Mengatasi Mabung Tidak Tuntas Pada Burung

Mabung merupakan proses alami yang terjadi pada binatang sejenis unggas termasuk burung kicauan. Proses ini memang cukup memakan waktu pada dikala mabung tersebut terjadi beberapa tahap yaitu merontokan bulu, memunculkan selongsong bulu yang terdiri dari protein dan keratin dan memecah selongsong bulu. Namun terkadang , tidak sama dengan proses mabung tepat yang di alami oleh burung liar sehingga proses tersebut sanggup berjalan dengan waktu yang singkat dan tidak terlalu lama, pada burung peliharaan , proses mabung tersebut kadang terganggu yang akhirnya mengganggu metabolisme burung dan secara eksklusif manghambat proses dan perkembangan mabung pada burung tersebut. 


Proses gangguan pada burung ini memunculkan istilah mabung stress .

Mabung yang tidak tuntas memang menjadi masalah tersendiri bagi para kicau mania , terutama kalau burung tersebut termasuk burung lomba atau burung yang sedang ditawarkan dalam sebuah lembaga jual beli, coba anda bayangkan sendiri kalau menjual burung dalam keadaan setengah botak, hehehe

Mabung yang tidak tuntas itu sendiri, sanggup saja terjadi akhir beberapa faktor mirip contohnya burung yang sedang mabung dipaksakan untuk terus bekerja, contohnya dilombakan maupun burung yang ngedrop / jatuh sakit sewaktu mereka sedang dalam masa mabung.

Untuk mengatasi masalah macet mabung ini, beberpa hal berikut sanggup anda terapkan pada burung yang sedang berada dalam keadaan tersebut. 


Burung dibentuk menjadi ngedrop, disini kita akan berusaha membuat burung kita mau menghentikan aktifitas berkicaunya dengan membuat burung ngedrop, dengan demikian energi yang ada akan dipakai untuk meneruskan kembali mabung yang terganggu tersebut.  

Membuat ngedrop burung sanggup dengan cara mengurangi atau menghentikan sumbangan pakan tinggi protein mirip jangkrik sedangkan untuk kroto tentu tergantung jenis burung yang mengalami macet mabung tersebut, alasannya ada beberapa jenis burung yang begitu diberikan kroto mereka eksklusif ambrol , tetapi ada juga jenis burung yang diberikan kroto malah membuatnya semakin aktif dan naik birahinya, sehingga menghambat proses mabung tersebut. 

Selain itu menghentikan mandi dan jemur juga salah satu cara untuk membuat burung kembali memasuki masa mabungnya yang sempat terhambat. 

Memberikan full kerodong juga menjadi salah satu alternatif biar burung lebih fokus pada masa mabungnya dan tidak terlalu banyak melaksanakan aktifitas. 

Alternatif perawatan lain mirip meletakan beberapa kulit jeruk didasar kandang dari burung yang macet mabung tersebut, sembari memperlihatkan full kerodong juga sanggup mempercepat burung cepat mengalami rontok bulu, alasannya zat yang terdapat dari kulit jeruk sanggup menghasilkan kelembaban dalam kandang tersebut.   Kulit jeruk yang dipakai sanggup menggunakan kulit jeruk apa saja yang penting kulit dari jeruk tersebut berukuran tebal dan tidak tipis. 

Untuk metode lain ialah dengan cara menjemur burung sembari memperlihatkan kerodong lalu, potongan luar dari kerodong tersebut diberikan semprotan halus dengan menggunakan sprayer yang biasa dipakai mandi burung, hal ini sama dengan cara menggunakan kulit jeruk diatas yaitu untuk membuat kelembaban dalam sangkarnya, yang sanggup merangsang burung untuk meneruskan mabungnya yang terganggu. 

Nah, itulah beberapa hal seputar burung yang mengalami keadaan macet mabung, untuk membantu permasalahan diatas, selama burung mabung sebaiknya burung dilengkapi kebutuhan gizi dan nutrisinya dengan baik, contohnya dengan menyediakan komplemen khusus perawatan mabung mirip BirdMolt Pre atau BMP yang merupakan produk populer reputasinya dari omkicau. 

