-lah yang akan menuai laba dari tidak seriusnya pemerintah mengurusi satwa dalam negeri, termasuk satwa burung.

Lebih Dari 500 Burung Selunduoan Masuk Bali


Penyelundupan satwa langka terutama jenis burung ke Pulau Bali kian marak. Setiap tahun, tercatat 500 ekor burung dimasukkan secara ilegal.

Demikian hasil monitoring ProFauna Indonesia di pasar burung di Jawa, Sumatera dan Bali. "Perdagangan burung langka hasil selundupan dengan jumlah tinggi ditemukan di Pasar Burung Satria, Denpasar," kata Koordinator ProFauna Bali Wayan Wiradnyana di Denpasar, Kamis.

Wiradnyana mengungkapkan, jenis burung yang paling rentan diselundupkan ialah Nuri dan Kakatua, ibarat Kakatua Besar Jambul Kuning (Cacatua Galerita), Nuri Kepala Hitam (Lorius Lory), Nuri Bayan (Eclectus Roratus). Satwa itu sebagian besar berasal dari Pulau Halmahera, Maluku Utara.

Sebagai buktinya, belum usang ini abdnegara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bekerja sama dengan ProFauna Indonesia menangkap anggota sindikatnya. Hasilnya, petugas berhasil menyita burung Nuri Bayan dan pelaku penyelundupan sekarang ditahan di Polda Bali. 

Wiradnyana menambahkan, maraknya penyelundupan Nuri dan Kakatua dari luar ke Bali menyumbang tingginya angka penyelundupan burung langka itu secara nasional. Setiap tahun, ada 10.000 ekor Nuri dan Kakatua ditangkap dari Pulau Halmahera untuk diperdagangkan. 

"Hasil monitoring juga menunjukkan, 60% penyelundupan burung langka ditujukan ke pasar domestik, ibarat Pasar Burung Surabaya, Pasar Satria di Bali, dan Pasar Pramuka Jakarta," katanya.

Penklaiman Otak Burung Menyerupai Otak Insan Oleh Para Ilmuwan

Selama ini binatang primata dianggap sebagai kerabat terdekat spesies manusia. Namun temuan terbaru para peneliti berkata lain. Dilansir dari Softpedia (19/7), sebuah tim peneliti asal Imperial College London mengklaim bahwa insan tidak jauh tidak sama dengan burung.

Melalui sebuah artikel yang diterbitkan di jurnal berjudul Frontiers in Computational Neuroscience, para peneliti tersebut menjelaskan bahwa otak burung ibarat mirip otak manusia.
Lebih tepatnya pada area otak yang bertanggung jawab atas tingkat kognisi, ialah memori jangka panjang dan pemecahan masalah, terhubung ke tempat lain dari otak dengan cara yang sama pada insan dan burung.
Oleh alasannya itu selama ini terdapat banyak dokumentasi yang menawarkan bahwa beberapa burung dipakai sebagai alat untuk membantu manusia, ibarat memberikan pesan.
Profesor Murray Shanahan menekankan, "Burung telah terbukti sangat cerdas dalam cara yang ibarat dengan mamalia ibarat insan dan monyet".

Border Canary, Kenari Dari Perbatasan

Kicaukan - Border Canary, Kenari Dari Perbatasan - Sobat kicaukan mungkin sudah banyak mengetahui perihal border canary ini. Tetapi sekali lagi bahwa gosip yang saya sampaikan bukan bermaksud untuk menggurui, tetapi hanya sekadara menyebarkan gosip yang bertujuan untuk memperlihatkan gosip akurat bagi teman kicaukan yang memang belum tahu. Makara Jika ada kesalahan atau kekurangan, mohon pencerahannya.

Border canary disebut juga dengan border fancy canary, yang berMakna kenaeri dari perbatasan atau kenari glamor dari perbatasan. Dari namanya sudah cukup terang memperlihatkan bahwa kenari ini memiliki keunggulan tertentu yang layak untuk dimiliki. Nama border canary diambil dari sejarah pengembangannya, yaitu di perbatasan antara inggris dan skotlandia. Border canary/kenari perbatasan ini hanya memiliki panjang keseluruhan sekitar 14 cm. Dari ukuran tersebut maka border canary ini termasuk kecil dibandingkan dengan kenari jenis lain. Tidak ibarat american singer canary dan belgian fancy canary yang berukuran lebih panjang. 

 Sobat kicaukan mungkin sudah banyak mengetahui perihal border canary ini BORDER CANARY, KENARI DARI PERBATASAN

Border canar/Border fancy canary/kenari perbatasan ini memiliki beberapa ciri khas yang lain daripada yang lain. Border canary lebih unggul dalam postur daripada suara/lagunya. Makara border canary masuk dalam varietas kenari postur/posture canary. Dalam sejarahnya, border canary ini dijuluki sebagai "Wee Gem" alasannya ialah kecil, kompak, dan kuat. Border canary atau kenari perbatasan ini banyak dijumpai dengan warna kuning, tetapi ada juga yang berwarna putih, buff, hijau, dan kayu manis.

Pernahkah anda melihat serial film tweety? Si burung kecil berwarna kuning yang selalu dikejar-kejar oleh kucing. Ya, Border canary pernah dibentuk huruf dalam film "Tweety" yang bertubuh kecil, lincah, indah, berwarna kuning dan sering berkicau. Border canary memang memiliki badan yang kecil, tetapi sangat indah. Ada anggapan bahwa border canary sangat ibarat dengan kenari gloster, dan yang membedakan keduanya ialah bentuk kepalanya.

Border canary/kenari border sesungguhnya memiliki bunyi yang bagus, dan gampang untuk dilatih/dimaster. Tak jarang kenari border ini sering diikutsertakan dalam beberapa kontes/lomba. Karakter kicauan/lagunya ialah "berombak" dan biasanya kenari border sering dikembangkan untuk dilihat keindahan fisiknya dan juga kicauannya yang juga merdu. Perawatannya pun cukup gampang dan tidak terlalu repot/rumit.

Berikut ini beberapa karakrter dari kenari border/border canary yang wajib anda ketahui :

  • Cenderung pendiam dan pemalu.
  • Tidak boleh ditempatkan bersama burung parkit, lovebird, dan hookbills. Karena ketiga burung tersebut sangat bergairah dan sanggup membuat kenari border down/stress.
  • Bisa ditangkarkan bersama jenis kenari lain, burung kutilang, dan hardbills lainnya.
  • Setiap hari selalu mandi, jadi bagi anda yang ingin menangkar kenari border selalu sediakan karamba dan air setiap hari. 
  • Kondisi lingkungan dihentikan terlalu dingin, berair dan berangin. 
  • Selalu sediakan daerah yang teduh dikala dijemur.
  • Bersihkan tangkringan setiap hari.

Demikian gosip yang sanggup saya sampaikan perihal border canary, kenari dari perbatasan. Semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih telah membaca Maknakel ini. Simak terus Kicaukan untuk mendapat banyak sekali macam gosip penting seputar dunia burung dan perawatannya. Salam kicau, Agar sukses.!!!    
Sobat kicaukan, jikalau anda menilai Maknakel ini bermanfaat bagi anda silakan like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.   
Baca juga Maknakel menarik berikut ini : Belgian Fancy Canary, Kenari Mewah Dari Belgia.

Search

Popular Posts

Blog Archive