Semoga bermanfaat


Mencegah Pendarahan Pada Burung

Burung mirip juga mahluk hidup lainnya dapat mengalami luka dan pendarahan. Pendarahan itu dapat saja berasal dari mulut, hidung, dubur, dan sebagainya. Jika pendarahan keluar dari bagian-bagian tersebut maka perlu dicurigai adalanya kerusakan organ bab dalam dari tubuh burung, sedangkan jikalau pendarahan berasal dari luka atau sobekan kulit maka kita harus segera memperlihatkan pinjaman pada luka-lukanya.


Untuk mengetahui seberapa parah keadaan burung Anda dengan adanya darah yang keluar, Anda dapat memperkirakan jumlah darah yang keluar tersebut.

Jumlah atau volume darah burung ialah 10% dari berat badannya. Misalnya burung dengan berat tubuh 100 gram maka jumlah atau volume darahnya lebih kurang 10 cc. Burung yang kehilangan darah lebih dari 1% dari berat badannya, dapat berakibat fatal. Segera tangani dengan sempurna burung yang mengalami pengadarahan.

Jika burung terluka pada bab luar:

  • Pegang burung kemudian bersihkan luka dari kotoran atau darah yang masih menempel.
  • Bersihkan luka tersebut dengan air hangat (hangat kuku) atau dengan alkohol untuk luka.
    setelah bab lukanya dibersihkan, segera olesi dengan cairan antiseptic (misalnya obat merah atau betadine).
  • Kalau luka pada burung terlihat menganga /robek, maka luka tersebut coba direkatkan agak usang hingga darah yang keluar jadi mengental sehingga dapat menyatukan bab luka yang menganga tersebut.
  • Jika memungkinkan luka dapat ditutupi dengan perban atau diplester.
  • Jika luka berada di antara bulu-bulu burung, maka cabut dahulu bulu-bulu burung sambil direndam dalam air hangat, tujuannya biar tidak terjadi pendarahan yang menggumpal.
  • Selalu memantau keadaan lukanya setiap hari untuk kesembuhannya. 
  • Selama itu burung dapat diberikan antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi. 

Semoga bermanfaat dan salam kicau!

Penanganan Kenari Yang Alami Egg Binding

Masalah yang paling ditakuti para peternak kenari yaitu saat indukan yang mengalami gagal bertelur atau Egg Binding. Jika burung mengalami masalah tersebut maka peluang untuk dapat bertahan hidup sangat kecil, terutama kalau telur pecah sebelum dikeluarkan. 


Karena itulah, penting kiranya kita mengetahui bagaimana mengatasi indukan yang mengalami egg binding ini sehingga burung dapat eksklusif kita selamatkan, dan dapat berproduksi kembali. 

Berikut cara menangani burung yang mengalami egg binding. 

  • Simpan burung di lokasi yang tenang, dan bila perlu berikan lampu penghangat di atas sangkarnya. 
  • Gunakan cotton bud  yang sudah dicelupkan ke dalam minyak sayur, kemudian olesi pada belahan kloakanya termasuk juga lubang belahan dalamnya. 
  • Lakukan setiap hari sambil melaksanakan pengurutan secara perlahan.
  • Jika telur sudah hampir keluar, lakukan pengurutan pada perutnya dengan hati-hati biar telur tidak pecah di dalam tubuhnya. 
  • Untuk merangsang telur gampang keluar, berikan adonan biji nijer (nijer seeds) pada pakannya dalam jumlah banyak sebab pakan ini banyak mengandung minyak. 
setelah telur keluar, tempatkan burung selama beberapa hari di lokasi yang damai terlebih dahulu hingga siap untuk berbiak kembali. 

Salam Kicau!


 

Tips Mengatasi Burung Yang Lumpuh

Lumpuh pada burung peliharaan umumnya terjadi jawaban burung yang mengalami anemia. Kalau sudah begitu, tidak ada yang sanggup dilakukannya selain terkulai di lantai kandang tanpa sanggup mengambil makanan maupun minumannya. Tips berikut akan membantu anda mengatasi bagaimana mengatasi burung yang lumpuh. 

Lumpuh pada burung peliharaan umumnya terjadi jawaban burung yang mengalami anemia Tips mengatasi burung yang lumpuh


Salah satu penyebab utama kelumpuhan pada burung peliharaan yaitu kurangnya asupan vitamin B dan kalsium. keadaan tersebut biasanya terjadi pada burung yang cenderung dipelihara tanpa memperhatikan kebutuhan nutrisinya.


Untuk mengatasi burung yang lumpuh, hal pertama yang dilakukan yaitu menyiapkan kandang untuk pengobatannya. Dalam hal ini, kandang harian sanggup dipakai setelah kepingan dasar kandang dilapisi dengan kertas koran atau tisu. Singkirkan tenggeran dan letakkan lokasi pakan dan minum di dasar sangkarnya. Untuk mempercepat proses pemulihan, lampu bohlam sebesar 5 watt sanggup dipasangkan di kepingan atas sangkarnya. 

Untuk mengatasi anemianya, burung tersebut sanggup diberikan obat-obatan yang mengandung vitamin B-kompleks. Obat-obatan tersebut tentu sanggup anda dapatkan dengan mudah, sebab banyak dijual di pasar-pasar dan apotek, biasanya yang paling sering dipakai yaitu vitamin b-kompleks khusus pertumbuhan anak. 

Tentu sulit menawarkan obat-obatan pada burung yang sedang terkulai tanpa sanggup melaksanakan apa-apa. Untuk mengatasinya, anda sanggup memanfaatkan pipet yang dilolohkan eksklusif pada paruh dan lisan burung.

Demikianlah tips mengatasi burung yang lumpuh, supaya sanggup menambah pengetahuan anda semua. 

Salam kicau! 

Kenali Ciri-Ciri Burung Yang Kurang Sehat

Memelihara burung kicauan sebaiknya tidak sebatas pada memberi makanan dan melaksanakan perawatannya saja, tapi juga harus mengetahui bagaimana keadaan momongannya itu setiap hari. Burung piaraan yang sehat tentu akan terlihat cukup aktif dan rajin berkicau. Sebagai panduan, berikut yaitu tips mengenali ciri-ciri burung yang kurang sehat disertai dengan pencegahan dan cara mengatasinya.

Memelihara burung kicauan sebaiknya tidak sebatas pada memberi makanan dan melaksanakan peraw Kenali ciri-ciri burung yang kurang sehat



Burung piaraan harus mendapatkan perawatan rutin untuk membuatnya selalu dalam keadaan yang sehat, aktif dan rajin berkicau. Tapi ada kalanya juga burung gampang mengalami penurunan keadaan yang membuatnya gampang sakit dan malas berkicau. Kalau sudah begitu, si pemilik harus segera melaksanakan pengobatannya dengan sempurna sebelum semuanya menjadi terlambat.

Mengenali ciri-ciri burung yang kurang sehat sanggup dilakukan dengan banyak sekali cara, mulai dari penglihatan tingkah laku, bunyi dan bentuk kotorannya. Dengan menguasai hal-hal tersebut di atas, kicaumania sanggup menjadi segera melaksanakan upaya pencegahan maupun pengobatannya.


Mengamati tingkah laku 

Burung yang kurang sehat/sakit sanggup dikenali dari tingkah dan lakunya. Sebagian besar permasalahan yang terjadi pada burung dikarenakan oleh adanya gangguan pencernaan maupun jawaban nanah benalu dan bakteri. Jika muncul beberapa sikap mirip berikut ini, maka anda patut waspada dan segera memperlihatkan pengobatannya.

  • Burung terlihat kurang aktif dan cenderung bermalas-malasan.
  • Sering berbagi bulu-bulunya (nyekukruk).
  • Lebih banyak minum daripada makan.
  • Sayap selalu diturunkan, kepala mendongak ke atas dan sering disertai dengan bukaan paruh yang lebar saat bernafas.
  • Ketika bernafas sering pula disertai dengan ayunan ekor yang naik turun. Terkadang sering terlihat juga tubuhnya yang gemetaran.
  • Sorot mata sayu, lembap dan sering tertutup.
  • Tidak kasar dan lebih sering terlihat di dasar sangkarnya dengan posisi tiduran (kepala berada di antara sayap).
  • Saat sedang sakit, burung akan mengalami gangguan keseimbangan yang menciptakan mereka lebih bahagia bertengger di pojokan/dekat jeruji daripada di tengah-tengah tenggerannya. Selain itu juga lebih sering beraktivitas di tenggeran paling bawah kalau sangkarnya berisi dua buah tenggeran atau lebih.


Jika burung piaraan mempunyai satu atau beberapa keadaan mirip disebutkan di atas, maka segera mungkin berikan pengobatan untuk mencegah penyakitnya bertambah parah. Untuk pertolongan pertama yang sanggup dilakukan adalah:

  • Menjauhkan burung yang sakit dari burung piaraan lainnya untuk mencegah penularan penyakit.
  • Tempatkan burung dalam sangkar karantina atau sanggup juga memperlihatkan bantalan pada pecahan dasar sangkar yang digunakan.
  • Merendahkan posisi tenggeran dan meletakkan cepuk pakan dan minum pada posisi yang lebih terjangkau oleh burung tersebut.
  • Memasang lampu penghangat di atas sangkarnya, lantaran burung yang sakit akan membutuhkan suhu yang hangat untuk membantu pemulihannya.
  • Memprioritaskan derma pakan embel-embel daripada pakan voer untuk membantu memulihkan stamina dan kondisinya.
  • Memberikan BirdFirst Aid (BFA) yang mempunyai kandungan multivitamin dan multimineral yang cukup lengkap sehingga sanggup membantu mempercepat proses pemulihannya. BFA diberikan dengan cara dicampurkan dalam air minumnya atau dioleskan pada pakan tambahannya.


Mengamati suara 

Perubahan bunyi sanggup terjadi saat burung piaraan mengalami penurunan keadaan atau gangguan kesehatan. Secara umum, permasalahan yang berkaitan dengan bunyi burung umumnya dikarenakan oleh adanya gangguan benalu yang menyerang organ pernafasannya. Selain itu sanggup juga sebagai imbas dari keadaan burung yang tengah sakit.

  • Burung yang tadinya rajin bunyi (rajin bunyi) berubah jadi jarang atau bahkan macet berbunyi.
  • Ada perubahan pada bunyi yang dikeluarkannya, contohnya bunyi yang berubah jadi serak atau bahkan suaranya menghilang/tidak keluar suara.

Perubahan bunyi juga sanggup terjadi jawaban adanya tungau yang berbiak di dalam kantung udara burung. keadaan ini tentu akan menyebabkan burung kehilangan suaranya dan kalau tidak segera ditangani maka burung akan diam permanen. 

Mengamati kotoran 

Selain penglihatan terhadap tingkah laris dan suaranya, bentuk kotoran yang dihasilkan pun sanggup memberitahukan pada anda bagaimana keadaan burung sebenarnya. Pada umumnya, perubahan warna dan bentuk kotoran dikarenakan oleh adanya penyakit yang menyerang badan pecahan dalam khususnya hati dan organ pencernaannya.

Kotoran burung yang sehat mempunyai bentuk padat, berwarna dan terkadang disertai sedikit cairan putih. Adapun kotoran burung yang sakit umumnya berbentuk encer atau bercampur air, berwarna putih atau kehitaman, terkadang bercampur darah, dan sangat berbau.

Selain memperhatikan kebutuhan pakan yang sempurna dan kaya gizi, sebagian besar burung piaraan juga membutuhkan asupan embel-embel multivitamin yang tidak didapatkan dari perawatan hariannya. Pemberian BirdVit yang dilarutkan ke dalam air minumnya sanggup membantu menjaga kondisinya sepanjang hari, selain itu juga sanggup memaksimalkan sistem kekebalan tubuhnya sehingga sanggup terhindar dari banyak sekali macam penyakit.

Jangan lupa juga untuk selalu memperlihatkan perawatan yang rutin dan teratur setiap harinya, terutama derma mandi dan jemur. Dan yang terpenting dari itu yaitu selalu menjaga kebersihan lingkungan, sangkar dan perlengkapannya.

Dengan menerapkan referensi rawatan yang sehat maka keadaan burung yang dipiara akan selalu terjaga sehingga mereka akan membalas perlakuan kita tersebut dengan mengeluarkan bunyi kicauannya yang merdu.

Semoga bermanfaat

Cara Tuntas Mengobati Snot Pada Burung Piaraan

Snot bersama-sama yaitu penyakit pernafasan yang umum menyerang unggas termasuk ayam dan burung piaraan. Snot bukan penyakit mata, sebab bisul yang terjadi pada mata hanyalah sebagai pengaruh dari snot itu sendiri. Berikut cara tuntas mengobati snot pada burung piaraan. 


Snot bersama-sama yaitu penyakit pernafasan yang umum menyerang unggas termasuk ayam dan bu Cara tuntas mengobati snot pada burung piaraan



Penyakit pernafasan pada burung ditandai dengan tanda-tanda awal berupa adanya cairan/lendir yang keluar dari lubang hidung. Dalam keadaan parah, infeksi yang terjadi pada jalan masuk pernafasannya akan mendesak cairan sampai ke sekitar matanya dan menjadi penyebab mata burung bisul dan mengeluarkan cairan. 

Ada beberapa penyebab burung dapat mengalami penyakit snot, beberapa di antaranya berkaitan dengan kebersihan kandang dan lingkungannya yaitu: 

  • Iritasi dari abu dan bulu 
  • Infeksi bakteri 
  • Infeksi jamur 
  • Kurang gizi 
  • Adanya benda ajaib di dalam lubang hidung. 


Berikut cara mengobati burung yang terkena snot: 

  • Pindahkan burung ke dalam kandang lain, kandang yang selama ini dipakai dibersihkan total dengan menggunakan FreshAves untuk membasmi kuman dan penyakit yang mungkin menjadi penyebab snot. 
  • Menyediakan kebutuhan nutrisinya dengan lengkap mirip pakan utama dan disertai dengan pakan tambahannya yang bervariasi.
  • Memberikan multivitamin mirip BirdVit untuk menjaga kondisinya. 
  • Menjemur hanya pada pagi hari saja, waktu pengeringan sebaiknya tidak lebih dari 30 menit.
  • Jauhkan burung yang terkena snot dari burung piaraan lainnya, hal ini untuk mencegah penularan yang mungkin timbul.
  • Obati burung tersebut dengan StopSnot yaitu obat khusus untuk mengatasi snot. Cara pemberiannyba dilakkan dengan diteteskan eksklusif pada lisan burung setiap pagi dan sore hari.
  • Usapkan kepingan mata yang bisul dengan menggunakan air hangat. Pengusapan dapat dilakukan menggunakan media kapas, kertas tisu atau kain tebal. Lakukan setiap pagi dan sore hari. 


Dengan melaksanakan perawatan tersebut secara teratur, burung akan terbebas dari penyakit snot dan dapat kembali beraktivitas sebagaimana biasanya. 


Salam kicau

Cara Mengobati Bunyi Serak Burung Cendet

Burung Cendet yang mengalami serak dikala bersuara merasa tersiksa dengan tenggorokannya, ada pun serak itu disebabkan oleh suatu virus atau basil yang bersarang di tenggorokannya, untuk insan biasanya disebut dengan radang tenggorokan. Sakit serak pada burung sanggup disebabkan oleh kondisi burung yang kurang fit lantaran masakan yang kurang terjamin kualitas gizinya, kemudian burung juga kurang perawatan.

Burung yang dipelihara asal-asalan lebih gampang terjangkit penyakit, aneka macam macamnya penyakit burung salah satunya ialah pilek dan serak. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka lebih baik rawatlah burung kesayangan anda dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Memberikan masakan yang cukup gizi, higienis dan sehat, selain itu juga harus memperhatikan kebersihan sangkar, lantaran kotoran burung ialah daerah paling nyaman bagi kuman dan penyakit.

Lalu, Jika sudah terlanjur serak bagaimana? apa yang mesti dilakukan? banyak hal sanggup anda coba hingga menemukan formula yang tepat, lantaran ibarat halnya manusia, memakai obat ini itu terkadang tidak ada cocoknya, maka lebih bijak gunakanlah ramuan alami yang sanggup anda coba buat sendiri, ibarat yang akan kami sampaikan dibawah ini.

Larutan Penyegar 
di pasaran sangat banyak merk larutan penyegar, gunakanlah salah satunya sebagian yang dicampur dengan air matang. (jangan menunjukkan tanpa dicampur air, lantaran takaran burung dengan insan jelasnya tidak sama). dalam satu cepuk berbagilah antara air dan larutan dengan perbandingan 50 : 50.

Selama belum sembuh selalu gunakan air matang untuk minumnya yang  diganti setiap hari. Pemberian obat larutan + air sanggup anda lakukan sehabis burung final dijemur. Saat di jemur lebih baik burung jangan diberi minum, lakukan penjemuran selama 2 jam, dikala diteduhkan barulah diberi diberi minum biar burung segera meminum sepuasnya. Durasi pinjaman minum sanggup dicoba selama 7 hari secara berturut-turut, kemudian break selama 3 hari sambil di lihat hasilnya, sehabis penggunaan di tahap kedua, lihat lagi hasilnya. Semoga berhasil, kalau tidak berhasil silahkan coba memakai ramuan lain.


Ramuan Teh Adas + Madu
Telah dipercaya semenjak usang kalau madu merupakan sumber pemulih stamina semenjak zaman dahulu bagi manusia, meminum madu setiap hari akan menciptakan badan selalu fit. Lalu bagaimana kalau dicoba kan pada burung? ternyata berdasarkan beberapa pakar cendet juga mempunyai pengaruh yang bagus, ada yang menunjukkan madu murni dengan cara melumuri Jangkrik dengan madu ada juga yang menciptakan ramuan. adapun ramuan itu ialah Teh adas + Madu.

Untuk menciptakan bunyi burung Cendet menjadi lebih bening / kristal, Anda sanggup menciptakan resep dengan materi baku ibarat berikut ini.

1 liter air mendidih
2 sendok teh biji adas atau 2 kantong teh adas (fennel tea)
2 sendok teh gula (bisa memakai gula merah murni)
1 sendok makan madu murdni

Proses pembuatan :

Biji adas dan gula dimasukkan ke dalam gelas atau wadah lain, kemudian diaduk hingga merata. Apabila larutan sudah hirau taacuh tambahkan madu, sanggup diberikan kepada burung sebagai air minum.

Perlu diketahui, resep ini sering dipakai para penggemar burung di luar negeri, dan biasanya diberikan tiga  hari berturut-turut sebelum burung dikonteskan. Untuk perawatan harian biar burung selalu sehat dan tidak serak, Anda sanggup memberikannya 1 – 2 kali dalam seminggu.

Adapun cara menunjukkan ramuan ini sanggup sama dengan cara pinjaman larutan, yaitu sehabis burung final di jemur biar burung sanggup eksklusif meminumnya.

Selamat Mencoba, semoga berhasil... salam dari Mania



Obat Alami Untuk Cendet Kutuan

Burung Cendet yang terjangkit hama kutu akan bertingkah sering menggaruk penggalan leher dan kepalanya, sebab kutu kerap menyerang kawasan itu, menurut pengamatan aku sangat jarang kutu menyerang kawasan dada atau penggalan lain selain leher dan kepala. Aktivitas menggaruk itu menciptakan burung cendet jadi terganggu ketika berkicau, untuk itu sebisa mungkin kita harus mengobati burung biar terbebas dari hama kutu.

Kutuan atau diserang hama kutu memang menjengkelkan, banyak sekali upaya patut dicoba, namun sebelum memakai obat-obatan sintetis atau materi kimia buatan, alangkah lebih baik jikalau mencoba memakai cara alami untuk mengusir atau membunuh kutu tersebut.

Usir kutu dengan Air Beras (leri)
Air leri sifatnya akan menciptakan kutu jatuh dari bulu, sebab air beras menimbulkan bulu lebih licin, sehingga dalam penggunaan sebanyak 4 kali biasanya burung sudah terbebas dari penyakit kutuan. 

Bunuh Kutu burung dengan Air Rebusan Daun Sirih
Daun sirih rasanya pahit, bagi kutu itu yaitu cairan yang membuatnya tidak nyaman sehingga dengan penyemprotan yang sempurna waktu sanggup menciptakan kutu menjadi tidak nyaman bahkan ada yang mati.

Air Samphoo baby
Menggunakan samphoo bebi ternyata cukup baik juga untuk menciptakan burung menjadi lebih sehat dan kutu yang terdapat pada burung menjadi hilang.

Adapun burung yang kerap diserang kutu bulu yaitu burung liar, sedangkan burung yang biasa dimandikan atau burung yang biasa dirawat dengan baik, sangat tidak mungkin akan diserang kutu sebab burung selalu higienis baik sangkarnya maupun burungnya. 

Itulah kunci diam-diam Cara mengobati burung terjangkit kutu bulu, semoga bermanfaat untuk rekan-rekan yang sedang mencari rujukan judul diatas.

Cara Mempercepat Cendet Ngurak Atau Rontok Bulu

Burung Cendet muda akan melalui masa ganti bulu atau ngurak pertama pada usia 4-5 bulan yang disebut dengan lepas trotol, semoga proses lepas bulu lebih cepat banyak para master cendet melaksanakan hal hal berikut ini, mungkin salah satunya sanggup anda pola atau anda tiru, aku langsung sih sering mengkombinasikan diantara saran teman-teman.



Pertama, Burung harus selalu dikerodong baik siang maupun malam, dibuka hanya ketika burung diberi makan dan dibersihkan sangkarnya. Pemberian pakan sewajarnya menyerupai hari-hari biasanya hanya saja burung di kerodong full selama ngurak. Sangkar dibersihkan seminggu sekali, mandi pun hanya seminggu sekali. penjemuran 15 menit dengan kerodong dibuka resletingnya.

Kedua, Tingkatkan tunjangan EF, kalau harian hanya diberi 3 p/s, maka pada ketika ngurak EF ditingkatkan menjadi Jangkrik 5 p/s ditambah UH  5 ekor setiap sore. Burung tetap dikerodong menyerupai teknik pertama.

Ketiga, Tingkakan tunjangan EF menyerupai cara kedua, namun diberikan kroto dua hari sekali full 1 cepuk. kerodong, mandi, jemur sama dengan cara pertama.

Keempat, Tingkatkan tunjangan EF menyerupai cara kedua, kroto diberikan 1 cepuk seminggu sekali yang diberi adonan susu bubuk dancow untuk meningkatkan jumlah protein bagi burung. sementara perawatan lain menyerupai penjemuran, mandi dan pencucian kandang tetap memakai cara Pertama.

Kelima, kalau burung mengalami macet rontok bulu sanggup diterapi dengan sauna, yakni dengan cara kerodong dibasahi atau disemprot dari luar, resleting dibuka, burung dipanaskan dan terus disemproti kerodongnya dari luar, semoga kondisi di dalam kandang menjadi lembab. INGAT ! air minum didalam kandang harus tersedia.

Itulah beberapa teknik/cara mempercepat proses ngurak secara alami tanpa memakai materi kimia, aku langsung tidak menyarankan penggunaan materi kimia, sebab materi kimia perontok bulu akan menciptakan burung menderita, sakit dan dikwatirkan akan tewas.

Search

Popular Posts

Blog Archive